Mahasiswa Tolak Koruptor dan Politisi Busuk
Mataram (Global FM Lombok) -
Hari ini merupakan hari kedua pembukaan pendaftaran bakal calon wali kota dan wakil wali kota Mataram. Namun, dihari kamis (11/3) bukannya pasangan calon kepala daerah yang datang ke KPU setempat. Melainkan, puluhan mahasiswa yang berasal dari Unram, IKIP, UMM, UNW dan STMIK Bumi Gora. Kedatangan mahasiswa ke KPU kota ini, guna mengingatkan penyelenggara Pemilu Kada Kota Mataram agar menolak koruptor dan politisi busuk, yang mendaftar sebagai bakal calon wali kota dan wakil wali kota Mataram periode 2010-2015.
Tak hanya itu, sebanyak 30 mahasiswa yang mewakili beberapa perguruan tinggi tersebut mendesak KPU Kota Mataram, untuk memperhatikan dan menyeleksi secara ketat terkait administrasi pasangan calon kepala daerah. Jangan sampai, ada bakal calon yang daftar di KPU terindikasi korupsi dan politisi busuk. Setelah berorasi, mahasiswa diterima Ketua KPU H. Lafat Akbar dan anggotanya Agus Zaironi. Dalam kesempatan itu, Lafat respon positif dengan langkah yang dilakukan mahasiswa, untuk mencegah koruptor dan politisi busuk di Pemilu Kada Kota Mataram.
” Saya meminta mahasiswa, untuk terus mengawal segala tahapan dan proses yang dilakukan KPU secara demokratis. Dalam arti, kalau ada tindakan atau langkah yang dilakukan KPU menyalahi aturan, maka mahasiswa harus mengingatkan atau menegur pihaknya. ” pintanya.
Usai berdialog dengan Ketua dan Anggota KPU setempat, para mahasiswa pun langsung membubarkan diri dan kembali ke kampus mereka masing-masing. Namun, sebelumnya mahasiswa menyerahkan selembar surat yang dinamai Supersemar ( Surat Perintah 11 Maret ). Surat tersebut berisikan pernyataan sikap dan harapan mahasiswa terhadap KPU Kota Mataram, agar dapat menyelenggarakan Pemilu Kada Kota Mataram dengan jujur, adil, bebas dan transparan. (ady)

Comments
Post new comment