Skip to Content

Nunggak 2 Bulan, PJU Lobar Akan Diputus Total

Mataram (Global FM Lombok)-
 
PLN Rayon Cakra dan Rayon Ampenan akan melakukan pemutusan total listrik di sekitar 336 lokasi Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kabupaten Lombok Barat (Lobar). Pemutusan total itu dilakukan karena Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lobar menunggak selama 2 bulan dengan tagihan Rp 1,2 miliar. Rata-rata tagihan per bulan Rp 650 juta untuk November dan Desember 2011. Sebenarnya, pemutusan total akan dilakukan tanggal 21 November 2011, tetapi diberikan toleransi hingga 31 Desember 2011.

 
“ Rayon Cakra akan dilakukan pemutusan listrik secara total di 242 lokasi PJU dan Rayon Ampenan 96 lokasi. Kesemuanya berada di areal Lobar, karena di Mataram, Loteng dan Lobar sudah tidak ada tunggakan. Beberapa lokasi yang dipadam, seperti Senggigi, Lembar, Narmada dan lainnya,” sebut Manager PLN Rayon Cakra, Harun Al Rasyid, bersama Manager PLN Rayon Ampenan, Sari Indah Damayanti, di kantornya, Rabu (28/12).
 
Harun mengungkapkan, pihaknya telah bersurat secara resmi ke Pemkab Lobar setiap bulan terkait tunggakan PJU. Namun, Pemkab Lobar belum memberikan tanda-tanda akan membayar hingga batas akhir bulan Desember 2011 ini. Tunggakan listrik akan sangat berdampak pada kinerja PLN Rayon, karena harus mengejar target pembayaran. Selain itu, akan berdampak pada berkurangnya biaya operasional.
 
“ Sistem pembayaran listrik kan pakai dulu baru bayar. Masak orang yang tidak membayar kita berikan lagi. Kami sudah bersurat dan memberikan toleransi, tetapi belum ada tanda-tanda pembayaran. Terakhir kami dengar informasi, jika akan dilunasi bulan Januari atau Februari 2012. Kami melakukan pemutusan total itu sudah produser perusahaan, jadi mau tidak mau harus kami lakukan. Kami harap Pemkab Lobar sadar akan kewajibannya,” tambahnya.
 
Manager PLN Rayon Ampenan, Sari Indah Damayanti, menjelaskan, tagihan PJU sudah dibayar masyarakat yang masuk ke rekening setiap pelanggan PLN. Di Lobar menambah 10 persen dan Kota Mataram 8 persen dari total tagihan pelanggan. Bedanya, Kota Mataram setiap bulan tidak pernah ada tunggakan. Pemasangan PJU di Lobar dinilai kurang efesien seperti di Kota Mataram, sehingga biayanya tinggi.
 
“ Kamis (28/12) besok, kami akan turunkan sekitar 10 orang yang dibagi menjadi 2 group untuk Rayon Cakra dan Rayon Ampenan. Tunggakan di Rayon Cakra sekitar Rp 800 juta dan Rayon Ampenan Rp 400 juta yang semuanya dari Lobar. Kami tidak mau komentar, jika dikaitkan PJU tidak terang saat malam tahun baru 2012 ini,” tegasnya. (ozi)

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Setelah Rasionalisasi Anggaran KPU NTB, Honor PPK dan PPS Diusulkan Tetap

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggaran untuk KPU NTB yang bersumber dari APBD NTB tahun 2012 memang telah ditetapkan yakni sebesar Rp 8 miliar. Angka ini menurun dari persetujuan awal sebesar Rp10,5 miliar. Pagu anggaran yang dirasionalisasi itu membuat jumlah honor Panitia Pengawas Kecamatan (PPK) serta Panitia Pemungutan Suara (PPS) menjadi turun sekitar 25 persen. Namun belakangan, khusus untuk anggaran honor ini akan diusulkan tetap seperti Pemilu tahun 2009 untuk mengoptimalkan pelaksanaan Pilkada NTB 2013 mendatang.

Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Gelar “Sidang Paripurna” Di Kantor DPRD NTB

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Aksi unjuk rasa guna menolak kenaikan harga BBM terus berlanjut di Mataram. Jumat (30/03) pagi ratusan mahasiswa yang berasal dari PMII dan HMI MPO Mataram menggelar unjuk rasa di simpang empat BI Mataram serta di kantor DPRD NTB. Karena kesal tidak menemui anggota dewan, perwakilan pengunjuk rasa menggelar “sidang paripurna” di salah satu ruang komisi di DPRD NTB.

Fachri Hamzah : TGB Susah Dikalahkan

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggota DPR RI Fachri Hamzah menilai, TGH M Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) susah dikalahkan dalam Pemilukada Gubernur NTB tahun 2013 mendatang. Posisi TGB memang masih sangat kuat karena ia merupakan calon incumbent, ia menjadi tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh politik serta tokoh akademik. Namun  apakah semua gelar  ketokohan itu sudah bvermanfaat bagi rakyat?

Ekonomi

  • Telkomsel Layani 50 Kampung Media di NTB

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Telkomsel telah melayani 50 Kampung Media yang tersebar di kabupaten/kota se-NTB. Di mana, Telkomsel memberikan perangkat modem internet, router wi-fi dan kartu perdana Flash Unlimited serta Kartu Halo kepada para komunitas Kampung Media. Kampung Media merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB yang dilaksanakan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) NTB. Jadi program tersebut telah berjalan sejak tahun 2009 silam.

  • Minim, Pengusaha NTB Salurkan Zakat Melalui Bazda

    Mataram (Global FM Lombok) –
     
    Ketua Harian Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) NTB, TGH. M. Anwar, MZ, mengatakan, para pengusaha di NTB sangat minim menyalurkan zakatnya melalui Bazda baik kabupaten/kota hingga provinsi. Selama ini, para pengusaha NTB menyalurkan zakatnya langsung kepada masyarakat sehingga terkadang menimbulkan masalah. Berbeda dengan Bazda sebagai lembaga resmi yang dibentuk pemerintah. Di mana, penyalurannya dipastikan berjalan baik karena mendapat pengamanan ekstra dari kepolisian dan pihak terkait lainnya.

  • Maret – April, Penjualan Kartu AS Lombok Melonjak 176 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Head of Telkomsel Branch Mataram, Erwien Kusumawan, mengungkapkan, dalam kurun waktu dua bulan, yakni Maret hingga April 2012, tercatat penjualan kartu AS Lombok meningkat lebih dari 167 persen. Peningkatan penjualan itu berandil besar terhadap peningkatan pendapatan sekitar 50 persen. Dengan peningkatan penjualan itu, memberikan kontribusi terhadap peningkatan jumlah pelanggan kartu AS Lombok lebih seribu persen atau 10 kali lipat.