Skip to Content

Masih Prematur, Opsi Pembubaran PT DMB

Mataram (Global FM Lombok) -
 
Opsi pembubaran PT DMB yang masih berpolemik ini dinilai masih terlalu premature, sebab hingga saat ini susbtansi dari Raperda DMB sesungguhnya belum disentuh oleh anggota Pansus. Usai Pansus melaksanakan konsultasi ke Departemen Dalam Negeri dan ke Departemen Keuangan serta kunjungan kerja ke Provinsi Banten barulah Pansus bisa menentukan nasib DMB ini.

 
” Ada dua persepsi jalan keluar dalam persoalan PT DMB salah satunya yaitu Kementrian BUMN telah menyarankan agar Pansus membuat raperda ratifikasi keberadaan PT DMB yang intinya membenarkan kebijakan yang telah diambil dalam rangka menyelamtkan uang rakyat. ” ungkap Sekretaris Pansus DMB Dra Hj Wartiah kepada Global FM Lombok di ruang kerjanya Rabu (21/4) pagi.
 
Lain halnya dengan pendapat pejabat Departemen Hukum dan HAM. Dalam hal ini mereka memberikan dua pilihan penting yakni membubarkan dulu PT DMB agar tidak ada temuan penyimpangan hukum dikemudian hari baru kemudian membentuk Perda BUMD atau Perusda yang berbentuk PT yang didalamnya termasuk PT DMB.
 
Sekretaris komisi II DPRD NTB ini mengatakan, pihaknya pada Kamis besok akan melakukan study banding ke Provinsi Banten, karena menurut pejabat di Depkumham provinsi ini pernah mengalami kasus serupa yakni pembentukan PT yang cacat hukum. Namun PT milik pemerintah daerah tersebut kini sudah sah. Karena itu, Pansus DMB merasa berkepentingan untuk membandingkan dua kasus tersebut.
 
Pansus DMB lanjut Wartiah akan mencari solusi terbaik dalam rangka penyelamatan uang rakyat dari proses divestasi PT NNT ini. Tentunnya keputusan yang akan diambil pansus yakni keputusan yang tidak berdampak negative pada proses hukum dikemudian hari. Pansus DMB sejatinya tidak mencari pembenaran yang salah, namun mencari kebenaran untuk memperbaiki kesalahan yang telah dilakukan ekskutif.
 
Politisi perempuan asal PPP ini menambahkan, kedepan pihak eksekutif agar lebih berhati-hati dalam menentukan kebijakan untuk masyarakat dan jangan sampai eksekutif melecehkan hak-hak yang dimiliki oleh dewan sebagaimana yang diatur dalam UU No 32/2004 tentang Otonomi Daerah. Menurutnya jika nanti ada opsi pembubaran PT DMB, hal itu sah-sah saja karena bagian dari demokrasi. Namun sesungguhnya nasib DMB sangat bergantung dari hasil konsultasi ke dua Departemen besok.(ris)

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Setelah Rasionalisasi Anggaran KPU NTB, Honor PPK dan PPS Diusulkan Tetap

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggaran untuk KPU NTB yang bersumber dari APBD NTB tahun 2012 memang telah ditetapkan yakni sebesar Rp 8 miliar. Angka ini menurun dari persetujuan awal sebesar Rp10,5 miliar. Pagu anggaran yang dirasionalisasi itu membuat jumlah honor Panitia Pengawas Kecamatan (PPK) serta Panitia Pemungutan Suara (PPS) menjadi turun sekitar 25 persen. Namun belakangan, khusus untuk anggaran honor ini akan diusulkan tetap seperti Pemilu tahun 2009 untuk mengoptimalkan pelaksanaan Pilkada NTB 2013 mendatang.

Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Gelar “Sidang Paripurna” Di Kantor DPRD NTB

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Aksi unjuk rasa guna menolak kenaikan harga BBM terus berlanjut di Mataram. Jumat (30/03) pagi ratusan mahasiswa yang berasal dari PMII dan HMI MPO Mataram menggelar unjuk rasa di simpang empat BI Mataram serta di kantor DPRD NTB. Karena kesal tidak menemui anggota dewan, perwakilan pengunjuk rasa menggelar “sidang paripurna” di salah satu ruang komisi di DPRD NTB.

Fachri Hamzah : TGB Susah Dikalahkan

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggota DPR RI Fachri Hamzah menilai, TGH M Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) susah dikalahkan dalam Pemilukada Gubernur NTB tahun 2013 mendatang. Posisi TGB memang masih sangat kuat karena ia merupakan calon incumbent, ia menjadi tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh politik serta tokoh akademik. Namun  apakah semua gelar  ketokohan itu sudah bvermanfaat bagi rakyat?

Ekonomi

  • Telkomsel Layani 50 Kampung Media di NTB

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Telkomsel telah melayani 50 Kampung Media yang tersebar di kabupaten/kota se-NTB. Di mana, Telkomsel memberikan perangkat modem internet, router wi-fi dan kartu perdana Flash Unlimited serta Kartu Halo kepada para komunitas Kampung Media. Kampung Media merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB yang dilaksanakan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) NTB. Jadi program tersebut telah berjalan sejak tahun 2009 silam.

  • Minim, Pengusaha NTB Salurkan Zakat Melalui Bazda

    Mataram (Global FM Lombok) –
     
    Ketua Harian Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) NTB, TGH. M. Anwar, MZ, mengatakan, para pengusaha di NTB sangat minim menyalurkan zakatnya melalui Bazda baik kabupaten/kota hingga provinsi. Selama ini, para pengusaha NTB menyalurkan zakatnya langsung kepada masyarakat sehingga terkadang menimbulkan masalah. Berbeda dengan Bazda sebagai lembaga resmi yang dibentuk pemerintah. Di mana, penyalurannya dipastikan berjalan baik karena mendapat pengamanan ekstra dari kepolisian dan pihak terkait lainnya.

  • Maret – April, Penjualan Kartu AS Lombok Melonjak 176 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Head of Telkomsel Branch Mataram, Erwien Kusumawan, mengungkapkan, dalam kurun waktu dua bulan, yakni Maret hingga April 2012, tercatat penjualan kartu AS Lombok meningkat lebih dari 167 persen. Peningkatan penjualan itu berandil besar terhadap peningkatan pendapatan sekitar 50 persen. Dengan peningkatan penjualan itu, memberikan kontribusi terhadap peningkatan jumlah pelanggan kartu AS Lombok lebih seribu persen atau 10 kali lipat.