Minat Baca Masyarakat Harus Terus Ditingkatkan
Kota Bima (Global FM Lombok)-
Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Kota Bima, Dra. Hj. Sri Ratnawati, MH, mengatakan, minat baca masyarakat harus terus ditingkatkan. Caranya, perlu dilakukan beberapa terobosan untuk menarik minat baca masyarakat yang didahului dengan berkunjung ke perpustakaan. Tapi jika masyarakat tidak sempat berkunjung ke perpustakaan, maka disediakan mobil perpustakaan yang berkeliling ke tempat-tempat umum.
“ Memang minat baca masyarakat Indonesia, khususnya Kota Bima masih rendah. Tapi, selama tiga tahun terakhir, minat baca masyarakat, baik pelajar, mahasiswa, PNS dan pegawai swasta mulai meningkat. Hal itu dapat dilihat dari semakin banyaknya masyarakat yang menjadi anggota dan berkunjung ke perpustakaan,” kata Dra. Hj. Sri Ratnawati, MH, kepada wartawan, di ruang kerjanya, Kamis (19/1).
Ratna memaparkan, beberapa terobosan yang dilakukan, yakni memberikan hadiah berupa peralatan alat tulis menulis bagi pengunjung perpustakaan yang telah datang minimal 10 kali. Jika pengunjung itu siswa, maka gurunya sendiri yang menyerahkan hadiah di dalam kelas yang disaksikan murid-murid lainnya. Dengan cara itu, akan memotivasi murid lainnya untuk sering berkunjung ke perpustakaan.
Cara lainnya lanjut Ratna, setiap sekolah diajak bekerjasama, agar menjadwalkan anak muridnya mengunjungi perpustakaan secara bergilir. Bagi sekolah yang lokasinya cukup jauh dari perpustakaan, maka mobil perpustakaan akan mengunjungi sekolah tersebut. Tidak saja sekolah, mobil perpustakaan akan berada di tempat-tempat umum saat musim libur atau hari-hari tertentu. Jadi, disela aktifitas santai dan olahraga, masyarakat dapat membaca buku.
Terkait jumlah pengunjung perpustakaan di Kota Bima, Ratna menyebutkan, sebanyak 1.830 orang di tahun 2011 lalu. Jumlah anggota perpustakaan masih minim sebanyak 320 orang. Terdiri dari, 128 orang mahasiswa, 114 pelajar, 54 PNS dan 24 swasta. Koleksi buku yang ada saat ini sekitar 4 ribu judul dan terus akan ditambah. Jumlah karyawan yang ada sebanyak 19 orang dengan 3 orang pustakawan.
“ Kami baru tiga tahun berdiri, jadi anggota dan koleksi bukunya masih sedikit. Tapi dari data yang ada terjadi peningkatan jumlah kunjungan, anggota dan koleksi buku setiap tahun. Ruang perpustakaan juga masih terbatas, sehingga kami mengusulkan agar dapat diperluas. Kami usulkan dana Rp 1 miliar untuk perluasan gedung,” tutupnya. (ozi)

Comments
Post new comment