Skip to Content

Mahasiswa UMM Lempar Kaca Jendela Kampus

Mataram (Global FM Lombok) -
 
Puluhan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Mataram (UMM), gabungan dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM). Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) komisariat Fisipol, serta Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) menggelar aksi unjuk rasa dikampus UMM, rabu (17/2) siang. Aksi ini dilakukan Mahasiswa untuk memprotes sejumlah kebijakan yang dinilai tidak berpihak kepada Mahasiswa. Aksi unjuk rasa kali ini diwarnai dengan pelemparan kaca daun pintu dan jendela gedung rektorat UMM. Selanjutnya, mahasiswa juga membakar keranda mayat yang diusungnya sebagai simbol kekecewaan mereka terhadap pihak Kampus.
 
Aksi mahasiswa UMM ini dimulai sekitar pukul 9.35 wita dengan terlebih dahulu menggelar orasi mereka didepan gedung Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Mereka mengecam kinerja Dekan FKIP yang hingga saat ini sekitar 7 program studi belum bisa terakreditasi. Mereka juga menuntut agar Dekan FKIP diturunkan dari jabatannya karena dinilai tidak mampu memimpin FKIP.
 
Selanjutnya, aksi mahasiswa dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju depan gedung rektorat sambil mengusung keranda mayat. Begitu sampe didepan gedung rektorat, aksi massa tiba-tiba memanas tanpa diketahui penyebabnya. Akibatnya, kaca daun pintu dan jendela gedung rektorat menjadi sasaran emosi mahasiswa. Mereka melempar kaca pintu dan jendela menggunakan batu. Puluhan petugas Security tidak mampu membendung emosi mahasiswa yang anarkis. Namun, anarkis massa sempat bisa ditenangkan oleh Korlap aksi Mukhlis Suaib.
 
Korlap aksi kemudian mengarahkan massanya menuju lapangan rumput depan gedung rektorat. Disana para mahasiswa ini membentuk lingkaran dan langsung membakar keranda mayat yang mereka bawa. Hal itu dilakukan sebagai simbol kematian Birokrasi UMM yang dinilai penuh dengan permasalahan-permasalahan. Selain itu, mahasiswa juga mengecam tindakan pihak kampus yang hingga saat ini Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) tidak diberikan kepada para mahasiswa baru.
 
Mahasiswa juga menyoroti masalah banyaknya pejabat kampus yang tidak sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya (Tupoksinya) serta banyak pejabat yang memiliki jabatan rangkap. Hal itu menurut Mahasiswa ini, dilakukan pihak kampus demi melindungi rektor UMM, H Agusfian Wahab, dari kebohongan-kebohongan yang dilakukan. Karena itu, Mahasiswa juga menuntut agar Agusfian Wahab turun dari jabatannya sebagai rektor UMM. Kemampuan rektor dinilai para mahasiswa ini masih diragukan mengingat statusnya yang hanya bergelar S1.
 
Sementara itu, Rektor UMM, melalui Pembantu Rektor (PR) III, H Kamaludin, ketika dikonfirmasi Global FM Lombok, didepan gedung Rektorat UMM, usa demo berlangsung, menjelaskan, tuntutan mahasiswa dinilainya tidak ada yang khusus dan masih bersifat umum. Terkait pejabat rektor yang berstatus S1 dikatakan kamaludin, tidak menjadi masalah karena menurutnya bukan syarat utama rektor UMM harus S2.
 
Sejumlah Program Studi (Prodi) yang belum terakreditasi dikatakan Kamaludin, pengajuan akreditasi sudah dilakukan dan saat ini masih sedang dalam proses penyelesaian di Jakarta.
 
Aksi unjuk rasa yang digelar dikampus Universitas Muhammadiyah Mataram (UMM) rabu (17/2) siang, berbuntut panjang. Pasalnya, sejumlah pelaku pelemparan kaca daun pintu dan jendela terancam akan dipidanakan. Polisi dalam waktu dekat akan memanggil para pelaku pelemparan untuk diperiksa. Saat ini, sejumlah barang bukti dan saksi-saksi telah dikantongi petugas kemudian selanjutnya untuk ditindak lanjuti sesuai dengan proses hukum yang berlaku.
 
