Skip to Content

Penghuni Rusunawa Harus Membaur dengan Warga di Selagalas

Mataram (Global FM Lombok)-
 
Rusunawa Selagalas akhirnya diresmikan Wali Kota Mataram, Sabtu pagi. Dalam sambutannya, Wali Kota Mataram H. Ahyar Abduh mengatakan, rusunawa ini sudah lama dinantikan. Karena, secara fisik bangunan ini sebenarnya sudah tuntas pembangunannya sejak September 2010 lalu. Namun untuk kesempurnaan, masih membutuhkan waktu yang tidak singkat. Seperti penyediaan listrik, pagar keliling, taman dan air bersih.

 
Dimana itu semua membutuhkan dana yang tak kecil. Ahyar pun berharap, penghuni rusunawa nantinya bisa bersosialisasi dengan warga dilingkungan sekitar Selagalas. Beroperasinya rusunawa Selagalas sejalan dengan program Pemkot Mataram, untuk merelokasi warga yang tinggal di rumah yang tidak layak huni. Untuk diketahui, rusunawa juga akan dibangun dibelakang GOR Turide dan Bagek Kembar.
 
Ahyar juga mengingatkan penghuni, agar dapat memanfaatkan rusunawa ini dengan baik dan benar. Dan yang tak kalah penting lagi, penghuni dilarang menjual atau memindahkan sewa pada pihak ketiga. Politisi Partai Golkar ini menerangkan, apa yang dibangun di Kota Mataram merupakan satu kesungguhan Pemkot dalam memikirkan peningkatan kesejahteraan masyarakatnya.
 
“ Saya akui, sejauh ini masih ada 1.000 rumah tak layak huni dari total 2.080 unit. Namun, pada tahun ini Pemkot telah melakukan rehab rumah tersebut sebanyak 1.140 unit. Dan direncanakan, sisanya akan dituntaskan di tahun 2013 mendatang,” paparnya.
 
Sementara itu, Kepala Dinas PU Kota Mataram H. Mahmudin Tura mengatakan, rusunawa yang diresmikan ini memiliki luas 6 ribu m2 atau satu twin blok, dengan jumlah rumah tipe 21 sekitar 99 unit. Rusunawa Selagalas dibangun dari dana Kementerian PU, yang nilainya mencapai 11,7 milyar dan ditambah dana APBD sebesar Rp 993,8 juta. Saat ini jumlah warga yang telah penuhi syarat menempati rusunawa sebanyak 68 KK, dan 34 KK diantaranya warga disekitar Selagalas.
 
Masalah tarif huni rusunawa, Mahmudin menjelaskan, untuk sementara masih berdasarkan hasil kesepakatan para penghuni, yang tergabung didalam paguyuban penghuni rusunawa Selagalas. Menurutnya, berdasarkan aturan, maka penetapan tarif rusunawa harus tertuang dalam peraturan daerah (Perda), bukannya Perwal seperti yang selama ini direncanakan. Sehingga, perda ini yang sedang disusun dan ditargetkan awal 2012 sudah ditetapkan. (ady)

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Setelah Rasionalisasi Anggaran KPU NTB, Honor PPK dan PPS Diusulkan Tetap

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggaran untuk KPU NTB yang bersumber dari APBD NTB tahun 2012 memang telah ditetapkan yakni sebesar Rp 8 miliar. Angka ini menurun dari persetujuan awal sebesar Rp10,5 miliar. Pagu anggaran yang dirasionalisasi itu membuat jumlah honor Panitia Pengawas Kecamatan (PPK) serta Panitia Pemungutan Suara (PPS) menjadi turun sekitar 25 persen. Namun belakangan, khusus untuk anggaran honor ini akan diusulkan tetap seperti Pemilu tahun 2009 untuk mengoptimalkan pelaksanaan Pilkada NTB 2013 mendatang.

Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Gelar “Sidang Paripurna” Di Kantor DPRD NTB

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Aksi unjuk rasa guna menolak kenaikan harga BBM terus berlanjut di Mataram. Jumat (30/03) pagi ratusan mahasiswa yang berasal dari PMII dan HMI MPO Mataram menggelar unjuk rasa di simpang empat BI Mataram serta di kantor DPRD NTB. Karena kesal tidak menemui anggota dewan, perwakilan pengunjuk rasa menggelar “sidang paripurna” di salah satu ruang komisi di DPRD NTB.

Fachri Hamzah : TGB Susah Dikalahkan

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggota DPR RI Fachri Hamzah menilai, TGH M Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) susah dikalahkan dalam Pemilukada Gubernur NTB tahun 2013 mendatang. Posisi TGB memang masih sangat kuat karena ia merupakan calon incumbent, ia menjadi tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh politik serta tokoh akademik. Namun  apakah semua gelar  ketokohan itu sudah bvermanfaat bagi rakyat?

Ekonomi

  • Telkomsel Layani 50 Kampung Media di NTB

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Telkomsel telah melayani 50 Kampung Media yang tersebar di kabupaten/kota se-NTB. Di mana, Telkomsel memberikan perangkat modem internet, router wi-fi dan kartu perdana Flash Unlimited serta Kartu Halo kepada para komunitas Kampung Media. Kampung Media merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB yang dilaksanakan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) NTB. Jadi program tersebut telah berjalan sejak tahun 2009 silam.

  • Minim, Pengusaha NTB Salurkan Zakat Melalui Bazda

    Mataram (Global FM Lombok) –
     
    Ketua Harian Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) NTB, TGH. M. Anwar, MZ, mengatakan, para pengusaha di NTB sangat minim menyalurkan zakatnya melalui Bazda baik kabupaten/kota hingga provinsi. Selama ini, para pengusaha NTB menyalurkan zakatnya langsung kepada masyarakat sehingga terkadang menimbulkan masalah. Berbeda dengan Bazda sebagai lembaga resmi yang dibentuk pemerintah. Di mana, penyalurannya dipastikan berjalan baik karena mendapat pengamanan ekstra dari kepolisian dan pihak terkait lainnya.

  • Maret – April, Penjualan Kartu AS Lombok Melonjak 176 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Head of Telkomsel Branch Mataram, Erwien Kusumawan, mengungkapkan, dalam kurun waktu dua bulan, yakni Maret hingga April 2012, tercatat penjualan kartu AS Lombok meningkat lebih dari 167 persen. Peningkatan penjualan itu berandil besar terhadap peningkatan pendapatan sekitar 50 persen. Dengan peningkatan penjualan itu, memberikan kontribusi terhadap peningkatan jumlah pelanggan kartu AS Lombok lebih seribu persen atau 10 kali lipat.