Lobar Disarankan Ubah Nomenklatur Penjualan Aset di Mataram
Mataram (Global FM Lombok)-
Wakil Ketua DPRD Kota Mataram I Wayan Sugiartha menyarankan Pemkab Lombok Barat atau Lobar, untuk mengubah nomenklatur penjualan asetnya yang ada di Kota Mataram. Informasi yang terimanya menyebutkan bahwa, kalau hasil penjualan aset Lobar akan dimasukan sebagai penerimaan daerah. Padahal, kalau merujuk pada saran dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan atau BPKP, proses penjualan aset semestinya dimasukan dalam bentuk hibah.
“ Pada prinsipnya Legislatif tetap mendukung upaya Pemkot Mataram membeli enam aset milik Lobar yang ada di Kota Mataram. Namun untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan terjadi, maka proses pembelian aset itu sebaiknya mengikuti petunjuk dan saran BPKP,” kata Sugiartha, saat dikonfirmasi Global FM Lombok di kantor Wali Kota Mataram Rabu (20/7).
Memang diakuinya, sejauh ini Pemkot Mataram baru mengalokasikan dana sebesar Rp 2,5 milyar untuk pembelian aset Lobar. Dengan patokan harga total enam aset yang akan dilepas Lobar senilai Rp 9,7 milyar, tentunya tinggal Rp 7,2 milyar yang akan dianggarkan lagi dalam Perubahan APBD Kota Mataram tahun ini. Sugiartha pun optimis, kekurangan dana pembelian aset Lobar ini bisa dituntaskan tahun 2011. Sehingga, pada anggaran murni tahun 2012 tidak dianggarkan lagi.
Politisi PDI Perjuangan ini mengatakan, kalau proses pembelian sudah dituntaskan, maka pihak Eksekutif diharapkan dapat mengoptimalkan penggunaan aset guna meningkatkan pelayanan ke masyarakat Kota Mataram. Bahkan, beberapa SKPD yang masih numpang bisa dipindahkan ke aset tersebut. Dengan demikian, para aparatur bisa meningkatkan kinerja dan Legislatif semakin mudah dan gampang, mengalokasikan dana pemeliharaan gedung. (ady)

Comments
Post new comment