Skip to Content

Pergoki Istri Selingkuh Dikamar Hotel, Seorang Suami Lapor Polisi

Mataram (Global FM Lombok) -
 
Kecurigaan Taufik (43), warga Bendega Tanjung Karang, Sekarbela, Mataram tentang perselingkuhan istrinya, IF (39) dengan Pria Idaman Lain (PIL) akhirnya terbukti setelah memergoki istrinya tengah berduaan didalam salah satu kamar Hotel Tirtasari, Desa Karang Dima, kecamatan Labuan Badas, Kabupaten Sumbawa, pada tanggal 19 November 2009 lalu. Setelah menyaksikan pemandangan yang menyakitkan hatinya itu, ia akhirnya memutuskan untuk melaporkan kejadian itu ke Mapolres Sumbawa.
 
Taufik, ketika ditemui wartawan di Ampenan, beberapa waktu lalu, menuturkan, kecurigaannya mulai muncul sejak tanggal 3 maret 2009 lalu pasca pengajuan cerai oleh istrinya untuk yang pertama kali dengan alasan tidak pernah diberikan nafkah bathin. Padahal, menurut Taufik, saat itu dirinya tengah sibuk mengurus pekerjaan proyek mengingat profesinya sebagai seorang kontraktor. Terlebih lagi, istrinya sering pulang hingga larut malam melebihi masa kerjanya. Padahal, jam kerjanya yang rutin dimulai sejak jam 8 pagi hingga jam 6 sore. Namun istrinya selalu pulang hingga menjelang pukul 12 malam. Selain itu, dua hari masa liburannya setiap minggu menurut Taufik, selalu dimanfaatkan untuk keluar dengan alasan pertemuan urusan pekerjaan.
 
Sekitar pertengahan November 2009 lalu, lanjut Taufik, istrinya memberitahukan maksudnya hendak pulang ke Sumbawa dengan alasan untuk mengembalikan obat. Karena curiga, Taufik diam-diam membuntuti istrinya ke Sumbawa. Ditengah perjalanan ia sempat menyaksikan istrinya bertemu dengan seorang laki-laki menggunakan sebuah sepeda motor Yamaha Mio warna hitam dan selanjutnya pergi berboncengan menuju hotel Tirtasari, Sumbawa Besar. Namun, ditengah perjalanan tuturnya, dirinya sempat kehilangan jejak. Namun, dengan sedikit strategi, akhirnya Tufik berhasil mencium kembali keberadaan istrinya yang saat itu sedang bersama seorang laki-laki berinisial ATS alias Oki, warga Sumbawa Besar yang kemudian diketahui meluncur menuju hotel.
 
Mengetahui istrinya bersama laki-laki lain didalam kamar hotel, Taufik mencoba untuk menggedor pintu kamar. Begitu pintu dibuka, tegasnya, nyaris terjadi baku hantam antara Taufik dan laki-laki teman selingkuh istrinya itu. Namun Taufik berusaha menghindari pertengkaran agar tidak menimbulkan permasalahan baru. Selanjutnya, Taufik melaporkan dugaan perjzinahan tersebut kepada Mapolres Sumbawa. Aparatpun langsung menuju TKP untuk mengamankan sepasang laki perempuan tanpa status yang tengah bermesraan didalam kamar hotel tersebut. Selain itu, petugas juga mengamankan barang bukti berupa sprey tempat tidur yang telah ternoda beserta buku nikah milik Taufik dan istrinya yang sah.
 
