Ledakan Petasan, Khafilah Terancam Diskualifikasi di Lomba Takbiran
Mataram (Global FM Lombok)-
Panitia semarak takbiran Kota Mataram, akan mendiskualifikasi atau tidak akan menilai khafilah atau peserta lomba yang membawa dan meledakan petasan. Tidak hanya itu, khafilah yang bawa senjata tajam dan minuman keras, juga terancam didiskualifikasi. Keputusan diskualifikasi telah disosialisasikan ke tingkat bawah dan sudah menjadi keputusan bersama yang harus dipatuhi.
“ Pawai takbiran menyambut hari raya idul fitri 1432 hijriah dilakukan di lima titik dari enam Kecamatan. Panitia tidak melarang khafilah yang meledakan petasan, ikut meramaikan semarak takbiran. Hanya saja, khafilah itu tidak akan dinilai,” tegas Kepala penanggung jawab semarak takbiran Kota Mataram, Nanang Edward saat rapat persiapan pawai takbiran, di ruang kenari Selasa (23/8).
Pihaknya tidak dapat mentolerir ledakan petasan, karena itu akan menimbulkan gangguan keamanan dan kenyamanan warga yang dilintasi khafilah. Larangan meledakan petasan, tidak hanya saat khafilah melintasi rute pawai yang telah ditetapkan dimasing-masing Kecamatan. Saat diposisi start pun, khafilah tidak diperkenankan meledakan petasan. Bahkan, untuk masalah petasan ini, Lurah Punia ini pun meminta agar aparat kepolisian merazia barang bawaan khafilah. Termasuk, minuman keras dan senjata tajam, untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan.
Dalam kesempatan itu, Nanang juga meminta aparat keamanan untuk tidak memotong kontingen khafilah. Bahkan, para peserta mengharapkan agar ruas jalan yang dilewati khafilah ditutup total, sehingga tidak ada pemotongan. Karena, pemotongan arak-arakan khafilah dapat menimbulkan masalah, seperti yang terjadi di Ampenan tahun sebelumnya.
Sementara itu, Kasat Samapta pada Polres Mataram AKP I Nengah Wintra mengutarakan, sangat sulit untuk merazia petasan pada pawai malam takbiran. Menurutnya, pada kegiatan-kegiatan seperti itu, malah warga yang lebih didominasi kalangan remaja, berani menantang aparat kepolisian. (ady)

Comments
Post new comment