Pemprov Komitmen Tata 1000 PKL Sepanjang Jalan Nasional
Mataram (Global FM Lombok)-
Wakil Gubernur NTB H Badrul Munir menegaskan, pemprov NTB tetap berkomitmen untuk menata seribu Pedagang Kaki Lima atau Pedagang Kreatif Lapangan (PKL) sepanjang jalan nasional dari Mataram sampai Kabupaten Bima. Pola penataan seperti ini akan berkontribusi positif terhadap pariwisata serta pertumbuhan ekonomi masyarakat. Beraneka ragam barang yang disiapkan oleh PKL mulai dari kuliner hingga produk-produk lokal.
Wakil Gubernur saat memberikan sambutan dalam kegiatan pembukaan pameran proyek Jerman – Indonesia (JERIN) yang berlansung di Arena Budaya Unram, Senin (16/01) pagi menjelaskan, masyarakat didaerah memiliki potensi yang melimpah untuk dikembangkan. Tinggal pemerintah serta pihak swasta mendorong potensi itu agar mampu menghasilkan nilai jual untuk ksejahteraan masyarakat.
Ia mengklaim, program unggulan Pemprov NTB seperti sapi, jagung dan rumput laut (Pijar) sudah menunjukkan progress dan tren yang positif. Namun yang menjadi kendala adalah minimnya pengolahan dari semua produk yang dihasilkan program tadi. Jika industri skala kecil dan UMKM mampu mengolah produk turunan dari program Pijar tersebut, maka akan semakin banyak tenaga kerja yang akan mampu terserap.
Dihadapan Kepala Kerjasama Pembangunan Kudutaan Besar Federal Jerman untuk Indonesia, Andreas Beckermann beserta jajarannya, Wakil Gubernur menerangkan karakreristik swasta di NTB dengan di provinsi lain. Di NTB, kalangan swasta masih sangat bergantung pada anggaran dari APBD atau APBN, artinya orientasi usaha tergantung dari pemerintah.
Jikasaja, swasta mampu membuka usaha diluar bantuan anggaran pemerintah, maka orientasi pada PDRB semakin besar. Artinya sector ini akan banyak menyerap tenaga kerja yang berada diluar perhitungan pemerintah. Ia berharap, dari program JERIN ini, pihak swasta akan semakin berkembang pesat didalam daerah(ris)-

Comments
Post new comment