Pasar Seni Senggigi Akan Dihidupkan Kembali
Giri Menang (Global FM Lombok) –
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) NTB, Drs. L. Gita Aryadi, M.Si, mengungkapkan, pihaknya akan terus mewujudkan program Visit Lombok Sumbawa (VLS) 2012 yang telah di launching Presiden RI tanggal 6 juli 2009 lalu. Paling tidak ada 5 alasan VLS dapat diwujudkan, yakni event Tourism Indonesia Mart and Expo (TIME), stabilitas politik yang membaik, pulihnya krisis ekonomi global, investasi di kawasan pariwisata dan adanya Bandara Internasional Lombok (BIL).
” Selain itu, NTB kini telah menjadi provinsi Meeting Incentive Convention and Exhibition (MICE) nasional dan internasional. Akibatnya, jumlah kunjungan wisatawan mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. ” ungkap Drs. L. Gita Aryadi, M.Si, saat menjadi pembicara pada acara pembekalan peningkatan kapasitas aparatur camat se – NTB bidang pariwisata, di The Santosa Villas, Senggigi Lombok Barat (Lobar), Rabu (16/6).
Gita mengutarakan, NTB akan menjadi destinasi pariwisata internasional pada tahun 2012. Disaat itu terjadi, pengeluaran per hari wisatawan domestic (wisdom) ditarget Rp 500 ribu dan wisatawan mancanegara (wisman) US $ 90. Angka financial akan mencapai Rp 8,3 triliun dengan lama tinggal bagi wisdom 5 hari dan wisman 4,5 hari. Selain itu, akan terjadi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) NTB, dan tersediannya lapangan usaha atau kesempatan kerja bagi masyarakat setempat.
Dalam sesi dialog, Gita menegaskan, pihaknya akan kembali menghidupkan pasar seni Senggigi yang dikeluhkan para pelaku wisata dan camat batu layar. Dimana, pasar seni akan disuguhkan berbagai event kesenian yang bisa dilihat para wisatawan yang berkunjung, sehingga para pedagang art shop tidak mengaku rugi, karena sepinya pembeli. Selain itu, kebersihan obyek wisata Senggigi juga perlu kesadaran masyarakat. Sebab, berbagai upaya pemerintah dan pelaku wisata dalam mengatasi masalah sampah itu, tapi masih banyaknya sampah di Senggigi, lebih disebabkan minimnya kesadaran masyarakat setempat. Begitu juga dengan penataan obyek wisata di kabupaten/kota se – NTB yang harus terus dibenahi secara bertahap. (ozi)

Comments
Post new comment