Skip to Content

Pemkot Setuju PKL Pejanggik Jadi Central Wisata Kuliner

Mataram (Global FM Lombok) -
 
Pengurus Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Kota Mataram, melakukan pertemuan dengan Wali Kota Mataram HM. Ruslan diruang kerjanya selasa pagi. Dalam kesempatan itu, ungkap Ketua APKLI Kota Mataram M. Nur Rahmat, Wali Kota sangat mendukung langkah yang akan dilakukan APKLI, berupa penataan PKL khususnya yang ada di jalan Pejanggik. Dengan menyeragamkan warna lapak seluruh PKL.

 
” Tidak hanya ditata dan diseragamkan, tetapi kawasan tersebut nantinya akan dijadikan sebagai central wisata kuliner. APKLI ingin mengubah imets sebagian masyarakat, yang menilai bahwa kawasan yang dijadikan tempat usaha PKL terkesan kumuh dan semrawut. ” kata M. Nur Rahmat, kepada wartawan, Selasa (19/5).
 
Rahmat mengungkapkan, untuk menata dan menyeragamkan lapak PKL kawasan Pejanggik, pihaknya juga bekerja sama dengan salah satu produsen minuman ringan. Keinginan dari APKLI, kedepan PKL yang berjualan dikawasan Pejanggik akan dikhususkan untuk jual makanan khas daerah ini, seperti ayam taliwang. Sedangkan, bagi masyarakat atau para wisatawan yang hobi makan soto, rencananya jalan AA. Gde Ngurah dipersiapkan untuk PKL khusus jual soto. Dengan demikian, masyarakat sudah ada gambaran kawasan mana yang akan didatangi untuk menikmati makanan bersama keluarga atau sahabat.
 
Menurut Rahmat, Wali Kota Mataram juga mengharapkan agar APKLI dapat meningkatkan peran dalam membina PKL yang ada di Kota Mataram. Mengingat, PKL adalah penyumbang pertumbuhan ekonomi Kota Mataram terbesar. Sehingga, Kota Mataram bisa disejajarkan dengan kota-kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Surabaya dan Semarang.
 
Ditempat yang sama Camat Cakranegara H. Ahsanul Khalik menerangkan, PKL adalah bagian dari potensi yang dimiliki Kota Mataram dan sudah sepantutnya mendapat binaan. Dijadikannya kawasan Pejanggik sebagai central wisata kuliner, semakin mencerminkan visi Kecamatan Cakranegara Bersinar (Bersih, Cerah, Indah, Aman dan Religius). Khalik mengaku, selaku penanggungjawab Pemerintah ditingkat Kecamatan pihaknya juga akan membersihkan berbagai jenis pumutan, yang tidak diketahui pihak yang memungut tetapi sering dikeluhkan para PKL. (ady)

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Hadapi Pemilu, PAN NTB Konsolidasi Total

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
DPD PAN NTB sedang melakukan sebuah konsolidasi total dari tingkat daerah hingga tingkat masyarakat terkecil yakni RT. Pihaknya akan melaksanakan Musyawarah Cabang (Muscab) ditingkat kecamatan hingga Muswarah Ranting (Musran) ditingkat desa, pembentukan rayon ditingkat dusun serta sub rayon ditingkat RT.

Dipimpin Sujirman, Fraksi PDIP Absen Ikuti Sidang Paripurna

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Sikap keras fraksi PDI P di DPRD NTB semakin terlihat jelas pada saat sidang paripurna DPRD NTB yang digelar Senin (6/02) pagi dengan agenda pandangan umum fraksi-fraksi terhadap dua raperda prakarsa dewan. Seluruh anggota fraksi PDIP absen mengikuti sidang paripurna. Adapun pandangan umum fraksi PDIP diserahkan kepada Sekretaris Dewan tampa dibacakan lansung didalam forum sidang tersebut.

Musda PAN Lotim Deadlock, DPD Akan Diurus DPW

 Mataram (Global Fm Lombok)-
 
Kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) PAN Lombok Timur (Lotim) yang digelar Minggu (29/01) lalu  berakhir dengan deadlock. Sebagian besar kandidat ketua DPD PAN Lotim memandang kegiatan Musda yang berlansung tidak sah karena sejumlah peserta walk out dari sidang. PAN Lotim akan ditangani secara lansung oleh DPW PAN NTB jika sampai tanggal 31 Januari ini peserta Musda tidak menemui kata sepakat.

Ekonomi

  • Stok Terbatas, Harga Elpiji dan Semen di NTB Masih Tinggi

     Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Setelah harga semen yang terus melambung tinggi beberapa bulan terahir, kini masyarakat kembali dipusingkan dengan harga elpiji 3 kilo gram yang masih limit. Sejumlah pengecer mengaku menjual elpiji sampai 25 ribu per tabung karena limitnya stok yang tersedia. Padahal harga normalnya hanya 15 ribu per tabung. Sementara harga semen sampai saat ini masih berkisar antara 70 sampai 75 ribu rupiah per sak.

  • Iklim Investasi Bagus, Keamanan Daerah Menjadi Penghambat

     Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Iklim investasi di provinsi NTB secara umum mengalami kemajuan. Hal itu terlihat dari hasil survey Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD), dimana posisi provinsi NTB yang semua berada di papan bawah telah terdongkrak ke papan tengah. Salah satu yang membuat tren positif investasi daerah yakni factor infrastruktur yang terus mengalami peningkatan.

  • Pelanggan Broadband Telkomsel di NTB Bertambah 40 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Penggunaan layanan data berbasis pita lebar (broadband) pelanggan Telkomsel tahun 2011 di wilayah Bali dan Nusa Tenggara meningkat 100 persen dibandingkan trafik layanan data tahun 2010. Di mana, broadband tahun 2010 sebesar 1,8 terabyte per hari menjadi 3,5 terabyte per hari tahun 2011. Khusus di NTB, jumlah pelanggan broadband Telkomsel bertambah 40 persen. Melihat prilaku komunikasi pelanggan Telkomsel di NTB, diperkirakan jumlah pengguna layanan broadband tahun 2012 ini akan meningkat 30 persen.