Laporan resmi dugaan perzinahan itu diterima KSPK III Polres Sumbawa, Ipda M Bambang SW, tertanggal 19 November 2009. Didalam surat laporan resmi bernomor STPL/767/XI/2009/res Sumbawa itu, Taufik menyebutkan dugaan perzinahan istrinya dengan laki-laki lain itu dilakukan pada tanggal 19 November 2009 pukul 23.55 wita disalah satu kamar Hotel Tirtasari, desa karang Dima, kecamatan Labuan badas kabupaten Sumbawa. Dua orang saksi dari anggota Kepolisian juga diajukan, masing-masing Nyimas Sri Mulyanisngsih dan Niadek Dwi Puspitarini.
 Dari hasil pemeriksaan aparat Kepolisian, tesangka IF dan pasangan selingkuhnya juga mengakui perbuatannya setelah ditunjukkan bukti dan saksi-saksi yang ada. Namun hingga saat ini proses hukum kasus dugaaan perzinahan tersebut belum bisa diselesaikan aparat Kepolisan Polres Sumbawa sejak peristiwa perzinahan itu terjadi sekitar tiga bulan lalu. Sementara itu, Taufik dan istrinya saat ini tengah menjalani proses sidang gugatan cerai yang lebih dahulu dilayangkan oleh pihak istrinya di Pengadilan Agama kota Mataram. (Lan)

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Hadapi Pemilu, PAN NTB Konsolidasi Total

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
DPD PAN NTB sedang melakukan sebuah konsolidasi total dari tingkat daerah hingga tingkat masyarakat terkecil yakni RT. Pihaknya akan melaksanakan Musyawarah Cabang (Muscab) ditingkat kecamatan hingga Muswarah Ranting (Musran) ditingkat desa, pembentukan rayon ditingkat dusun serta sub rayon ditingkat RT.

Dipimpin Sujirman, Fraksi PDIP Absen Ikuti Sidang Paripurna

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Sikap keras fraksi PDI P di DPRD NTB semakin terlihat jelas pada saat sidang paripurna DPRD NTB yang digelar Senin (6/02) pagi dengan agenda pandangan umum fraksi-fraksi terhadap dua raperda prakarsa dewan. Seluruh anggota fraksi PDIP absen mengikuti sidang paripurna. Adapun pandangan umum fraksi PDIP diserahkan kepada Sekretaris Dewan tampa dibacakan lansung didalam forum sidang tersebut.

Musda PAN Lotim Deadlock, DPD Akan Diurus DPW

 Mataram (Global Fm Lombok)-
 
Kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) PAN Lombok Timur (Lotim) yang digelar Minggu (29/01) lalu  berakhir dengan deadlock. Sebagian besar kandidat ketua DPD PAN Lotim memandang kegiatan Musda yang berlansung tidak sah karena sejumlah peserta walk out dari sidang. PAN Lotim akan ditangani secara lansung oleh DPW PAN NTB jika sampai tanggal 31 Januari ini peserta Musda tidak menemui kata sepakat.

Ekonomi

  • Stok Terbatas, Harga Elpiji dan Semen di NTB Masih Tinggi

     Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Setelah harga semen yang terus melambung tinggi beberapa bulan terahir, kini masyarakat kembali dipusingkan dengan harga elpiji 3 kilo gram yang masih limit. Sejumlah pengecer mengaku menjual elpiji sampai 25 ribu per tabung karena limitnya stok yang tersedia. Padahal harga normalnya hanya 15 ribu per tabung. Sementara harga semen sampai saat ini masih berkisar antara 70 sampai 75 ribu rupiah per sak.

  • Iklim Investasi Bagus, Keamanan Daerah Menjadi Penghambat

     Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Iklim investasi di provinsi NTB secara umum mengalami kemajuan. Hal itu terlihat dari hasil survey Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD), dimana posisi provinsi NTB yang semua berada di papan bawah telah terdongkrak ke papan tengah. Salah satu yang membuat tren positif investasi daerah yakni factor infrastruktur yang terus mengalami peningkatan.

  • Pelanggan Broadband Telkomsel di NTB Bertambah 40 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Penggunaan layanan data berbasis pita lebar (broadband) pelanggan Telkomsel tahun 2011 di wilayah Bali dan Nusa Tenggara meningkat 100 persen dibandingkan trafik layanan data tahun 2010. Di mana, broadband tahun 2010 sebesar 1,8 terabyte per hari menjadi 3,5 terabyte per hari tahun 2011. Khusus di NTB, jumlah pelanggan broadband Telkomsel bertambah 40 persen. Melihat prilaku komunikasi pelanggan Telkomsel di NTB, diperkirakan jumlah pengguna layanan broadband tahun 2012 ini akan meningkat 30 persen.