Loteng Miliki Segudang Potensi Destinasi Pariwisata
Praya (Global FM Lombok)-
Bupati Lombok Tengah (Loteng), H. M. Suhaili FT, menegaskan, sektor pariwisata dijadikan sebagai program unggulan alternatif untuk mensejahterakan masyarakat. Sebab, Loteng memiliki segudang potensi destinasi pariwisata yang dapat menarik wisatawan berkunjung. Potensi itu berupa, marine (Laut), hutan kemasyarakatan, air terjun, tracking area hingga agribisnis.
“ Potensi itu semakin lengkap dengan keberadaan Bandara International Lombok (BIL) yang menjadi mimpi masyarakat NTB, khususnya Loteng,” kata H. M. Suhaili FT, bersama Direktur Jenderal (Dirjen) Pengembangan Destinasi Pariwisata Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata (Kemenbudpar), Firmansyah Rahim, dan Direktur Pemberdayaan Masyarakat Direktorat Jenderal Pengembangan Destinasi Pariwisata, Drs. Bakri. kepada wartawan, saat menggelar jumpa pers, di Desa Sade, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), Selasa (18/10).
Suhaili menuturkan, potensi laut misalnya, Loteng memiliki garis pantai sepanjang 85 kilometer yang semuanya berpasir putih. Terlebih, di kawasan pantai Kuta Mandalika yang memiliki pasir putih berbentuk merica atau tepung. Di kawasan itu akan dibangun Hotel Berbintang dari MNC dan Gombel yang peletakan batu pertama akan disaksikan langsung Presiden RI tanggal 20 oktober 2011. Mandalika Resort menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Indonesia dengan luas 1.261 hektar dan dikelola BTDC 1.175 hektar.
Di Telok Selong Belanak lanjut Suhaili, terdapat 1.800 jenis ikan yang hidup berkembang dengan 81 karang laut yang indah. Di Awang Bumbung juga dilakukan pembibitan lobster yang akan mendukung sektor pariwisata. Ada juga hutan kemasyarakatan seluas 1.800 hektar yang hasil buah-buahannya akan menopang sektor pariwisata. Saat ini, akan dibuka jalur pendakian (Tracking Area) di perkebunan kopi seluas 350 hektar menuju Gunung Rinjani. Perkebunan kopi yang ada sejak zaman Belanda itu dapat menembus lurus ke Danau Segara Anak dengan waktu tempuh hanya 8 jam perjalanan.
Loteng juga memiliki 2 air terjun yang menawan, yakni Benang Stokel dan Benang Kelambu. Ada juga tempat wisata yang sangat populer bagi wisatawan, yakni Aik Bukak. Sektor agribisnis dari hasil pertanian dan perkebunan masyarakat Loteng juga akan diarahkan untuk menopang sektor pariwisata. Dalam mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) pariwisata yang profesional, akan dibuka Sekolah Tinggi Ilmu Pariwisata (STIP) di Loteng. Dengan demikian, lengkaplah potensi pariwisata yang dimiliki Loteng untuk kesejahteraan masyarakat. (ozi)

Comments
Post new comment