Perlu Ubah Pola Penentuan KK Penerima Bantuan
Mataram (Global FM Lombok) -
Ketidak akuratan data Kepala Keluarga (KK) miskin, kerap menimbulkan masalah dalam pembagian bantuan atau subsidi. Ketidak akuratan ini, lebih dikarenakan minimnya data kependudukan yang dijadikan referensi pihak terkait. Sehingga, tidak mengherankan lagi kalau terjadi simpang siur data antara data penerima Bantuan Langsung Tunai atau BLT, beras miskin (Raskin ) dan kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas).
” Akibat dari kurangnya sumber data menyebabkan ada beberapa KK penerima bantuan yang seharusnya tak layak menerima. Hal itu terkait adanya warga penerima kartu Jamkesmas yang tidak sesuai atau tidak tepat sasaran di Kelurahan Sayang-Sayang, Kecamatan Cakranegara. ” kata Wakil Ketua DPRD Kota Mataram, H. Didi Sumardi, kepada wartawan diruangnya selasa (26/1).
Menurut Didi, kalau data penduduk yang dimiliki sudah akurat, tentu tidak akan menimbulkan masalah dikemudian hari. Karena, baik BPS serta aparat ditingkat bawah akan menggunakan data kependudukan untuk menilai apakah KK tersebut termasuk kategori miskin. Pasalnya, dalam data kependudukan telah jelas terinci berbagai hal, terkait kondisi masing-masing penduduk.
” Termasuk, didalamnya tingkat ekonomi masyarakat. Untuk itu, kami mendesak pihak terkait untuk segera melakukan pemutahiran data kependudukan. Sehingga, kalau ada kesalahan tidak ada saling lempar tanggung jawab. ” tegasnya.
Ditambahkannya, dari laporan BPS menyebutkan bahwa dalam melakukan pendataan di Kota Mataram, sudah melibatkan aparat Pemkot Mataram yang ada ditingkat bawah. Dan hal itu pun, diakui aparat Pemkot bahwa pendataan masyarakat sesuai kriteria KK miskin. Tetapi, pada kenyataannya masih ditemukan adanya ketidak akuratan data KK miskin di Kota Mataram.
” Terkait hal ini, perlu diubah pola atau model penentuan KK penerima bantuan. Dengan cara, membangun mekanisme kebersamaan di tingkat bawah. Misalnya, melakukan musyawarah bersama pemuka masyarakat di satu lingkungan, guna penentuan warga yang berhak menerima bantuan. ” imbuhnya. ( ady )

Comments
Post new comment