Skip to Content

Pembebasan Lahan Bendungan Pandanduri Secara Bertahap

Selong (Global FM Lombok) -

Bupati Lombok Timur (Lotim), H..M. Sukiman Azmy, menuturkan, lahan bendungan Pandanduri dibebaskan secara bertahap, yakni sejak tahun 1995-1996 seluas 11,6 hektar dari APBN. Selama sepuluh tahun prosesnya mengalami kevakuman, baru tahun 2005 dibebaskan lagi seluas 47,69 hektar yang dananya bersumber dari APBD I dan 39,24 hektar dari APBD II. Selanjutnya, tahun 2006 seluas 28,45 hektar dana dari APBD I dan 38,4 hektar dari APBD II.

 
Demikian disebutkan, H..M. Sukisman Azmy, saat memberikan sambutan pada acara groundbreaking Bendungan Pandanduri di di Desa Suwangi Kecamatan sakra Kabupaten Lombok Timur (Lotim), Jum’at (27/5). Sukisman menambahkan, tahun 2007 pemprov NTB melalui dana APBD menambah lagi dengan membebaskan lahan seluas 25,24 hektar dan kabupaten Lotim mampu seluas 31,8 hektar. Tahun 2008 5,58 hektar  kemampuan pemprov dan Lotim mampu 34,97 hektar. Pada tahun 2009, 3,08 hektar dana dari APBD II Lotim dan 2010 21,8 hektar juga dari APBD Lotim.
“Adapun sisanya seluas 141,99 hektar. Tahun 2011 ini, kembali Pemkab Lotim mengalokasikan anggaran Rp 12,5 miliar, dan dari Pemprov NTB 7,5 miliar. Sisa yang belum dibayarkan, kami akan segera membayarnya. Sebelum air bendungan tergenang, semua tanah sudah terbayarkan.”janjinya.

Sebanyak 1.500 Kepala Keluarga (KK) yang terkena imbas dari proyek Pandanduri ini. Dimana terdapat 457 KK tergolong kurang mampu. Pemkab Lotim telah melakukan relokasi warga tersebut. Sebanyak 100 KK direlokasi ke Jeringo kecamatan Suela tahun 2009. Sisanya 357 KK akan diusahakan relokasinya melalui program pengembangan kawasan transimigrasi Gunung Malang Kecamatan Pringgabaya.

Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara (Nusra) I, Ir. Marsono, MM, mengatakan, desain bendungan sudah lama dirancang. Pada tahan pertama pembangunan tahun 2011 ini disampaikan tersedia anggaran Rp 37,6 miliar untuk pembangunan fisik. Total anggaran yang akan dihabiskan Rp 728 miliar itu, waduk Rp 360 miliar, jaringan Rp 160 miliar dan sisanya kebutuhan lain. Manfaat bendungan cukup besar, selain pertanian dan banjir juga bias menjadi daerah wisata dan perikanan darat. (ozi)

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Setelah Rasionalisasi Anggaran KPU NTB, Honor PPK dan PPS Diusulkan Tetap

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggaran untuk KPU NTB yang bersumber dari APBD NTB tahun 2012 memang telah ditetapkan yakni sebesar Rp 8 miliar. Angka ini menurun dari persetujuan awal sebesar Rp10,5 miliar. Pagu anggaran yang dirasionalisasi itu membuat jumlah honor Panitia Pengawas Kecamatan (PPK) serta Panitia Pemungutan Suara (PPS) menjadi turun sekitar 25 persen. Namun belakangan, khusus untuk anggaran honor ini akan diusulkan tetap seperti Pemilu tahun 2009 untuk mengoptimalkan pelaksanaan Pilkada NTB 2013 mendatang.

Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Gelar “Sidang Paripurna” Di Kantor DPRD NTB

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Aksi unjuk rasa guna menolak kenaikan harga BBM terus berlanjut di Mataram. Jumat (30/03) pagi ratusan mahasiswa yang berasal dari PMII dan HMI MPO Mataram menggelar unjuk rasa di simpang empat BI Mataram serta di kantor DPRD NTB. Karena kesal tidak menemui anggota dewan, perwakilan pengunjuk rasa menggelar “sidang paripurna” di salah satu ruang komisi di DPRD NTB.

Fachri Hamzah : TGB Susah Dikalahkan

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggota DPR RI Fachri Hamzah menilai, TGH M Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) susah dikalahkan dalam Pemilukada Gubernur NTB tahun 2013 mendatang. Posisi TGB memang masih sangat kuat karena ia merupakan calon incumbent, ia menjadi tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh politik serta tokoh akademik. Namun  apakah semua gelar  ketokohan itu sudah bvermanfaat bagi rakyat?

Ekonomi

  • Telkomsel Layani 50 Kampung Media di NTB

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Telkomsel telah melayani 50 Kampung Media yang tersebar di kabupaten/kota se-NTB. Di mana, Telkomsel memberikan perangkat modem internet, router wi-fi dan kartu perdana Flash Unlimited serta Kartu Halo kepada para komunitas Kampung Media. Kampung Media merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB yang dilaksanakan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) NTB. Jadi program tersebut telah berjalan sejak tahun 2009 silam.

  • Minim, Pengusaha NTB Salurkan Zakat Melalui Bazda

    Mataram (Global FM Lombok) –
     
    Ketua Harian Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) NTB, TGH. M. Anwar, MZ, mengatakan, para pengusaha di NTB sangat minim menyalurkan zakatnya melalui Bazda baik kabupaten/kota hingga provinsi. Selama ini, para pengusaha NTB menyalurkan zakatnya langsung kepada masyarakat sehingga terkadang menimbulkan masalah. Berbeda dengan Bazda sebagai lembaga resmi yang dibentuk pemerintah. Di mana, penyalurannya dipastikan berjalan baik karena mendapat pengamanan ekstra dari kepolisian dan pihak terkait lainnya.

  • Maret – April, Penjualan Kartu AS Lombok Melonjak 176 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Head of Telkomsel Branch Mataram, Erwien Kusumawan, mengungkapkan, dalam kurun waktu dua bulan, yakni Maret hingga April 2012, tercatat penjualan kartu AS Lombok meningkat lebih dari 167 persen. Peningkatan penjualan itu berandil besar terhadap peningkatan pendapatan sekitar 50 persen. Dengan peningkatan penjualan itu, memberikan kontribusi terhadap peningkatan jumlah pelanggan kartu AS Lombok lebih seribu persen atau 10 kali lipat.