Pemadaman Listrik Akibat Cuaca Ekstrim
Mataram (Global FM Lombok)-
Manager PT. PLN Cabang Mataram, Taufik Eko Wardiyanto, mengakui seringnya terjadi pemadaman listrik beberapa hari terakhir, baik siang maupun malam hari. Pemadaman listrik tersebut tidak disebabkan kerusakan mesin atau kekurangan daya, tetapi lebih ke factor eksternal, seperti cuaca ekstrim. Akibat cuaca ektrim, seperti angin kencang dan hujan disertai angin yang melanda Indonesia, termasuk pulau Lombok, membuat banyaknya pohon tumbang, sehingga mengganggu jaringan terbuka PLN.
“ Di beberapa tempat, seperti Lombok Timur (Lotim), Lombok Tengah (Loteng), Lombok Utara, Mataram dan Lombok Barat (Lobar) banyak pohon yang tumbang. Jangankan pohon yang tumbang, ranting pohon yang bersentuhan dengan kabel listrik PLN pun dapat membuat gangguan pasokan listrik dan terjadi pemadaman,” ungkap Taufik Eko Wardiyanto, kepada wartawan, di ruang kerjanya, Rabu (25/1).
Eko menerangkan, PLN masih menggunakan jaringan terbuka, sehingga gangguan ekternal memungkinkan terjadi. Salah satu cara meminimalisir gangguan ekternal, yakni menerjunkan Tim Penanggulangan Reaksi Cepat apabila terjadi pohon tumbang yang menimpa jaringan terbuka PLN. Tim tersebut tersebar di 5 unit, seperti Lotim, Praya, Tanjung, Cakra dan Cabang Mataram.
“ Tim terdiri dari 6 orang di masing-masing unit yang ditambah dengan Tim Pelayanan 100 orang yang siap setiap saat. Tadi malam, mereka tidak tidur, karena banyak pohon tumbang yang mengakibatkan pemadaman listrik. Mereka juga melakukan pemangkasan ranting-ranting pohon yang ada kabel listrik PLN. Kami telah berkoordinasi dengan Dinas Pertamanan, Polres dan pihak terkait lainnya untuk melakukan pemangkasan pohon,” terangnya.
Terkait pasokan listrik, Eko menyebutkan, pulau Lombok terdapat sebanyak 146 Mega Watt (MW) dan beban puncak hanya 125 MW. Artinya, di pulau Lombok terdapat surpluse pasokan listrik sebanyak 15 MW. Saat ini, jumlah pelanggan sebanyak 423 ribu, termasuk pelanggan baru sekitar 180 ribu orang.
“ Itulah sebabnya, pemadaman listrik bukan disebabkan kurangnya pasokan listrik. Saya barharap agar masyarakat mengizinkan petugas PLN untuk memangkas ranting-ranting pohon yang terkena kabel listrik di pekarangannya. Hal itu untuk kebaikan pemilik rumah dan masyarakat secara umumnya,” harapnya. (ozi)

Comments
Post new comment