Skip to Content

Majdi : IUP PT. SMN Akan Diupayakan Dicabut

Mataram (Global FM Lombok)-
 
Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi, MA, menegaskan, pihaknya terus mendorong agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima dapat mencabut Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT. Sumber Mineral Nusantara (SMN), sesuai dengan harapan masyarakat. Pencabutan IUP PT. SMN dapat dilakukan seiring dengan penghentian izin sementara SK Bupati Bima. Sebab, sudah tidak mungkin lagi PT. SMN melanjutkan usaha pertambangan, karena adanya trauma mendalam di tengah masyarakat.

 
“ Saya terus berkoordinasi langsung dengan Bupati Bima agar IUP PT. SMN dapat dicabut seiring penghentian sementara selama 1 tahun. Ada masalah yang nyata di lapangan, seperti komunikasi Pemkab Bima dengan masyarakat, penanganan korban secara baik dan jaminan kepolisian untuk tidak melakukan penangkapan lagi,” terang Dr. TGH. M. Zainul Majdi, MA, kepada wartawan, di Kantor Gubernur NTB, Kamis (29/12).
 
Majdi menuturkan, PT. SMN memang telah mengajukan pinjam pakai lahan hutan untuk kegiatan ekplorasi pertambangan, tetapi Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) belum menyetujui. Dalam hal ini, Kementerian ESDM dan Kementerian Kehutanan sedang melakukan investasi. Artinya, dari 24 ribu hektar lahan, terdapat 7 ribu hektar lahan hutan yang belum diberikan izin pinjam pakai.
 
“ Jika terjadi aktifitas di lokasi hutan tersebut, maka PT. SMN melanggar aturan, tetapi jika di luar hutan, maka tidak melanggar aturan. Saya berencana akan menuju ke lokasi. Tetapi sebelumnya perangkat Pemprov NTB secara bertahap telah turun ke lapangan, seperti Wagub, Dinas Sosial dan SKPD lainnya. Silaturrahmi dengan masyarakat dilakukan agar tidak terjadi lagi saling curiga mencurigai dan kondusif,” paparnya.
 
Terkiat keamanan di Sape, Majdi mengungkapkan, arah kepolisan, yakni mengindentifikasi dan mencari para provokator untuk dapat ditindak secara hukum. Jalur komando aparat kepolisian NTB ada pada Polri. Dalam hal ini, pihaknya mendorong upaya-upaya Polri dalam menangani kasus Sape secara procedural dan proportional, termasuk melakukan investasi terpisah atas dugaan pelanggaran HAM di inernal kepolisian.
 
“ Saya selalu berkoordinasi dengan aparat kepolisian. Tewasnya warga Sape, saya yakin di luar scenario kepolisian dan semua pihak tidak ingin itu terjadi. Saat ini, pihak kepolisian sedang melakukan investigasi terkait kasus tewasnya warga setempat. Saya berharap, situasi Sape dapat kembali normal seperti biasa,” harapnya. (ozi)  

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Setelah Rasionalisasi Anggaran KPU NTB, Honor PPK dan PPS Diusulkan Tetap

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggaran untuk KPU NTB yang bersumber dari APBD NTB tahun 2012 memang telah ditetapkan yakni sebesar Rp 8 miliar. Angka ini menurun dari persetujuan awal sebesar Rp10,5 miliar. Pagu anggaran yang dirasionalisasi itu membuat jumlah honor Panitia Pengawas Kecamatan (PPK) serta Panitia Pemungutan Suara (PPS) menjadi turun sekitar 25 persen. Namun belakangan, khusus untuk anggaran honor ini akan diusulkan tetap seperti Pemilu tahun 2009 untuk mengoptimalkan pelaksanaan Pilkada NTB 2013 mendatang.

Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Gelar “Sidang Paripurna” Di Kantor DPRD NTB

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Aksi unjuk rasa guna menolak kenaikan harga BBM terus berlanjut di Mataram. Jumat (30/03) pagi ratusan mahasiswa yang berasal dari PMII dan HMI MPO Mataram menggelar unjuk rasa di simpang empat BI Mataram serta di kantor DPRD NTB. Karena kesal tidak menemui anggota dewan, perwakilan pengunjuk rasa menggelar “sidang paripurna” di salah satu ruang komisi di DPRD NTB.

Fachri Hamzah : TGB Susah Dikalahkan

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggota DPR RI Fachri Hamzah menilai, TGH M Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) susah dikalahkan dalam Pemilukada Gubernur NTB tahun 2013 mendatang. Posisi TGB memang masih sangat kuat karena ia merupakan calon incumbent, ia menjadi tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh politik serta tokoh akademik. Namun  apakah semua gelar  ketokohan itu sudah bvermanfaat bagi rakyat?

Ekonomi

  • Telkomsel Layani 50 Kampung Media di NTB

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Telkomsel telah melayani 50 Kampung Media yang tersebar di kabupaten/kota se-NTB. Di mana, Telkomsel memberikan perangkat modem internet, router wi-fi dan kartu perdana Flash Unlimited serta Kartu Halo kepada para komunitas Kampung Media. Kampung Media merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB yang dilaksanakan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) NTB. Jadi program tersebut telah berjalan sejak tahun 2009 silam.

  • Minim, Pengusaha NTB Salurkan Zakat Melalui Bazda

    Mataram (Global FM Lombok) –
     
    Ketua Harian Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) NTB, TGH. M. Anwar, MZ, mengatakan, para pengusaha di NTB sangat minim menyalurkan zakatnya melalui Bazda baik kabupaten/kota hingga provinsi. Selama ini, para pengusaha NTB menyalurkan zakatnya langsung kepada masyarakat sehingga terkadang menimbulkan masalah. Berbeda dengan Bazda sebagai lembaga resmi yang dibentuk pemerintah. Di mana, penyalurannya dipastikan berjalan baik karena mendapat pengamanan ekstra dari kepolisian dan pihak terkait lainnya.

  • Maret – April, Penjualan Kartu AS Lombok Melonjak 176 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Head of Telkomsel Branch Mataram, Erwien Kusumawan, mengungkapkan, dalam kurun waktu dua bulan, yakni Maret hingga April 2012, tercatat penjualan kartu AS Lombok meningkat lebih dari 167 persen. Peningkatan penjualan itu berandil besar terhadap peningkatan pendapatan sekitar 50 persen. Dengan peningkatan penjualan itu, memberikan kontribusi terhadap peningkatan jumlah pelanggan kartu AS Lombok lebih seribu persen atau 10 kali lipat.