Skip to Content

Perum Peruri Perusahaan Percetakaan Uang Terbesar Keempat Dunia

Jakarta (Global FM Lombok)-
 
Staf Biro Komunikasi dan Protokol Perum Peruri, Suparno, mengungkapkan, Perum Peruri sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah menjadi perusahaan percetakan uang terbesar dan berkualitas keempat di dunia, setelah Amerika, India dan China. Di mana, Peruri mampu mencetak uang sebanyak 7,2 miliar bilyet per tahun. Hal itu setelah 2 mesin pencetakan uang baru di datangkan pada tahun 2010 lalu sebagai investasi. Beberapa Negara mencetak mata uang di Peruri, seperti Singapura, Malaysia, Nepal, Somalia dan Mauritius.

 
“ Kami memenangkan tender untuk pencetakan uang di Negara-negara dunia tersebut. Kami tetap mengikuti tender yang dipantau melalui internet. Jika dinyatakan menang, maka Peruri dapat melayani pencetakan uang di Negara-negara tersebut. Sebagai contoh, Nepal sejumlah 100 juta bilyet dan Mauritius sebanyak 32 juta keping uang logam,” kata Suparno bersama Kepala Biro Verifikasi Uang Kertas, Edison dan Pemimpin BI Mataram, H. M. Junaefin, saat menerima kunjungan Forum Wartawan Ekonomi dan Bisnis (Forta Ekbis) NTB, di Peruri Karawang, Jawa Barat, Jum’at (11/11).
 
Suparno menerangkan, tahun 2010 lalu, Bank Indonesia (BI) telah memesan 6,6 miliar dan tahun 2011 sebanyak 6,5 milyar bilyet atau terjadi penurunan. Uang logam untuk produksi domestik sebanyak 1,6 miliar keping. BI melakukan pesanan cetak uang setiap awal tahun. Uang yang dicetak Peruri merupakan calon uang dan belum bisa dijadikan alat tukar. Setelah dikirim ke BI dan diberi nomor seri maka uang itu baru bisa menjadi alat tukar dan dapat diedarkan ke masyarakat.
 
“ Kemampuan cetak uang tersebut didasarkan pada jumlah penduduk setiap negara, karena jumlah penduduk Indonesia besar, maka kapasitas cetak uang juga besar. Hanya Negara yang sudah merdeka saja yang boleh mencetak uangnya sendiri. Peruri hanya bertugas mencetak uang yang dipesan dari BI. Artinya, dari design, warna, kertas, jumlah uang yang akan dicetak, dan lain sebagainya ditentukan BI,” terangnya.
 
Lebih jauh Suparmo menyebutkan, jumlah karyawan di Peruri Karawang sekitar 2.265 orang lebih.  Mereka bekerja dibagi menjadi 3 shif dari hari senin-jum’at. Jika diperlukan ada juga pekerja yang bekerja pada hari sabtu-minggu. Hal itu tergantung dari kebutuhan dan pesanan pencetakan uang. Setiap pekerja harus mengunakan pelindung, baik masker, sapu tangan, sepatu dan seragam khusus, karena uang dicetak menggunakan bahan kimia. Para pekerja juga setiap tahun dilakukan check up kesehatan. (ozi)

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Setelah Rasionalisasi Anggaran KPU NTB, Honor PPK dan PPS Diusulkan Tetap

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggaran untuk KPU NTB yang bersumber dari APBD NTB tahun 2012 memang telah ditetapkan yakni sebesar Rp 8 miliar. Angka ini menurun dari persetujuan awal sebesar Rp10,5 miliar. Pagu anggaran yang dirasionalisasi itu membuat jumlah honor Panitia Pengawas Kecamatan (PPK) serta Panitia Pemungutan Suara (PPS) menjadi turun sekitar 25 persen. Namun belakangan, khusus untuk anggaran honor ini akan diusulkan tetap seperti Pemilu tahun 2009 untuk mengoptimalkan pelaksanaan Pilkada NTB 2013 mendatang.

Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Gelar “Sidang Paripurna” Di Kantor DPRD NTB

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Aksi unjuk rasa guna menolak kenaikan harga BBM terus berlanjut di Mataram. Jumat (30/03) pagi ratusan mahasiswa yang berasal dari PMII dan HMI MPO Mataram menggelar unjuk rasa di simpang empat BI Mataram serta di kantor DPRD NTB. Karena kesal tidak menemui anggota dewan, perwakilan pengunjuk rasa menggelar “sidang paripurna” di salah satu ruang komisi di DPRD NTB.

Fachri Hamzah : TGB Susah Dikalahkan

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggota DPR RI Fachri Hamzah menilai, TGH M Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) susah dikalahkan dalam Pemilukada Gubernur NTB tahun 2013 mendatang. Posisi TGB memang masih sangat kuat karena ia merupakan calon incumbent, ia menjadi tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh politik serta tokoh akademik. Namun  apakah semua gelar  ketokohan itu sudah bvermanfaat bagi rakyat?

Ekonomi

  • Telkomsel Layani 50 Kampung Media di NTB

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Telkomsel telah melayani 50 Kampung Media yang tersebar di kabupaten/kota se-NTB. Di mana, Telkomsel memberikan perangkat modem internet, router wi-fi dan kartu perdana Flash Unlimited serta Kartu Halo kepada para komunitas Kampung Media. Kampung Media merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB yang dilaksanakan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) NTB. Jadi program tersebut telah berjalan sejak tahun 2009 silam.

  • Minim, Pengusaha NTB Salurkan Zakat Melalui Bazda

    Mataram (Global FM Lombok) –
     
    Ketua Harian Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) NTB, TGH. M. Anwar, MZ, mengatakan, para pengusaha di NTB sangat minim menyalurkan zakatnya melalui Bazda baik kabupaten/kota hingga provinsi. Selama ini, para pengusaha NTB menyalurkan zakatnya langsung kepada masyarakat sehingga terkadang menimbulkan masalah. Berbeda dengan Bazda sebagai lembaga resmi yang dibentuk pemerintah. Di mana, penyalurannya dipastikan berjalan baik karena mendapat pengamanan ekstra dari kepolisian dan pihak terkait lainnya.

  • Maret – April, Penjualan Kartu AS Lombok Melonjak 176 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Head of Telkomsel Branch Mataram, Erwien Kusumawan, mengungkapkan, dalam kurun waktu dua bulan, yakni Maret hingga April 2012, tercatat penjualan kartu AS Lombok meningkat lebih dari 167 persen. Peningkatan penjualan itu berandil besar terhadap peningkatan pendapatan sekitar 50 persen. Dengan peningkatan penjualan itu, memberikan kontribusi terhadap peningkatan jumlah pelanggan kartu AS Lombok lebih seribu persen atau 10 kali lipat.