Mutasi Puluhan Pejabat yang Lowong Tergantung Gubernur NTB
Mataram (Global FM Lombok) –
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB, Drs. H. M. Zaini, menyebutkan, terdapat 5 pejabat eselon II, 10 pejabat eselon III dan 26 pejabat eselon IV memang saat ini masih lowong. Pejabat eselon II, seperti Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Kepala Badan Narkotika Provinsi (BNP), Direktur Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP), Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans).
” Mutasi memang akan dilakukan untuk mengisi jabatan yang lowong itu melalui perencanaan matang dan mekanisme dari Badan Pertimbangan Jabatan dan Pangkat (Baperjakat). Tapi, mutasi akan sangat tergantung dari pejabat Pembina kepegawaian, yakni Gubernur NTB, TGH. M. Zainul Majdi, MA. ” tegas Drs. H. M. Zaini, ditemani Kepala Bagian Humas dan Protokoler Setda NTB, L. M. Faozal, S.Sos, M.Si, saat menggelar jumpa pers di Humas Kantor Gubernur NTB, Rabu (21/4).
Zaini memaparkan, saat ini memang sedang dipersiapkan siapa – siapa yang akan mengisi jabatan kosong tersebut. Untuk jabatan eselon I dan II masih bisa menjabat hingga usia 60 tahun, tapi hal itu tergantung kebijakan Gubernur NTB. Sebagai contoh, Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, Drs. H. Abdul Malik, MM, yang sudah masuk masa pensiun pada bulan oktober 2009 lalu, tapi diperpanjang Gubernur NTB. Sebab, pergantian pejabat eselon I, membutuhkan proses yang sangat panjang. Kepala Biro Keuangan, H. Awaluddin, SE, juga masa jabatannya diperpanjang Gubernur NTB.
Zaini menyebutkan, jumlah PNS di lingkup Pemprov NTB saat ini mencapai 7.575 orang, yakni golongan I sebanyak 454 orang, golongan II, 2.378 orang, golongan III, 3.384 orang dan golongan IV, 549 orang. Pihaknya masih menghitung formasi calon PNSD untuk selanjutnya akan diusulkan Pemprov NTB. Pengusulan CPNSD tergantung juga dari kebutuhan masing – masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) NTB.
” Tidak sedikit PNS di beberapa SKPD yang kualifikasinya belum memadai, meski kuantitasnya lengkap. Dalam hal ini, pegawai bidang teknis yang berpengalaman dibidangnya masih jarang ditemukan, seperti tenaga Akutansi, Penyuluh Pertanian, Tenaga Kesehatan dan lain sebagainya. Tenaga – tenaga seperti itulah yang akan lebih banyak kuotanya pada saat penerimaan CPNSD mendatang. ” ungkapnya. (ozi)

Comments
Post new comment