Pemberdayaan WB Diusulkan Tidak Saja di Dikpora NTB
Mataram (Global FM Lombok) -
Ketua Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) Latansa Kamasan Monjok Mataram, Ismul Hidayat, mengusulkan agar Gubernur NTB dapat memberdayakan warga belajar (WB) yang sudah dibelajarkan, tidak saja terpusat pada program di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) NTB. Tapi, pemberdayaan WB hendaknya bisa diintegritaskan dengan program yang ada di dinas instansi terkait lainnya.
” Sebagai contoh, WB yang memiliki keterampilan, hendaknya juga bisa dibina di dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag). ” kata Ismul Hidayat, saat berdialog dengan Gubernur NTB, TGH. M. Zainul Majdi, MA, dan Kadis Dikpora NTB, H. L. Syafi’i, di Ruang Rapat Utama (RRU) Kantor Gubernur NTB, Senin (6/9).
Hidayat menjelaskan, selama ini program PKBM yang memiliki WB berketrampilan, belum bisa diakomodir ke program lain di dinas lain. Hal itu disebabkan, dinas diluar Dikpora NTB juga memiliki masyarakat binaan sendiri, sehingga WB yang bernaung di PKBM belum bisa diakomodir. Adanya integeritas program dari dinas lain untuk para WB hiharapkan akan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui keterampilan yang dimiliki.
Tutor pemenang karya tulis KF juara II nasional asal Tanjung Karang Ampenan Mataram, Nurul Islamyati, mengusulkan, metode pengajaran WB melalui program 32 hari yang dilaksanakan Pemprov NTB, hendaknya dapat diseragamkan. Beberapa diantaranya, yakni WB bisa diberikan materi yang dekat dengannya, seperti mengenal anggota tubuh, sehigga daya ingat WB akan pelajaran itu lebih lama. Selain itu, WB juga hendaknya dibelajarkan dengan alat – alat ajar yang berwarna, karena selain menarik minat baca, WB juga lebih cepat menangkap pelajarannya.
Menanggapi usulan tersebut, Gubernur NTB, TGH. M. Zainul Majdi, MA, menegaskan, program pendidikan KF bertujuan untuk mengentaskan buta aksara bagi masyarakat NTB. Apabila masyarakat sudah melek huruf, maka selanjutnya akan diberdayakan melalui program – program pemerintah. Dalam hal ini, integritas program diluar Dikpora NTB direspon positif dan akan ditindaklanjuti. Mengenai metode pembelajaran bagi WB juga akan dilengkapi, sehingga masyarakat bisa dengan cepat menangkap pelajaran yang diberikan. (ozi)

Comments
Post new comment