Skip to Content

Over Kapasitas, LP Mataram Sudah Harus Dipindah

Mataram (Global FM Lombok) -
 
Lembaga Pemasyarakatan (LP) Mataram sudah melebihi kapasitas penampungan para tahanan serta narapidana. Melihat kondisi LP Mataram yang sudah penuh, komisi III DPR RI meminta agar pemerintah bisa memindahkan lokasi LP agar lembaga tempat membina masyarakat yang berurusan dengan hukum ini bisa lebih layak.

 
” Di LP Mataram over kapasitas sebanyak 46 persen. Bahkan di Sumbawa, LP setempat mengalami over kapasitas hingga mencapai 224 persen. Kasus ini akan menjadi perhatian DPR RI agar anggaran pembangunan LP baru yang lebih luas dan layak bisa dilaksanakan. ” kata Saan Mustofa salah satu anggota komisi III DPR RI saat menggelar dengar pendapat dengan Kapolda, Kajati dan Kepala Kehakiman NTB Kamis (5/8).
 
Menurutnya, didalam APBN Perubahan 2010 ini, sebanyak 700 milyar rupiah digelontorkan oleh Negara untuk memperbaiki kualitas LP diseluruh Indonesia. Negara perlu membangun LP yang lebih memadai karena kasus kejatahan ternyata dinilai meningkat, sehingga banyak para pelaku kejatahatan atau pelanggar hukum yang manjadi penghuni LP tersebut. Ia mencontohkan kasus curanmor dari tahun 2009 ke tahun 2010 ternyata mengalami peningkatan lebih dari 100 persen.
   
Menjawab hal itu, pejabat Kehakiman NTB menegaskan, pemprov NTB sebenarnya sudah menunjuk lokasi sebagai tempat membangun LP yang baru diantaranya di Lingkar Selatan serta di Selagalas. Namun dari kedua lokasi tersebut belum ada lahan yang benar-benar clear. Sebab masih ada lahan yang dimiliki oleh warga, dimana lahan tersebut belum dibebaskan. Namun kedepannya, pihaknya akan berusaha mencari lokasi yang terbaik untuk pembangunan LP Mataram yang layak sesuai dengan undang-undang.   
 
Pemda Harus Penuhi Kebutuhan Dasar
 
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Fahri Hamzah SE memberikan saran kepada pemprov NTB agar tidak melakukan pekerjaan yang bukan tugas utamanya. Yang dimaksud Fahri yakni, Pemprov yang terlalu banyak membuat program pemerintahan dengan mengabaikan pembangunan atau perbaikan kebutuhan pokok masyarakat. Menurutnya pemprov NTB harus memenuhi kebutuhan mendasar masyarakat sehingga upaya percepatan perbaikan ekonomi masyarakat bisa terlaksanana dengan baik.
 
” Pemerintah seharusnya tidak terlalu sibuk mengurusi masalah-masalah yang teknis didalam pemerintahan. Pemprov NTB diminta focus pada pembangunan fasilitas utama sebagai penunjang perbaikan ekonomi masyarakat kedepan. ” ungkap Fahri .
 
Anggota DPR RI Dapil NTB ini mengatakan, focus pemerintah yang terbaik yakni berupaya membangun atau memperbaiki kualitas jalan raya, menyediakan air bersih untuk masyarakat rumah tangga serta membangun pembangkit listrik dengan skala yang besar. Pemda jangan terjebak pada pencanangan program-program yang tidak penting, sebab hal itu bisa berarti sia-sia jika fasilitas pokok tidak diperhatikan dengan baik.
 
Dengan tegas Fahri mengatakan bahwa omong kosong jika kesejahteraan ekonomi masyarakat akan semakin membaik jika penyediaan sarana dan prasarana inti masih belum dapat disediakan dengan maksimal. Provinsi NTB menurutnya, adalah sebuah provinsi yang sedang berkembang dan berusaha mengejar kesetaraan dengan provinsi-provinsi lain di Indonesia yang lebih maju. Karena itu, ia menyarankan agar pemprov mengurangi membuat pencanangan program yang tidak penting untuk selanjutnya focus pada penyediaan fasilitas utama masyarakat.(ris)

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Hadapi Pemilu, PAN NTB Konsolidasi Total

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
DPD PAN NTB sedang melakukan sebuah konsolidasi total dari tingkat daerah hingga tingkat masyarakat terkecil yakni RT. Pihaknya akan melaksanakan Musyawarah Cabang (Muscab) ditingkat kecamatan hingga Muswarah Ranting (Musran) ditingkat desa, pembentukan rayon ditingkat dusun serta sub rayon ditingkat RT.

Dipimpin Sujirman, Fraksi PDIP Absen Ikuti Sidang Paripurna

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Sikap keras fraksi PDI P di DPRD NTB semakin terlihat jelas pada saat sidang paripurna DPRD NTB yang digelar Senin (6/02) pagi dengan agenda pandangan umum fraksi-fraksi terhadap dua raperda prakarsa dewan. Seluruh anggota fraksi PDIP absen mengikuti sidang paripurna. Adapun pandangan umum fraksi PDIP diserahkan kepada Sekretaris Dewan tampa dibacakan lansung didalam forum sidang tersebut.

Musda PAN Lotim Deadlock, DPD Akan Diurus DPW

 Mataram (Global Fm Lombok)-
 
Kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) PAN Lombok Timur (Lotim) yang digelar Minggu (29/01) lalu  berakhir dengan deadlock. Sebagian besar kandidat ketua DPD PAN Lotim memandang kegiatan Musda yang berlansung tidak sah karena sejumlah peserta walk out dari sidang. PAN Lotim akan ditangani secara lansung oleh DPW PAN NTB jika sampai tanggal 31 Januari ini peserta Musda tidak menemui kata sepakat.

Ekonomi

  • Stok Terbatas, Harga Elpiji dan Semen di NTB Masih Tinggi

     Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Setelah harga semen yang terus melambung tinggi beberapa bulan terahir, kini masyarakat kembali dipusingkan dengan harga elpiji 3 kilo gram yang masih limit. Sejumlah pengecer mengaku menjual elpiji sampai 25 ribu per tabung karena limitnya stok yang tersedia. Padahal harga normalnya hanya 15 ribu per tabung. Sementara harga semen sampai saat ini masih berkisar antara 70 sampai 75 ribu rupiah per sak.

  • Iklim Investasi Bagus, Keamanan Daerah Menjadi Penghambat

     Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Iklim investasi di provinsi NTB secara umum mengalami kemajuan. Hal itu terlihat dari hasil survey Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD), dimana posisi provinsi NTB yang semua berada di papan bawah telah terdongkrak ke papan tengah. Salah satu yang membuat tren positif investasi daerah yakni factor infrastruktur yang terus mengalami peningkatan.

  • Pelanggan Broadband Telkomsel di NTB Bertambah 40 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Penggunaan layanan data berbasis pita lebar (broadband) pelanggan Telkomsel tahun 2011 di wilayah Bali dan Nusa Tenggara meningkat 100 persen dibandingkan trafik layanan data tahun 2010. Di mana, broadband tahun 2010 sebesar 1,8 terabyte per hari menjadi 3,5 terabyte per hari tahun 2011. Khusus di NTB, jumlah pelanggan broadband Telkomsel bertambah 40 persen. Melihat prilaku komunikasi pelanggan Telkomsel di NTB, diperkirakan jumlah pengguna layanan broadband tahun 2012 ini akan meningkat 30 persen.