Laporan Dana Hibah TIME Molor
Mataram (Global FM Lombok) –
Kepala Biro Keuangan NTB, H. Awaluddin, mengaku belum menerima laporan dana hibah pemerintah provinsi (Pemprov) NTB untuk acara pasar wisata Indonesia atau Tourism Indonesian Mart and Expo (TIME) tahun 2009 senilai Rp 5 miliar. Dana hibah itu seharusnya telah dilaporkan Badan Promosi Pariwisata Lombok Sumbawa (BPPLS) atau Lombok Sumbawa Promo (LSP) pada tanggal 10 Januari lalu. Molornya laporan dana hibah itu akan menghambat pembahasan alokasi TIME tahun 2010 yang NTB kembali menjadi tuan rumah.
” Betapa tidak, pengalokasian dana TIME tahun 2010 akan dibahas setelah adanya laporan dan evaluasi penggunaan anggaran. ” kata H. Awaluddin, bersama Kepala Dinas Kebudaayaan dan Pariwisata (Disbudpar) NTB, L. Gita Aryadi, kepada Reporter Global FM Lombok, disela mengikuti acara evaluasi Kinerja SKPD NTB di Ruang Rapat Utama (RRU) Kantor Gubernur NTB, Senin (25/1).
Awal mengatakan, laporan akhir penggunaan dana TIME tahun 2009 seharusnya sudah diserahkan melalui Disbudpar NTB. Informasi terakhir, laporan itu sedang dalam proses finalisasi oleh LSP. Molornya laporan penggunaan anggaran akan memiliki resiko tersendiri, seperti berurusan dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Salah satunya, apakah ada sisa dana atau tidak, apakah terjadi penyelewengan dana dan sebagainya.
” Sejak awal, kami telah memperingati agar setiap penggunaan anggaran harus dapat dilaporkan dengan baik. Laporan dilakukan secara bertahap baik per periode hingga pelaporan akhir kegiatan. ” lanjutnya.
Humas LSP NTB, Nurhaeddin, mengaku, laporan per periode telah dilakukan dan diserahkan langsung ke Biro Keuangan Setda NTB untuk pencairan dana. Dimana, anggaran Rp 5 miliar itu dicairkan secara bartahap, yakni Rp 3 miliar, Rp 1 miliar, Rp 1 miliar dan Rp 900 juta. Sementara, laporan akhir belum diketahui secara pasti. Ketua Harian LSP NTB, H. Misbach Mulyadi, belum bisa dikonfirmasi, karena ponselnya tidak aktif saat dihubungi beberapa kali para awak media. (ozi)

Comments
Post new comment