Penggunaan Air untuk Hotel dan Masyarakat Harus Seimbang
Mataram (Global FM Lombok) -
Distribusi air bersih khususnya di kawasan wisata Lombok harus tetap menjadi perhatian pemerintah. Volume kebutuhan air bersih di kawasan perhotelan di Senggigi mislanya semakin tinggi setiap tahun. Jangan sampai kondisi seperti ini akan mengorbankan kepentingan penduduk setempat karena terbatasnya pasokan air yang berasal dari PDAM. Karena itulah distribusi air untuk perhotelan dan masyarakat umum harus diseimbangkan.
” Pengatuiran debit air dikawasan pariwisata memang harus dilakukan. Menurutnya, tingkat konsumsi air bersih untuk hotel di kawasan Senggigi terbilang cukup tinggi. Ia mencontohkan Hotel Sheraton menghabiskan air bersih hingga 11.000 M3 perbulan. Sementara sejumlah hotel berbintang lainnya mengkonsumsi tidak kurang dari 3000 M3 air bersih perbulan. ” kata anggota komisi III DPRD NTB Suharto ST,MM kepada Global Fm Lombok dikantor DPRD NTB kamis (19/2).
Menurut Suharto, pemerintah daerah selama ini tidak pernah mempublikasikan kepada masyarakat terkait dengan berapa jumlah atau volume debit air yang disalurkan kepada masyarakat serta untuk kawasan perhotelan. Karena selama ini air aliran PDAM dikalangan rumah tangga dirasakan sudah sangat terbatas. Jika pada waktu- waktu tertentu seperti pagi hari atau menjelang malam terkadang masyarakat tidak menemukan ada air yang mengalir di dalam rumah tanggnya.
Memang diakui Suharto, distribusi air bersih untuk kawasan perhotelan sangat penting serta tidak boleh terabaikan. Sebab khusus di kabupaten Lombok Barat (Lobar), Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sector pariwisata sangat mendominasi uakni lebih dari 60 persen. Akan tetapi yang perlu dijaga adalah kelansungan debit air yang sesuai dengan kebutuhan hotel, artinya pihak hotel tidak mengkonsumsi air terlalu berlebihan diluar standar kebutuhannya. Sebab hal itu akan berakibat pada menurunnya volume air bersih yang mengalir ke masyarakat.
Berangkat dari hal itu, ketua Fraksi Nurani Bangkit Reformasi meminta kepada pemerintah daerah agar tetap menjaga sumber mata air di pulau Lombok yang kabarnya sudah banyak yang menyusut dari tahun ketahun. Jika debit mata air terus menyusut sementara tingkat kebutuhan semakin meningkat hal ini akan membuat krisis air bersih tidak terhindarkan. Pemerintah daerah diminta tarus melakukan perbaikan kualitas mata air agar persediaan air bersih akan tetap terjamin.(ris)

Comments
Post new comment