Skip to Content

Legislatif Mataram Pertanyakan Aset Bergerak yang Dilelang

Mataram (Global FM Lombok) –
 
Setelah sempat meminta agar motor dinas mantan anggota DPRD Kota Mataram, periode 2004-2009 dikembalikan ke Pemkot Mataram. Kini giliran pimpinan DPRD Kota Mataram, HM. Zaini yang mempertanyakan Eksekutif, terkait pelelangan kendaraan dinas baik mobil dan motor yang ada di Sekretariat Dewan maupun diseluruh SKPD lingkup Pemkot Mataram tahun 2009 lalu.

 
” Saya merasa, selama ini tidak ada laporan Eksekutif terkait pertanggung jawaban atas sejumlah aset di Kota Mataram yang dilelang. Termasuk, pihak-pihak yang melakukan kegiatan pelelangan serta siapa yang mendapatkan puluhan aset bergerak itu. ” kepada H. M. Zaini, pada Global FM via ponselnya Kamis (24/3).
 
Zaini mengingatkan Eksekutif, dalam hal ini Kepala Bagian Umum, untuk tidak membeberkan ke media sebelum menyampaikan secara resmi kepada DPRD Kota Mataram, terkait motor dinas anggota Dewan. Karena, pada prinsipnya mantan dan anggota Dewan siap mengembalikan motor dinas tersebut. Yang jelas, anggota Legislatif sangat tersinggung dengan pernyataan Baiq Nelly Kusumawati selaku Kepala Bagian Umum Setda kota ini.
 
Zaini juga menyoroti jenjang karir Nelly, yang dinilainya sangat fantastis grafik peningkatan kepangkatan dan jabatannya. Dimana, jabatan awal di Sub Bagian Keuangan, kemudian pindah ke Kepala Bagian Pemerintahan dan terakhir Kepala Bagian Umum. Padahal, banyak pejabat lain yang sudah bertahun-tahun menempati satu posisi, tetapi tidak pernah dipindahkan ke posisi lain seperti Nelly.
 
Ditempat terpisah, Ketua Komisi III DPRD Kota Mataram yang juga mantan anggota Legislatif periode lalu Sahram mengatakan, masalah motor dinas sebenarnya telah ada kesepakatan dengan mantan Wali Kota Mataram HM. Ruslan, sebelum masa tugas anggota Dewan berakhir. Saat itu, Ruslan menjanjikan akan mencarikan aturan yang membolehkan motor dinas Dewan dilelang ke mantan anggota. Harusnya itu yang diikuti, jangan ganti kepemimpinan, maka kebijakannya pun berganti pula.
 
” Motor dinas yang digunakan anggota Dewan periode lalu tidak ada biaya pemeliharaan, termasuk biaya pajak dan uang bensin. Sehingga, kalau ada kerusakan maka anggota sendiri yang menanggungnya. Namun, secara pribadi saya tidak masalah kalau motor dinas itu akan ditarik kembali. ” paparnya.
 
Sebelumnya, Kepala Bagian Umum Setda Kota Mataram Nelly mengungkapkan, pihaknya akan menyurati Sekretaris Dewan untuk segera menarik kembali motor dinas mantan anggota Dewan periode 2004-2009. Karena, motor itu adalah aset Pemkot Mataram yang dipinjam pakaikan ke anggota Legislatif. Tentu setelah masa jabatan berakhir, maka anggota Dewan harus kembalikan motor dinas tersebut ke Pemkot Mataram. (ady)

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Fraksi PKS Nilai Poros Tengah Bisa Jadi Kawan dan Lawan

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Fraksi PKS DPRD NTB menilai munculnya wacana pembentukan poros tengah oleh tiga fraksi seperti fraksi PBB, PPP dan fraksi Gerakan Indonesia sebagai sebuah hak politik. Poros tengah yang berencana akan menggalang kekuatan menjelang pilgub tahun 2013 mendatang bisa menjadi kawan atau lawan politik bagi partai lain terutama jika Gubernur dipilih oleh DPRD.

Hadapi Pemilu, PAN NTB Konsolidasi Total

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
DPD PAN NTB sedang melakukan sebuah konsolidasi total dari tingkat daerah hingga tingkat masyarakat terkecil yakni RT. Pihaknya akan melaksanakan Musyawarah Cabang (Muscab) ditingkat kecamatan hingga Muswarah Ranting (Musran) ditingkat desa, pembentukan rayon ditingkat dusun serta sub rayon ditingkat RT.

Dipimpin Sujirman, Fraksi PDIP Absen Ikuti Sidang Paripurna

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Sikap keras fraksi PDI P di DPRD NTB semakin terlihat jelas pada saat sidang paripurna DPRD NTB yang digelar Senin (6/02) pagi dengan agenda pandangan umum fraksi-fraksi terhadap dua raperda prakarsa dewan. Seluruh anggota fraksi PDIP absen mengikuti sidang paripurna. Adapun pandangan umum fraksi PDIP diserahkan kepada Sekretaris Dewan tampa dibacakan lansung didalam forum sidang tersebut.

Ekonomi

  • Stok Terbatas, Harga Elpiji dan Semen di NTB Masih Tinggi

     Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Setelah harga semen yang terus melambung tinggi beberapa bulan terahir, kini masyarakat kembali dipusingkan dengan harga elpiji 3 kilo gram yang masih limit. Sejumlah pengecer mengaku menjual elpiji sampai 25 ribu per tabung karena limitnya stok yang tersedia. Padahal harga normalnya hanya 15 ribu per tabung. Sementara harga semen sampai saat ini masih berkisar antara 70 sampai 75 ribu rupiah per sak.

  • Iklim Investasi Bagus, Keamanan Daerah Menjadi Penghambat

     Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Iklim investasi di provinsi NTB secara umum mengalami kemajuan. Hal itu terlihat dari hasil survey Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD), dimana posisi provinsi NTB yang semua berada di papan bawah telah terdongkrak ke papan tengah. Salah satu yang membuat tren positif investasi daerah yakni factor infrastruktur yang terus mengalami peningkatan.

  • Pelanggan Broadband Telkomsel di NTB Bertambah 40 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Penggunaan layanan data berbasis pita lebar (broadband) pelanggan Telkomsel tahun 2011 di wilayah Bali dan Nusa Tenggara meningkat 100 persen dibandingkan trafik layanan data tahun 2010. Di mana, broadband tahun 2010 sebesar 1,8 terabyte per hari menjadi 3,5 terabyte per hari tahun 2011. Khusus di NTB, jumlah pelanggan broadband Telkomsel bertambah 40 persen. Melihat prilaku komunikasi pelanggan Telkomsel di NTB, diperkirakan jumlah pengguna layanan broadband tahun 2012 ini akan meningkat 30 persen.