Masyarakat Jangan Terprovokasi Adanya Mita Subsidi Lagi
Mataram (Global FM Lombok) –
Gubernur NTB, TGH. M. Zainul Majdi, MA, menghimbau agar masyarakat NTB, khususnya para petani tembakau jangan terprovokasi dengan adanya isu yang dilontarkan oknum tidak bertanggungjawab tentang akan adanya minyak tanah (Mitan) bersubsidi. Sebab, ada oknum yang memang masih mengiming – imingi para petani tembakau, akan ada lagi mitan bersubsidi bagi para petani pengomprong tembakau.
“ Tidak salah kemudian, para petani masih berharap adanya mitan subsidi itu. Tapi yang jelas, subsidi mitan sudah tidak ada lagi dari pemerintah pusat. ” kata TGH. M. Zainul Majdi, MA, kepada wartawan, disela melakukan peninjauan ke Home Industry Sepatu dan Sandal di Mataram, Kamis (12/8).
Majdi mengutarakan, kebijakan pemerintah pusat menyetop subsidi mitan, hendaknya dapat ditaati dan dilaksanakan. Bukan malah sebaliknya, melakukan tindakan – tindakan penolakan yang pada ujungnya akan merugikan para petani tembakau sendiri. Bahkan, ada yang menyandera mobil tanki mitan PT. Pertamina. Dalam hal ini, aparat kepolisian harus menindak tegas oknum yang melakukan hal itu. Tentu, masalah itu harus diserahkan penanganannya kepada aparat kepolisian sesuai dengan kewenangannya.
Tindakan tidak terkontrol masyaraka lanjut Majdi, sangat disayangkan. Hal itu menyebabkan, para sopir mobil tanki mitan PT. Pertamina tidak berani mendistribusikan mitan untuk kebutuhan masyarakat, karena alasan keamanan. Majdi menjelaskan, kebijakan konversi oven tembakau sudah sesuai dengan surat BPH Migas yang menyatakan stok mitan sudah mulai menipis.
” Selain itu, tidak ada juga kebijakan Gubernur NTB yang memaksakan konversi mitan ke bahan bakar batu bara. Tapi, masyarakat petani bebas menentukan pilihan bakan bakar alternative yang diinginkan, seperti bio etanol, bio briket, batu bara dan lainnya. Sebab, subsidi mitan untuk petani omprongan tembakau sudah tidak ada. ” jelasnya. (ozi)

Comments
Post new comment