OPM di Rembige Diserbu Kalangan PNS
Mataram (Global FM Lombok) –
Operasi Pasar Murah atau OPM yang digelar Diskoperindag Kota Mataram, di lapangan Dirgantara Rembige Rabu pagi, diserbu kalangan PNS Kota Mataram. Kuat dugaan, PNS tersebut bekerja di kantor Camat Selaparang. Bahkan, satu PNS memegang sampai lima kupon sembako. Praktis beberapa warga sekitar yang mendatangi lokasi OPM, tidak bisa membeli satu paket sembako yang berisikan beras 3 kg, minyak goreng 1 liter dan gula pasir 1 kg dengan harga Rp 30 ribu.
Seperti yang dikatakan Fitri, salah satu warga Rembige yang bekerja sebagai tukang cuci. Dirinya mengaku, pihak Kelurahan tidak pernah mendatangi warga untuk memberitahu rencana OPM, termasuk pembagian kupon untuk ditukarkan dengan satu paket sembako. Salah seorang PNS yang ikut antre membeli paket sembako di lokasi OPM mengaku, jika dirinya hanya dikasi kupon untuk ditukarkan dalam OPM. Kondisi ini sangat miris, bila melihat masih ada PNS yang ikut membeli paket sembako. Padahal, OPM ini dihajatkan untuk warga yang berpenghasilan rendah.
Terkait adanya PNS yang mendapat kupon paket sembako, Kepala Bidang Perdagangan pada Diskoperindag Kota Mataram Bambang Juni Wartono mengaku tidak mengetahui. Dirinya tidak ikut memantau dilapangan, karena menerima tamu kunjungan kerja DPRD Magelang. Bambang mengutarakan, Diskoperindag telah menyalurkan kupon sebanyak 1000 lembar per Kecamatan. Kalau terjadi penyimpangan pembagian kupon, maka bukan tanggung jawab Diskoperindag. Karena, kupon tersebut dibagi pihak Kecamatan melalui Kelurahan.
Sementara Camat Selaparang, M. Saleh membantah kalau ada PNS yang membeli paket sembako. Kemungkinan PNS membeli sembako, diluar dari paket yang dijual pada OPM. Karena, selain menjual paket sembako, beberapa distributor juga menjual produk dengan harga distributor. Mengenai kupon yang diterima PNS, Saleh menuturkan, kupon tersebut dibagikan pihak Kelurahan. Sehingga, dirinya tidak mengetahui kalau ada PNS yang bisa atau mendapat kupon sembako. (ady)

Comments
Post new comment