Skip to Content

NTB Terima 9 Ribu Ton Gula Import

Mataram (Global FM Lombok) –

Menteri Perdagangan (Mendag) RI, Mari Elka Pangestu, menyebutkan, pemerintah telah mengimport gula dari Thailand sejak awal februari sebanyak 500 ribu ton untuk kebutuhan nasional hingga musim giling pada bulan Mei 2010 mendatang. Khusus NTB, pemerintah pusat menyalurkan 9 ribu ton gula import tersebut. Sejauh ini, tidak ada masalah terkait pendistribusian ke daerah – daerah di seluruh Indonesia yang sesuai dengan kebutuhannya masing – masing.

” Harga gula saat ini memang masih beragam di suatu daerah dan cendrung mengalami fluktuasi atau naik turun. Adanya gula import ini diharapkan akan bisa menstabilkan harga gula di pasaran. ” ungkap Mari Elka Pangestu, kepada wartawan seusai rapat koordinasi dengan Gubernur NTB, TGH. M. Zainul Majdi, MA, beserta jajarannya, di kantor Gubernur NTB, Senin (15/2). 

Mari juga meminta agar pemerintah mewaspadai kemungkinan perdagangan illegal dalam pelaksanaan ASEAN Chine Free Trade Area (ACFTA) mulai 1 januari 2010. Sebab, adanya produk illegal akan sangat membahayakan kesehatan konsumen dalam negari. Tapi secara umum produk Indonesia sudah bisa bersaing dengan Negara – Negara ASEAN dan China. Peningkatan minat konsumen terjadi hanya pada beberapa produk luar negeri dan tidak terlalu menghawatirkan. Tapi, kualitas produk Indonesia harus tetap ditingkatkan, sehingga dapat bersaing lebih ketat lagi dengan produk Negara lain.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) NTB, Hery Erpan Rayes, mengatakan, gula import telah diterima NTB pada awal februari 2010 sebanyak 9 ribu ton. Gula import itu didistribusikan oleh Pedagang Gula Pasir Antar Pulau Terdaftar (PGAPT) NTB untuk menstabilkan harga gula. Hal itu sesuai dengan arahan Kementerian Perdagangan RI, yakni gula import itu harus didistribusikan distributor resmi. Terdapat 5 perusahaan resmi yang tergabung dalam PGAPT NTB yang masing – masing akan menangani 2 kabupaten/kota, sehingga kebutuhan gula di 10 kabupaten/kota se – NTB dapat terpenuhi dengan baik. (ozi)

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Dipimpin Sujirman, Fraksi PDIP Absen Ikuti Sidang Paripurna

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Sikap keras fraksi PDI P di DPRD NTB semakin terlihat jelas pada saat sidang paripurna DPRD NTB yang digelar Senin (6/02) pagi dengan agenda pandangan umum fraksi-fraksi terhadap dua raperda prakarsa dewan. Seluruh anggota fraksi PDIP absen mengikuti sidang paripurna. Adapun pandangan umum fraksi PDIP diserahkan kepada Sekretaris Dewan tampa dibacakan lansung didalam forum sidang tersebut.

Musda PAN Lotim Deadlock, DPD Akan Diurus DPW

 Mataram (Global Fm Lombok)-
 
Kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) PAN Lombok Timur (Lotim) yang digelar Minggu (29/01) lalu  berakhir dengan deadlock. Sebagian besar kandidat ketua DPD PAN Lotim memandang kegiatan Musda yang berlansung tidak sah karena sejumlah peserta walk out dari sidang. PAN Lotim akan ditangani secara lansung oleh DPW PAN NTB jika sampai tanggal 31 Januari ini peserta Musda tidak menemui kata sepakat.

Aliansi Hijau PBB-PKNU, Upaya Perkuat Politik Jelang Pemilu

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
DPP Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) dan Partai Bulan Bintang (PBB) mendeklarasikan Aliansi Hijau di Jakarta, tanggal 20 Desember lalu. Aliansi Hijau merupakan kesepakatan PKNU dan PBB untuk bergabung dalam format konfederasi secara permanen, dan akan berjuang bersama-sama agar dapat menjadi peserta Pemilihan Umum 2014. Didaerah, Aliansi Hijau ini diupayakan untuk memperkuat posisi tawar politik baik di Pilkada muapun di Pemilu mendatang.

Ekonomi

  • Stok Terbatas, Harga Elpiji dan Semen di NTB Masih Tinggi

     Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Setelah harga semen yang terus melambung tinggi beberapa bulan terahir, kini masyarakat kembali dipusingkan dengan harga elpiji 3 kilo gram yang masih limit. Sejumlah pengecer mengaku menjual elpiji sampai 25 ribu per tabung karena limitnya stok yang tersedia. Padahal harga normalnya hanya 15 ribu per tabung. Sementara harga semen sampai saat ini masih berkisar antara 70 sampai 75 ribu rupiah per sak.

  • Iklim Investasi Bagus, Keamanan Daerah Menjadi Penghambat

     Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Iklim investasi di provinsi NTB secara umum mengalami kemajuan. Hal itu terlihat dari hasil survey Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD), dimana posisi provinsi NTB yang semua berada di papan bawah telah terdongkrak ke papan tengah. Salah satu yang membuat tren positif investasi daerah yakni factor infrastruktur yang terus mengalami peningkatan.

  • Pelanggan Broadband Telkomsel di NTB Bertambah 40 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Penggunaan layanan data berbasis pita lebar (broadband) pelanggan Telkomsel tahun 2011 di wilayah Bali dan Nusa Tenggara meningkat 100 persen dibandingkan trafik layanan data tahun 2010. Di mana, broadband tahun 2010 sebesar 1,8 terabyte per hari menjadi 3,5 terabyte per hari tahun 2011. Khusus di NTB, jumlah pelanggan broadband Telkomsel bertambah 40 persen. Melihat prilaku komunikasi pelanggan Telkomsel di NTB, diperkirakan jumlah pengguna layanan broadband tahun 2012 ini akan meningkat 30 persen.