Mentan Sayangkan BRI Tidak Kucurkan Dana KUPS Di NTB
Mataram (Global FM Lombok) –
Menteri Pertanian (Mentan) RI, Ir. H. Suswono, MMA, menyayangkan Bank Rakyat Indonesia (BRI) tidak mengucurkan dana Kredit Usaha Pembibitan Sapi (KUPS) di NTB. Padahal, program KUPS itu dihajatkan untuk membantu peternak sapi dalam mempercepat program pemerintah, yakni swasembada sapi tahun 2014. Terlebih, NTB merupakan provinsi yang telah mencanangkan program NTB Bumi Sejuta Sapi (BSS). KUPS dapat dimanfaatkan petani di NTB untuk mengembangkan sapi.
” Memang, para peternak harus memiliki jaminan atau agunan bank apabila ingin mendapatkan KUPS tersebut. ” kata Ir. H. Suswono, MMA, kepada wartawan saat press conference di Ruang VIP A Bandara Selaparang Mataram, Sabtu (30/1).
Suswono mengungkapkan, pihaknya akan bertemu dengan Direktur BRI di Jakarta untuk mempertanyakan KUPS yang tidak disalurkan di NTB. Program NTB BSS seharusnya dapat didukung semua pihak, termasuk BRI, dalam upaya mempercepat swasembada daging nasional. Produksi sapi harus dapat ditingkatkan dari tahun ke tahun dengan cara membantu para petani mengembangkan sapinya. Selain BRI, beberapa bank juga akan diberikan subsidi dan dilibatkan dalam pemberian KUPS ini yang nilainya milyaran rupiah.
Saat ditanya mengenai Kredit Usaha Rakyat (KUR), Suswono memaparkan, masyarakat yang mengajukan KUR diatas Rp 5 juta memang harus menggunakan agunan bank. Dalam hal ini, PT. Askindo memberikan jaminan bagi setiap peminjam sebesar 70 persen dan sisanya 30 persen agunan bank dijamin peminjam. Program KUR itu sudah berjalan dan sudah disalurkan BRI untuk membantu permodalan masyarakat yang memiliki usaha.
” Sementara KUPS, peminjam diberikan keringanan bebas bunga 5 persen yang ditanggung Negara. Penggunaan KUPS akan dikontrol secara bertahap dan memiliki aturan ketat, sehingga dana tersebut tidak salah penggunaannya. ” jelasnya. (ozi)

Comments
Post new comment