Pembangunan Dilanjutkan, Tinggi Jembatan Tunggu Kajian B2JJN
Mataram (Global FM Lombok)-
Wali Kota Mataram dan Balai Besar Jalan dan Jembatan Nasional (B2JJN) wilayah Bali dan Nusra, telah menyepakati untuk melanjutkan proses pembangunan jembatan Mapak. Namun, kesepakatan yang tercapai itu hanya untuk proses pembangunan di bagian dasar jembatan. Sedangkan, yang menyangkut tinggi jembatan belum diputuskan, karena masih menunggu kajian teknis dari B2JJN.
“ Intinya sudah ada kesepakatan antara Wali Kota Mataram dan B2JJN untuk mengurangi ketinggian jembatan Mapak, sesuai surat review yang diajukan beberapa waktu lalu,” kata Kepala Dinas PU Kota Mataram, H. Mahmudin Tura kepada Global FM di Mataram Selasa (19/7).
Mahmudin menjelaskan dalam surat review tersebut, Wali Kota Mataram meminta agar ketinggian jembatan Mapak maksimal 1,5 meter. Sementara, tinggi jembatan Mapak yang direncanakan dalam detail engginering design (DED) adalah 2,6 meter. Menurutnya DED inilah, yang masih dikaji untuk dilakukan perubahan oleh B2JJN.
Ditempat terpisah, Ketua PPK pada Satker Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) untuk wilayah NTB Burhanudin pun menegaskan, apa yang dikerjakan kontraktor di jembatan Mapak, berdasarkan hasil kesepakatan dengan Wali Kota Mataram. Dimana pengerjaan jembatan tetap dilanjutkan, karena tidak bisa dihentikan begitu saja.
Menurutnya, Kepala B2JJN sendiri telah menanggapi surat review dan akan tetap memperhatikan masalah di sekitar lokasi, seperti talud, jalan masuk pemukiman warga dan beberapa fasilitas umum. Bahkan, B2JJN sedang mempelajari dan mengkaji perubahan desain jembatan dalam hal ini, masalah ketinggian yang menjadi sorotan. (ady)

Comments
Post new comment