Skip to Content

Paspor Ganda TKI Dihargai Rp 2 Juta

Mataram (Global FM Lombok) –
 
Ketua Apjati NTB, H. Muazzim Akbar mengungkapkan, 60 persen TKI asal NTB yang berangkat kerja ke Malaysia menggunakan paspor ganda. Dimana, paspor ganda tersebut dipatok pihak Imigrasi Mataram dengan harga Rp 1,5-2 juta. Tentunya biaya sebesar itu, sangat tinggi bila dibandingkan dengan biaya paspor bagi TKI, yakni sebesar Rp 120 ribu sebelum kebijakan penggratisan blangko.

 
”  Alasan yang diutarakan pihak Imigrasi Mataram adalah biaya itu akan dipergunakan untuk berita acara dan juga wawancara di kantor wilayah Departemen Hukum dan HAM (Depkumham), sebesar Rp 400 ribu. Sedangkan sisanya tidak diketahui, digunakan untuk apa. ” ungkap Muazzim kepada Reporter Global FM Lombok, dikantornya Jumat (29/1).
 
Muazzim menerangkan, munculnya paspor ganda ini tidak terlepas dari hilangnya paspor TKI yang pernah bekerja di luar negeri. Bahkan, banyak paspor milik TKI yang ditahan majikan di tempat kerjanya. Sehingga, TKI tersebut melarikan diri dan kembali ke daerahnya tanpa membawa paspor. Namun, kejadian-kejadian yang dialami para TKI seperti itu tidak juga dianggap sebagai pelanggaran negara tujuan atau majikan. Seharusnya ada kebijakan dari Depkumham, dalam hal ini pihak Imigrasi untuk mengganti paspor TKI itu tanpa harus membebankan dengan biaya tinggi.
 
Menurutnya, penarikan biaya penggantian paspor ini hanya berlaku di Imigrasi Mataram. Sedangkan, kantor pelayanan Imigrasi lain seperti di Sumbawa tidak lagi membebankan dengan biaya yang tergolong sangat tinggi. Tetapi TKI tersebut cukup melampirkan surat keterangan kehilangan dari Kepolisian. Apjati juga menyoroti masalah jumlah TKI asal NTB yang ditempatkan di negara tujuan, tak sebanding dengan jumlah paspor TKI yang dikeluarkan Imigrasi Mataram. Pada tahun 2009 saja, jumlah TKI yang bekerja di Timur Tengah dan Malaysia mencapai 35 ribu orang. Namun, paspor yang keluar mencapai 200 persen atau sekitar 100 ribu orang.
 
Tudingan mahalnya pembuatan paspor ganda bagi TKI asal NTB, dibantah keras Kepala Kantor Pelayanan Imigrasi Mataram. Melalui Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian (Wasdakim) M. Adnan mengatakan, biaya yang dikenakan bagi TKI yang paspornya hilang atau rusak akibat kelalaian yang bersangkutan, hanya Rp 400 ribu. Itu untuk mengganti biaya pembuatan paspor pengganti atau yang dikenal paspor ganda.
 
” Ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah atau PP nomor 38 tahun 2009, tentang jenis dan tarif atas penerimaan negara bukan pajak yang berlaku di Departemen Hukum dan HAM atau Depkumham. ” tegas Adnan.
 
Adnan menjelaskan, penggantian paspor sebenarnya tidak dipungut biaya. Namun, hal itu hanya berlaku bagi paspor yang telah habis masa berlaku dan akan diperpanjang, serta paspor yang telah penuh halaman. Adnan mengaku kesal dengan sikap calon TKI yang telah memiliki paspor, tetapi hilang karena kelalaian. Dimana, saat akan mengurus kembali paspornya di Imigrasi Mataram, rata-rata calon TKI tersebut tidak mengaku bahwa mereka telah memiliki paspor.
 
” Kalau demikian, maka permohonan paspor baru akan ditolak sistem dan berakibat paspor calon TKI tersebut tidak bisa dicetak. Pasalnya, data calon TKI tersebut sudah tersimpan pada sistem di Depkumham. Kendati calon TKI tersebut, mengubah identitas diri. Namun, di sistem on line pembuatan paspor tidak bisa dimanipulasi sidik jari dan foto TKI tersebut. ” jelasnya.
 
