Lombok Kelebihan Daya Listrik 26 MW
Mataram (Global FM Lombok)-
Beban puncak listrik di pulau Lombok sebesar 124 MW dan daya mampu listrik mencapai 130 MW. Artinya, terdapat kelebihan daya listrik 6 MW di pulau Lombok. Bahkan, minggu I oktober telah datang mesin sewa dengan daya 10 MW di Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Ampenan. Selanjutnya, minggu ke III dan IV direncanakan akan datang lagi mesin sewa dengan daya 20 MW.
“ Dengan demikian, kelebihan daya listrik di pulau Lombok mencapai 26 MW. Sebab, daya listrik di saat itu mencapai 150 MW,” kata General Manager (GM) PT. PLN (Persero) Wilayah NTB, Satri Fanalu, kepada wartawan, di Media Centre, Kantor Gubernur NTB, Selasa (11/11).
Satri menuturkan, pihaknya telah menyiapkan kebutuhan listrik untuk Bandara Internasional Lombok (BIL) sebesar 3,5 MW. Hal itu sesuai dengan permintaan PT. Angkasa Pura (AP). Saat ini, kebutuhan listrik BIL mencapai 700-800 KL atau belum sampai 1 MW. Keterlambatan pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jeranjang Lombok Barat (Lobar), tidak akan mengganggu daya listrik di pulau Lombok.
Manager Unit Pelaksanaan Konstruksi Pembangkit dan Jaringan Nusa Tenggara II, M. Dahlan Djamaluddin, mengatakan, diperkirakan PLTU di Jeranjang unit III akan rampung Desember 2011. Kendala yang dialami saat ini, yakni keterlambatan material, seperti Generator Transforman yang diimport dari China melalui Surabaya.
“ Mesin yang sudah ada di Surabaya ini, merupakan mesin ke-3, karena pengiriman pertama dan kedua, mesinnya rusak di perjalanan. Sedikitnya terdapat 8 tahapan yang harus dilalui agar PLTU Jeranjang berkapasitas 1 X 25 MW itu dapat beroperasi,” tuturnya. (ozi)

Comments
Post new comment