Obat Antibody Flu Burung Gratis di Seluruh Puskesmas
Mataram (Global FM Lombok)-
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menyebar obat antibody flu burung, yakni Oseltamivir 75 mg di seluruh puskesmas Indonesia, termasuk NTB. Oseltamivir diberkan kepada masyarakat resiko tinggi sekali sehari selama lebih dari 7 hari. Obat anti virus gratis itu dapat mencegah berbagai jenis flu termasuk flu burung dan flu babi. Tidak semua masyarakat yang diberikan obat anti virus itu, karena hanya bagi mereka yang baru datang dari daerah yang sudah positif suspect flu burung atau flu babi.
“ Sebab, dalam radius berapa kilometer dari zona positif suspect flu burung dan babi sangat dimungkinkan terkena virus tersebut. Tapi hal itu akan sangat tergantung dari antibody setiap orang,” kata Direktur Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) NTB, dr. H. Mawardi Hamri, ditemani Kepala Bidang Pelayanan dan Penunjang Medis, dr. H. L. Hamzi F, kepada wartawan, di ruang kerjanya, Jum’at (14/10).
Mawardi mengungkapkan, masyarakat harus membiasakan gaya hidup bersih dan sehat. Salah satunya, menghindari kontak langsung dengan unggas. Selain itu, memperbaiki daya tubuh bisa menjadi antibody terhadap berbagai macam virus. Masyarakat diminta lebih tanggap dengan segera memeriksakan diri atau melapor ke Puskesmas atau RS terdekat apabila mendapat gejala-gejala virus flu burung.
Gejala-gejala flu burung jelas Mawardi, yakni batuk, pilek dan demam. Demam biasanya cukup tinggi yaitu leih dari 380 Celsius. Gejala lain berupa nyeri kepala, nyeri tenggorokan, nyeri otot, lemah badan, diare dan keluhan lain berupa radang mata. Terlebih bagi mereka yang dikategorikan masyarakat resiko tinggi, seperti pekerja peternakan, termasuk dokter hewan, pekerja laboratorium pada pemrosesan pasien flu burung dan pengunjung peternakan.
“ Selain itu, pernah kontak dengan unggas yang sakit atau mati yang tidak diketahui sebabnya dan pernah kontak dengan penderita flu burung dalam 7 hari terakhir. Dokter dan perawat di RS dan Puskesmas telah diberikan pelatihan mengenai tatalaksana flu burung,” tutupnya.(ozi)

Comments
Post new comment