Menurutnya kalau pihak Apjati menginginkan penggratisan biaya paspor ganda, tentunya harus diusulkan ke Depkumham untuk mengubah PP nomor 38 tahun 2009. Karena, yang memiliki kewenangan dan kebijakan itu adalah pusat. Namun yang jelas, kantor Imigrasi Mataram terus melakukan perbaikan dan peningkatan kinerja pelayanan, terhadap warga khususnya bagi calon TKI. Dimana, jika sebelumnya proses pembuatan paspor TKI bisa memakan waktu hingga sepekan. Sekarang ini, dipersingkat menjadi empat hari. ( ady )

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Dipimpin Sujirman, Fraksi PDIP Absen Ikuti Sidang Paripurna

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Sikap keras fraksi PDI P di DPRD NTB semakin terlihat jelas pada saat sidang paripurna DPRD NTB yang digelar Senin (6/02) pagi dengan agenda pandangan umum fraksi-fraksi terhadap dua raperda prakarsa dewan. Seluruh anggota fraksi PDIP absen mengikuti sidang paripurna. Adapun pandangan umum fraksi PDIP diserahkan kepada Sekretaris Dewan tampa dibacakan lansung didalam forum sidang tersebut.

Musda PAN Lotim Deadlock, DPD Akan Diurus DPW

 Mataram (Global Fm Lombok)-
 
Kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) PAN Lombok Timur (Lotim) yang digelar Minggu (29/01) lalu  berakhir dengan deadlock. Sebagian besar kandidat ketua DPD PAN Lotim memandang kegiatan Musda yang berlansung tidak sah karena sejumlah peserta walk out dari sidang. PAN Lotim akan ditangani secara lansung oleh DPW PAN NTB jika sampai tanggal 31 Januari ini peserta Musda tidak menemui kata sepakat.

Aliansi Hijau PBB-PKNU, Upaya Perkuat Politik Jelang Pemilu

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
DPP Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) dan Partai Bulan Bintang (PBB) mendeklarasikan Aliansi Hijau di Jakarta, tanggal 20 Desember lalu. Aliansi Hijau merupakan kesepakatan PKNU dan PBB untuk bergabung dalam format konfederasi secara permanen, dan akan berjuang bersama-sama agar dapat menjadi peserta Pemilihan Umum 2014. Didaerah, Aliansi Hijau ini diupayakan untuk memperkuat posisi tawar politik baik di Pilkada muapun di Pemilu mendatang.

Ekonomi

  • Stok Terbatas, Harga Elpiji dan Semen di NTB Masih Tinggi

     Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Setelah harga semen yang terus melambung tinggi beberapa bulan terahir, kini masyarakat kembali dipusingkan dengan harga elpiji 3 kilo gram yang masih limit. Sejumlah pengecer mengaku menjual elpiji sampai 25 ribu per tabung karena limitnya stok yang tersedia. Padahal harga normalnya hanya 15 ribu per tabung. Sementara harga semen sampai saat ini masih berkisar antara 70 sampai 75 ribu rupiah per sak.

  • Iklim Investasi Bagus, Keamanan Daerah Menjadi Penghambat

     Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Iklim investasi di provinsi NTB secara umum mengalami kemajuan. Hal itu terlihat dari hasil survey Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD), dimana posisi provinsi NTB yang semua berada di papan bawah telah terdongkrak ke papan tengah. Salah satu yang membuat tren positif investasi daerah yakni factor infrastruktur yang terus mengalami peningkatan.

  • Pelanggan Broadband Telkomsel di NTB Bertambah 40 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Penggunaan layanan data berbasis pita lebar (broadband) pelanggan Telkomsel tahun 2011 di wilayah Bali dan Nusa Tenggara meningkat 100 persen dibandingkan trafik layanan data tahun 2010. Di mana, broadband tahun 2010 sebesar 1,8 terabyte per hari menjadi 3,5 terabyte per hari tahun 2011. Khusus di NTB, jumlah pelanggan broadband Telkomsel bertambah 40 persen. Melihat prilaku komunikasi pelanggan Telkomsel di NTB, diperkirakan jumlah pengguna layanan broadband tahun 2012 ini akan meningkat 30 persen.