Mahasiswa Lempari Kantor PT NNT Mataram
Mataram (Global FM Lombok) –
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Samawa Indonesia (AMSI) dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Apik NTB menggelar unjuk rasa di depan kantor PT. Newmont Nusa Tenggara (NNT) di Mataram. Dalam aksinya mereka menuntut agar management PT NNT bisa membayarkan upah kelebihan jam kerja bagi pekerjanya terhitung sejak tahun 2008 hingga mei 2010. Terlebih, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB telah mengeluarkan surat peringatan agar PT NNT segera membayar upah kelebihan jam kerja para pekerjanya.
Ketua AMSI, Deden Apriadi Lossa, dalam orasinya, Rabu (4/8) mengatakan, nota peringatan Disnakertrans NTB No. 560/450.32/10 atas hasil pemeriksaan khusus tertanggal 10 mei 2010, hendaknya dilaksanakan PT NNT. Mereka menilai PT NNT telah memoles upah kelebihan kerja karyawan ke bantuan kepada masyarakat lingkar tambang, hibah ke pemerintah daerah, program reboisasi dan lain sebagainya. Selain itu, mereka menilai akibat PT NNT belum merealisasikan dana penjualan limbah (srab) yang dimasukkan ke dalam APBD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) membuat APBD KSB defisit Rp 100 miliar.
Dalam hal ini lanjut Deden, seharusnya jumlah dana penjualan limbah yang masuk ke APBD tahun 2010 sebesar Rp 18 miliar, tapi yang terealisasi Rp 2 miliar. Pembuangan tailing PT NNT di Teluk Senunu Sumbawa sebesar 110 ribu metric ton juga dinilai sebagai pencemaran lingkungan. Dimana, 1 gram emas menghasilkan 1 ton limbah batuan dan 50 persen lumpur batuan serta 50 persen air mengandung kimia. Hal itu mengakibatkan para nelayan di Lombok Timur (Lotim) kesulitan mendapatkan ikan, karena diduga banyak yang mati.
Di akhir aksinya para pendemo melempari kantor PT NNT Mataram menggunakan gelas dan botol air mineral sebagai luapan kekesalan. Mereka mengancam apabila tuntutannya tidak ditanggapi, maka akan mengerahkan lebih banyak masa lagi. Aksi pelemparan itu tidak membuat fasilitas kantor PT NNT menjadi rusak atau pecah. Beberapa aparat kepolisian tampak mengamankan aksi dan juga dari satpam PT NNT. (ozi)

Comments
Post new comment