Pembukaan Ruas Jalan Baru Terkendala Dana
Mataram (Global FM Lombok) -
Kepala Dinas PU Kota Mataram, H. Makbul Ma’sum mengakui, hampir empat tahun terakhir tidak ada program pembukaan ruas jalan baru di Kota Mataram. Ini dikarenakan, butuh biaya yang cukup besar kalau akan membuka ruas jalan baru. Khususnya, berkaitan dengan pembebasan tanah warga yang terkena dampak.
” Karena, kalau masalah konstruksi jalan baik buka baru dan pelebaran masih bisa dikoordinasikan dengan Dinas PU propinsi NTB. Terakhir pembukaan jalan dilakukan tahun 2006 di Kebon Talo sepanjang 1,3 KM. ” kata H. Makbul Ma’shum yang dikonfirmasi Reporter Global FM Lombok jumat (5/2).
Makbul mengungkapkan, sebenarnya Dinas PU telah memprogramkan pembukaan ruas jalan baru sejak tahun 2005. Diantaranya, jalan dari Monjok menuju jalan Jendral Sudirman sejauh 1,2 KM, jalan Panji Tilar ke Jempong dan tembus lingkar selatan sepanjang 1,1 KM serta jalan Dakota sepanjang 700 meter ke arah jalan Adi Sucipto. Maksud dibuka ruas jalan Dakota, untuk memecah keramaian di perempatan Rembige yang menuju ke Gunung Sari, Lombok Barat.
” Namun, program itu belum bisa dilaksanakan karena terkendala anggaran pembebasan lahan dan PT. Angkasa Pura belum merekomendasikan pembukaan ruas jalan di bagian timur landasan Bandara Selaparang. ” ungkapnya.
Menurutnya, masyarakat yang terkena dampak pembukaan ruas jalan baru sangat respon. Karena, masyarakat juga yang akan merasakan manfaat yang cukup besar dari jalan baru tersebut. Ini terlihat dari berbagai sosialisasi yang dilakukan Pemkot Mataram, warga tak mempersoalkan masalah harga pembebasan atau ganti rugi tanah. Makbul berharap, pada tahun anggaran mendatang pihaknya dapat merealisasikan pembukaan ruas jalan baru di Kota Mataram.
Seperti diketahui, Wakil Ketua DPRD Kota Mataram H. Didi Sumardi mengatakan, dampak secara tak langsung dari kemacetan dan kepadatan kendaraan yang terjadi di kota ini, akibat tidak adanya ruas jalan baru. Padahal, seharusnya dalam setahun dibuka ruas jalan baru untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan. ( ady )

Comments
Post new comment