Skip to Content

NTP NTB Naik Akibat Inflasi

Mataram (Global FM Lombok) –
 
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) NTB, H. Soegarenda, MA, menyebutkan, Nilai Tukar Petani (NTP) NTB pada Desember 2010 sebesar 95,40 persen. Angka itu mengalami meningkat 0,04 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 95,36 persen. Meningkatnya NTP itu disebabkan, naiknya harga - harga yang diproduksi petani terutama produksi tanaman hortikultura, perkebunan rakyat dan perikanan.

 
” Dimana, indeks harga yang diterima petani sebesar 0,79 persen, lebih besar dibandingkan dengan kenaikan indeks yang dibayar petani sebesar 0,74 persen. ” sebut H. Soegarenda, MA, kepada, Reporter Global FM Lombok, di kantornya, Selasa (18/1).
 
Seogarenda memaparkan, beberapa subsektor pertanian yang mengalami peningkatan nilai tukar pada Desember 2010, yakni subsektor hortikultura sebesar 1,02 persen. Peningkatan terjadi karena kenaikan harga cabai rawit, cabai merah dan bawang merah. Selanjutnya, subsektor perkebunan rakyat meningkat 0,02 persen yang disebabkan naiknya harga kelapa dan kemiri. Subsektor perikanan meningkat 0,05 persen karena kenaikan harga beberapa jenis ikan laut seperti ikan layang, selar dan tenggiri.
 
Dua subsektor lainnya, seperti subsektor peternakan dan tanaman pangan lanjut Seoegarenda, masing - masing mengalami penurunan sebesar 0,33 persen dan 0,05. Dari 32 provinsi yang dilaporkan, perubahan NTP Desember 2010 terhadap NTP Novembver 2010 ternyata sangat beragam, yaitu terjadi kenaikan NTP di 12 provinsi, 19 provinsi mengalami penurunan dan satu provinsi stabil. Kenaikan NTP tertinggi terjadi di Provinsi Maluku Utara, sebesar 0,67 persen, sedangkan penurunan NTP tertinggi terjadi di Provinsi Maluku, sebesar 1,01 persen.
 
Soegarenda menjelaskan, NTP diperoleh dari perbandingan indeks harga yang diterima petani terhadap indeks harga yang dibayar petani dalam persentase. NTP dapat digunakan untuk melihat tingkat kemampuan atau daya beli petani di pedesaan. NTP juga menunjukkan daya tukar dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi. Berdasarkan hasil survei di tujuh kabupaten di NTB, tambah Soegarenda, NTP mengalami fluktuasi setiap bulannya selama periode Januari 2008 - Juli 2010. (ozi)

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Setelah Rasionalisasi Anggaran KPU NTB, Honor PPK dan PPS Diusulkan Tetap

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggaran untuk KPU NTB yang bersumber dari APBD NTB tahun 2012 memang telah ditetapkan yakni sebesar Rp 8 miliar. Angka ini menurun dari persetujuan awal sebesar Rp10,5 miliar. Pagu anggaran yang dirasionalisasi itu membuat jumlah honor Panitia Pengawas Kecamatan (PPK) serta Panitia Pemungutan Suara (PPS) menjadi turun sekitar 25 persen. Namun belakangan, khusus untuk anggaran honor ini akan diusulkan tetap seperti Pemilu tahun 2009 untuk mengoptimalkan pelaksanaan Pilkada NTB 2013 mendatang.

Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Gelar “Sidang Paripurna” Di Kantor DPRD NTB

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Aksi unjuk rasa guna menolak kenaikan harga BBM terus berlanjut di Mataram. Jumat (30/03) pagi ratusan mahasiswa yang berasal dari PMII dan HMI MPO Mataram menggelar unjuk rasa di simpang empat BI Mataram serta di kantor DPRD NTB. Karena kesal tidak menemui anggota dewan, perwakilan pengunjuk rasa menggelar “sidang paripurna” di salah satu ruang komisi di DPRD NTB.

Fachri Hamzah : TGB Susah Dikalahkan

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggota DPR RI Fachri Hamzah menilai, TGH M Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) susah dikalahkan dalam Pemilukada Gubernur NTB tahun 2013 mendatang. Posisi TGB memang masih sangat kuat karena ia merupakan calon incumbent, ia menjadi tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh politik serta tokoh akademik. Namun  apakah semua gelar  ketokohan itu sudah bvermanfaat bagi rakyat?

Ekonomi

  • Telkomsel Layani 50 Kampung Media di NTB

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Telkomsel telah melayani 50 Kampung Media yang tersebar di kabupaten/kota se-NTB. Di mana, Telkomsel memberikan perangkat modem internet, router wi-fi dan kartu perdana Flash Unlimited serta Kartu Halo kepada para komunitas Kampung Media. Kampung Media merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB yang dilaksanakan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) NTB. Jadi program tersebut telah berjalan sejak tahun 2009 silam.

  • Minim, Pengusaha NTB Salurkan Zakat Melalui Bazda

    Mataram (Global FM Lombok) –
     
    Ketua Harian Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) NTB, TGH. M. Anwar, MZ, mengatakan, para pengusaha di NTB sangat minim menyalurkan zakatnya melalui Bazda baik kabupaten/kota hingga provinsi. Selama ini, para pengusaha NTB menyalurkan zakatnya langsung kepada masyarakat sehingga terkadang menimbulkan masalah. Berbeda dengan Bazda sebagai lembaga resmi yang dibentuk pemerintah. Di mana, penyalurannya dipastikan berjalan baik karena mendapat pengamanan ekstra dari kepolisian dan pihak terkait lainnya.

  • Maret – April, Penjualan Kartu AS Lombok Melonjak 176 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Head of Telkomsel Branch Mataram, Erwien Kusumawan, mengungkapkan, dalam kurun waktu dua bulan, yakni Maret hingga April 2012, tercatat penjualan kartu AS Lombok meningkat lebih dari 167 persen. Peningkatan penjualan itu berandil besar terhadap peningkatan pendapatan sekitar 50 persen. Dengan peningkatan penjualan itu, memberikan kontribusi terhadap peningkatan jumlah pelanggan kartu AS Lombok lebih seribu persen atau 10 kali lipat.