Skip to Content

Mantan Kadikes NTB Masih Dirawat Dirumah Sakit

Mataram (Global FM Lombok) -
 
Terdakwa mantan Kepala Dinas Kesehatan NTB, Dr Baiq Maghdalena hingga kini masih dalam perawatan Rumah Sakit. Terdakwa yang terjerat kasus dugaan korupsi suap dalam proyek alat-alat kesehatan (Alkes) NTB bernilai miliaran rupiah ini terpaksa harus menjalani operasi lantaran penyakit komplikasi yang dideritanya. Terdakwa Magdhalena kini masih dalam pengawasan pihak Lembaga Pemasyarakat (LP) Mataram kendati masih ditangani tim Medis Rumah Sakit Biomedika Mataram.

 
” Terpidana hingga saat ini masih dirawat di Rumah sakit dan belum bisa dibawa kembali kedalam tahanan mengingat kondisinya yang belum memungkinan untuk ditahan kembali. ” kata Pelaksana Harian (Plh) Kalapas Mataram, I Gde ketut Artha,SH, ketika ditemui Global FM Lombok di ruang kerjanya, sabtu (19/6).
 
Artha mengatakan, terpidana Maghdalena telah divonis majelis hakim dengan hukuman 6 tahun penjara karena terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi penyuapan senilai sekitar Rp 4 miliar lebih dalam proyek pengadaan Alkes bagi seluruh Rumah sakit dan puskesmas se NTB. Artha menambahkan, terdakwa mengalami sakit setelah divonis majelis hakim. Terdakwa langsung dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intentsif setelah sekitar 1 minggu berada didalam tahanan. Kendati dirawat diluar ungkap Artha, pihaknya tetap melakukan pendampingan oleh pihaknya secara bergilir.
 
Dikesempatan yang sama, dokter Lapas Mataram, Dr ratih, kepada Global FM Lombok, mengungkapkan, saat ini terdakwa maghdalena menderita penyakit tumor kandungan Myomauteri yang sudah cukup besar dan berimbas keorgan pencernaan. Selain itu, terdakwa juga menderita penyakit gula darah, dan jantung koroner. Tim medis telah melakukan operasi pengangkatan rahim dan indung telur sebelah kanan pada tanggal 3 mei 2010 lalu. Pasca operasi lanjut Ratih, pendarahan masih tetap terjadi sehingga dibantu dengan pengobatan hormon injeksi dan mendapatkan trapi injeksi indrolin. Namun, jika pendarahan tetap terjadi maka tim medis akan melakukan tindakan Ispeculo dikamar operasi.
 
Ratih menjelaskan, tindak lanjut terakhir dilakukan pihaknya yakni pada tanggal 18 juni 2010 kemarin. Hasilnya, terdakwa masih dalam kondisi lemah serta masih terdapat flek darah. Selain itu, terdakwa masih mengalami nyeri pada bekas luka operasi. Karena itu, tim dokter menginstruksikan agar terdakwa sementara tetap ditempatkan ditempat tidur. Setiap minggu pihaknya memperoleh data hasil perawatan terdakwa dari pihak Rumah sakit. Sejauh ini tambahnya, belum bisa dipastikan hingga kapan kondisi terdakwa akan stabil. (Lan).

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Setelah Rasionalisasi Anggaran KPU NTB, Honor PPK dan PPS Diusulkan Tetap

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggaran untuk KPU NTB yang bersumber dari APBD NTB tahun 2012 memang telah ditetapkan yakni sebesar Rp 8 miliar. Angka ini menurun dari persetujuan awal sebesar Rp10,5 miliar. Pagu anggaran yang dirasionalisasi itu membuat jumlah honor Panitia Pengawas Kecamatan (PPK) serta Panitia Pemungutan Suara (PPS) menjadi turun sekitar 25 persen. Namun belakangan, khusus untuk anggaran honor ini akan diusulkan tetap seperti Pemilu tahun 2009 untuk mengoptimalkan pelaksanaan Pilkada NTB 2013 mendatang.

Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Gelar “Sidang Paripurna” Di Kantor DPRD NTB

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Aksi unjuk rasa guna menolak kenaikan harga BBM terus berlanjut di Mataram. Jumat (30/03) pagi ratusan mahasiswa yang berasal dari PMII dan HMI MPO Mataram menggelar unjuk rasa di simpang empat BI Mataram serta di kantor DPRD NTB. Karena kesal tidak menemui anggota dewan, perwakilan pengunjuk rasa menggelar “sidang paripurna” di salah satu ruang komisi di DPRD NTB.

Fachri Hamzah : TGB Susah Dikalahkan

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggota DPR RI Fachri Hamzah menilai, TGH M Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) susah dikalahkan dalam Pemilukada Gubernur NTB tahun 2013 mendatang. Posisi TGB memang masih sangat kuat karena ia merupakan calon incumbent, ia menjadi tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh politik serta tokoh akademik. Namun  apakah semua gelar  ketokohan itu sudah bvermanfaat bagi rakyat?

Ekonomi

  • Telkomsel Layani 50 Kampung Media di NTB

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Telkomsel telah melayani 50 Kampung Media yang tersebar di kabupaten/kota se-NTB. Di mana, Telkomsel memberikan perangkat modem internet, router wi-fi dan kartu perdana Flash Unlimited serta Kartu Halo kepada para komunitas Kampung Media. Kampung Media merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB yang dilaksanakan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) NTB. Jadi program tersebut telah berjalan sejak tahun 2009 silam.

  • Minim, Pengusaha NTB Salurkan Zakat Melalui Bazda

    Mataram (Global FM Lombok) –
     
    Ketua Harian Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) NTB, TGH. M. Anwar, MZ, mengatakan, para pengusaha di NTB sangat minim menyalurkan zakatnya melalui Bazda baik kabupaten/kota hingga provinsi. Selama ini, para pengusaha NTB menyalurkan zakatnya langsung kepada masyarakat sehingga terkadang menimbulkan masalah. Berbeda dengan Bazda sebagai lembaga resmi yang dibentuk pemerintah. Di mana, penyalurannya dipastikan berjalan baik karena mendapat pengamanan ekstra dari kepolisian dan pihak terkait lainnya.

  • Maret – April, Penjualan Kartu AS Lombok Melonjak 176 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Head of Telkomsel Branch Mataram, Erwien Kusumawan, mengungkapkan, dalam kurun waktu dua bulan, yakni Maret hingga April 2012, tercatat penjualan kartu AS Lombok meningkat lebih dari 167 persen. Peningkatan penjualan itu berandil besar terhadap peningkatan pendapatan sekitar 50 persen. Dengan peningkatan penjualan itu, memberikan kontribusi terhadap peningkatan jumlah pelanggan kartu AS Lombok lebih seribu persen atau 10 kali lipat.