Pemuda NTB Tolak Tindakan Anarkisme Berbau SARA
Mataram (Global FM Lombok)-
Puluhan pemuda NTB dari Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), Serikat Tani Nasional (STN) dan Lembaga Advokasi Rakyat untuk Demokrasi (LARD), menolak tegas aksi anarkisme yang disebabkan perbedaan Suku, Agama dan Ras (SARA) antar golongan. Hal itu menyusul adanya isu yang menyebar di tengah masyarakat melalui SMS. Isu semacam itu akan memecah belah persatuan dan kesatauan bangsa Indonesia. Padahal, rakyat Indonesia hidup dengan harmonis berdasarkan Pancasila dan UUD 45.
“ Kami keberatan jika moment Sumpah Pemuda ini dimanfaatkan orang-orang yang ingin memecah belah rakyat Indonesia melalui isu sampah. Kami pemuda dan rakyat Indonesia cinta perdamaian dan persatuan. Mari kita isi kemerdekaan ini dan berjuang mencapai masyarakat adil dan makmur,” tegas Koordinator Aksi, Ahmad Rifai, saat berorasi di Depan Kantor Gubernur NTB, Jum’at (28/10).
Pantauan Reporter Global FM Lombok, suasana di Kota Mataram terlihat cukup aman dan kondusif. Tidak ada Tabliq Akbar dan aksi anarkis setelah sholat Jum’at berjamaah terjadi. Beberapa toko yang semula akan tutup, terlihat buka seperti biasa, meski ada beberapa toko terlihat tutup. Tidak terlihat juga pengerahan massa besar-besaran seperti yang diisukan. Arus lalu lintas jalan di beberapa ruas Kota Mataram terlihat lancar dan masyarakat beraktifitas seperti biasa.
Kendati demikian, memang terlihat beberapa aparat kepolisian dan anggota TNI berjaga-jaga di beberapa Gereja, Sekolah Kristen dan titik-titik tertentu. Mereka membawa senjata laras panjang dan membawa Handy Talky (HT). Tampak juga aparat yang berpakain preman melakukan patroli menggunakan speda motor dan mobil.
Ada laporan juga bahwa ada orang menggunakan sepeda motor yang dikejar warga, karena menyebar informasi adanya kerusuhan di salah satu tempat. Redaksi Global FM Lombok juga kebanjiran SMS dan Telepon dari masyarakat yang menanyakan isu adanya kerusuhan di beberapa titik Kota Mataram. (ozi)

Comments
Post new comment