Skip to Content

Pertokoan dan Rumah Elit di Cakranegara Mulai Pasang CCTV

Maraknya kasus pencurian dan perampokan di Kota Mataram, membuat masyarakat dibanyangi ketakutan akan aksi pelaku. Tidak terkecuali Camat Cakranegara H. Ahsanul Khalik. Mengingat, kawasan Cakranegara menjadi sentra perdagangan dan jasa, tentu banyak pertokoan yang kerap menjadi incaran kawanan perampok. Selain itu, di Cakranegara juga banyak perumahan elit atau mewah, yang juga menjadi fokus pelaku kejahatan untuk melakukan aksinya.
 
"Berbagai upaya memang sedang kami dilakukan, mulai dari pengaktifan lagi sistem keamanan lingkungan (Siskamling) hingga pemasangan kamera pengaman atau CCTV, pada pertokoan dan rumah mewah yang agak jauh dari perkampungan dan pinggir jalan besar." ujar Ahsanul Khalik kepada Global FM Lombok Kamis (14/04)
 
Ia mengatakan, pihaknya telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat, untuk meningkatkan kewaspadaan dini terhadap aksi perampokan dan pencurian. Khusus pemilik rumah mewah dan pengelola pertokoan, pihaknya meminta untuk dipasangkan CCTV. Itu semua, untuk meminimalisir terjadi kasus pencurian dan perampokan diwilayah Cakranegara, khususnya lagi keamanan pertokoan dan kediaman warga. Khalik pun menerangkan, dari imbauan yang dikeluarkan tersebut, nampaknya sudah ada respon positif baik pemilik rumah mewah dan pertokoan, dengan memasang kamera pengintai. Namun, dirinya belum mendapat laporan persentase yang telah memasang CCTV. Yang jelas lanjutnya, pemilik pertokoan dan rumah mewah yang telah pasang beralasan untuk kepentingan keamanan diri mereka sendiri.
 
Ditempat terpisah, Wakil Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana mengutarakan, dirinya telah menginstruksikan kepada Camat dan Lurah untuk berkoordinasi dengan kepala lingkungan, guna mengaktifkan kembali siskamling. Selain itu, aparat Pol PP Kota Mataram juga diperintahkan untuk memperluas rute atau jalur patroli. Termasuk, jam patroli ditambah ataupun ditingkatkan. Mantan Kepala Bidang Perijinan Reklame ini akan mempertimbangkan, jam patroli di pagi dan siang hari. Karena, beberapa aksi pencurian dan perampokan terjadi diwaktu tersebut. ( ady )

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Setelah Rasionalisasi Anggaran KPU NTB, Honor PPK dan PPS Diusulkan Tetap

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggaran untuk KPU NTB yang bersumber dari APBD NTB tahun 2012 memang telah ditetapkan yakni sebesar Rp 8 miliar. Angka ini menurun dari persetujuan awal sebesar Rp10,5 miliar. Pagu anggaran yang dirasionalisasi itu membuat jumlah honor Panitia Pengawas Kecamatan (PPK) serta Panitia Pemungutan Suara (PPS) menjadi turun sekitar 25 persen. Namun belakangan, khusus untuk anggaran honor ini akan diusulkan tetap seperti Pemilu tahun 2009 untuk mengoptimalkan pelaksanaan Pilkada NTB 2013 mendatang.

Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Gelar “Sidang Paripurna” Di Kantor DPRD NTB

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Aksi unjuk rasa guna menolak kenaikan harga BBM terus berlanjut di Mataram. Jumat (30/03) pagi ratusan mahasiswa yang berasal dari PMII dan HMI MPO Mataram menggelar unjuk rasa di simpang empat BI Mataram serta di kantor DPRD NTB. Karena kesal tidak menemui anggota dewan, perwakilan pengunjuk rasa menggelar “sidang paripurna” di salah satu ruang komisi di DPRD NTB.

Fachri Hamzah : TGB Susah Dikalahkan

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggota DPR RI Fachri Hamzah menilai, TGH M Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) susah dikalahkan dalam Pemilukada Gubernur NTB tahun 2013 mendatang. Posisi TGB memang masih sangat kuat karena ia merupakan calon incumbent, ia menjadi tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh politik serta tokoh akademik. Namun  apakah semua gelar  ketokohan itu sudah bvermanfaat bagi rakyat?

Ekonomi

  • Telkomsel Layani 50 Kampung Media di NTB

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Telkomsel telah melayani 50 Kampung Media yang tersebar di kabupaten/kota se-NTB. Di mana, Telkomsel memberikan perangkat modem internet, router wi-fi dan kartu perdana Flash Unlimited serta Kartu Halo kepada para komunitas Kampung Media. Kampung Media merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB yang dilaksanakan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) NTB. Jadi program tersebut telah berjalan sejak tahun 2009 silam.

  • Minim, Pengusaha NTB Salurkan Zakat Melalui Bazda

    Mataram (Global FM Lombok) –
     
    Ketua Harian Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) NTB, TGH. M. Anwar, MZ, mengatakan, para pengusaha di NTB sangat minim menyalurkan zakatnya melalui Bazda baik kabupaten/kota hingga provinsi. Selama ini, para pengusaha NTB menyalurkan zakatnya langsung kepada masyarakat sehingga terkadang menimbulkan masalah. Berbeda dengan Bazda sebagai lembaga resmi yang dibentuk pemerintah. Di mana, penyalurannya dipastikan berjalan baik karena mendapat pengamanan ekstra dari kepolisian dan pihak terkait lainnya.

  • Maret – April, Penjualan Kartu AS Lombok Melonjak 176 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Head of Telkomsel Branch Mataram, Erwien Kusumawan, mengungkapkan, dalam kurun waktu dua bulan, yakni Maret hingga April 2012, tercatat penjualan kartu AS Lombok meningkat lebih dari 167 persen. Peningkatan penjualan itu berandil besar terhadap peningkatan pendapatan sekitar 50 persen. Dengan peningkatan penjualan itu, memberikan kontribusi terhadap peningkatan jumlah pelanggan kartu AS Lombok lebih seribu persen atau 10 kali lipat.