Pemkot Mataram Siapkan Rp 100 Juta untuk Vaksinasi Unggas
Mataram (Global FM Lombok)-
Pemkot Mataram akan menggelontorkan dana senilai Rp 100 juta, untuk membeli vaksin suspeck flu burung. Dana sebesar itu, diambil dari pos anggaran dana tak terduga. Suspeck flu burung ini telah menjadi kejadian luar biasa (KLB) di Lombok, maka pihaknya berharap agar penggunaan dana tak terduga bisa disetujui Legislatif. Eksekutif pun akan mengajukan surat permakluman ke DPRD Kota Mataram, terkait penggunaan dana tak terduga untuk pengadaan vaksin.
“Pemkot Mataram tetap melakukan langkah antisipasi paska hasil positif atas uji sampel darah ayam yang mati mendadak di Lombok Tengah dan Lombok Timur,” kata Sekda Kota Mataram, HL. Makmur Said pada wartawan di kantornya Rabu (26/10).
Saat ditanya mengenai hasil uji sampel ayam mati di Mataram, Makmur menegaskan, sampai saat ini Pemkot Mataram belum menerima hasil pemeriksaan dari laboratorium kesehatan Denpasar. Pihaknya tak akan menutup-nutupi hasil uji sampel, kalau memang ayam yang mati mendadak dinyatakan positif flu burung, maka akan disampaikan pada masyarakat.
Ditempat terpisah, Kepala Dinas Pertanian Kelautan dan Perikanan Kota Mataram HL. Mazhuriadi mengatakan, mulai Kamis (27/10), pihaknya akan memvaksinasi ayam di 42 lokasi dari 60 lingkungan yang ditemukan ayam mati mendadak. Pemberian vaksin ini, akan dilakukan hingga 30 Oktober mendatang.
Sedikitnya, ada tujuh lingkungan yang dinyatakan suspeck A flu burung dan terbanyak di Cakranegara. Dirincikan, lingkungan Getap Barat, Sapta Marga, Kebon Roek Timur, Bebidas, Petemon, Kebon Bawak Timur dan Nyangget. Hingga kemarin, kata Mazhuriadi, jumlah ayam yang mati mendadak di Kota Mataram mencapai 1.934 ekor. (ady)

Comments
Post new comment