Demikian ditegaskan Kapolsek Mataram, AKP Arif Yuswanto, ketika ditemui Global FM Lombok diruang kerjanya, rabu siang. Arif menuturkan, para Dekan, Pembantu Rektor, beserta pihak kampus lainnya telah sepakat untuk melaporkan aksi pelemparan kaca pintu dan jendela gedung rektorat itu kepihak Kepolisian. Hal itu setelah memerima hasil koordinasi dengan rektor UMM, H Agusfian Wahab, yang saat ini sedang berada di Jakarta. Pihaknya juga lanjut Arif, telah menerima laporan dari pihak kampus untuk diproses sesuai aturan yang berlaku.
 
Langkah awal yang akan ditempuh pihaknya mulai hari ini, lanjut Arif, yakni akan memanggil para pelaku untuk diperiksa. Selain itu, pihaknya juga akan memanggil sejumlah saksi dari pihak kampus yang telah melihat peristiwa perusakan tersebut. Setelah melakukan olah TKP, barang bukti berupa pecahan kaca beserta batu yang digunakan untuk melempar telah diamankan pihaknya. Dari hasil pemeriksaan nanti tambahnya, jika ditemukan ada indikasi pidana maka tidak menutup kemungkinan pelaku akan dikenakan sangsi pidana sesuai dengan kesalahan yang dilakukan. (Lan)

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Hadapi Pemilu, PAN NTB Konsolidasi Total

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
DPD PAN NTB sedang melakukan sebuah konsolidasi total dari tingkat daerah hingga tingkat masyarakat terkecil yakni RT. Pihaknya akan melaksanakan Musyawarah Cabang (Muscab) ditingkat kecamatan hingga Muswarah Ranting (Musran) ditingkat desa, pembentukan rayon ditingkat dusun serta sub rayon ditingkat RT.

Dipimpin Sujirman, Fraksi PDIP Absen Ikuti Sidang Paripurna

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Sikap keras fraksi PDI P di DPRD NTB semakin terlihat jelas pada saat sidang paripurna DPRD NTB yang digelar Senin (6/02) pagi dengan agenda pandangan umum fraksi-fraksi terhadap dua raperda prakarsa dewan. Seluruh anggota fraksi PDIP absen mengikuti sidang paripurna. Adapun pandangan umum fraksi PDIP diserahkan kepada Sekretaris Dewan tampa dibacakan lansung didalam forum sidang tersebut.

Musda PAN Lotim Deadlock, DPD Akan Diurus DPW

 Mataram (Global Fm Lombok)-
 
Kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) PAN Lombok Timur (Lotim) yang digelar Minggu (29/01) lalu  berakhir dengan deadlock. Sebagian besar kandidat ketua DPD PAN Lotim memandang kegiatan Musda yang berlansung tidak sah karena sejumlah peserta walk out dari sidang. PAN Lotim akan ditangani secara lansung oleh DPW PAN NTB jika sampai tanggal 31 Januari ini peserta Musda tidak menemui kata sepakat.

Ekonomi

  • Stok Terbatas, Harga Elpiji dan Semen di NTB Masih Tinggi

     Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Setelah harga semen yang terus melambung tinggi beberapa bulan terahir, kini masyarakat kembali dipusingkan dengan harga elpiji 3 kilo gram yang masih limit. Sejumlah pengecer mengaku menjual elpiji sampai 25 ribu per tabung karena limitnya stok yang tersedia. Padahal harga normalnya hanya 15 ribu per tabung. Sementara harga semen sampai saat ini masih berkisar antara 70 sampai 75 ribu rupiah per sak.

  • Iklim Investasi Bagus, Keamanan Daerah Menjadi Penghambat

     Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Iklim investasi di provinsi NTB secara umum mengalami kemajuan. Hal itu terlihat dari hasil survey Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD), dimana posisi provinsi NTB yang semua berada di papan bawah telah terdongkrak ke papan tengah. Salah satu yang membuat tren positif investasi daerah yakni factor infrastruktur yang terus mengalami peningkatan.

  • Pelanggan Broadband Telkomsel di NTB Bertambah 40 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Penggunaan layanan data berbasis pita lebar (broadband) pelanggan Telkomsel tahun 2011 di wilayah Bali dan Nusa Tenggara meningkat 100 persen dibandingkan trafik layanan data tahun 2010. Di mana, broadband tahun 2010 sebesar 1,8 terabyte per hari menjadi 3,5 terabyte per hari tahun 2011. Khusus di NTB, jumlah pelanggan broadband Telkomsel bertambah 40 persen. Melihat prilaku komunikasi pelanggan Telkomsel di NTB, diperkirakan jumlah pengguna layanan broadband tahun 2012 ini akan meningkat 30 persen.