Skip to Content

Petani NTB Keluhkan Kelangkaan Pupuk Urea

Mataram (Global FM Lombok)–
 
Petani di beberapa daerah NTB mengeluhkan langka dan tingginya harga pupuk jenis urea. Namun, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura NTB Abdul Ma’ad mengatakan kondisi itu sebenarnya bukan pupuk langka karena semua kebutuhan pupuk di setiap desa sudah dijatahkan sesuai dengan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) petani. Misalnya jatah pupuk urea untuk NTB tahun 2011 sebanyak 150 ribu ton dan terserap hanya 122.212 ton atau 82 persen. Terjadinya kelangkaan dan tingginya harga pupuk kemungkinan akibat kesalahan teknis pendistribusian.

 
“ Memang mengatur pupuk begitu banyak rantai, dari pabrik produsen ada alur yang panjang. Ada kalanya terjadi masalah di pelayaran, bongkar muat di pelabuhan Lembar Lombok hingga ke petani nanti akan ada lagi distributor dan penyalur lini 4 yakni pengecer. Di mata rantai inilah sering terjadi ketidaktepatan waktu. Di tingkat lapangan juga mungkin harga bisa berubah di beberapa lokasi yang jauh dari lini 3,” terangnya.
 
Sebelumnya, Sekretaris Gapoktan Desa Rasabou Bolo Kabupaten Bima Ahmad M Ali mengeluhkan sulitnya mendapatkan pupuk dan menyesalkan sistim pendistribusian pupuk yang tidak berpihak kepada petani. Hal senada disampaikan, petani di Kabupaten Dompu NTB tepatnya di Desa Dorebara, Desa Mbawi Dan desa lainnya mengeluhkan naiknya harga pupuk urea di tingkat pengecer.
 
Kenaikan harga pupuk tersebut melebihi Harga Eceran Tertinggi yakni tembus Rp 150.000 per 50 Kilogramnya. Kenaikan harga pupuk urea itu dikeluhkan sejumlah petani karena kenaikan terjadi saat memasuki musim tanam. (ozi)

ShareThis

Comments

PUPUK GENERASI BARU...saya

PUPUK GENERASI BARU...saya sangat perihatin dengan kondisi pupuk Urea di NTB,namum saya punya solusi untuk petani NTB.
saya perkenalkan pupuk cair ZPT, sebagai pengganti pupuk urea, dimana saat ini, pupuk cair tsb yang berisi 1 liter/botol, sudah terbukti dan terdaftar di DEPTAN,
saat ini pupuk tsb sudah digunakan diJatim,Bali dan baru masuk NTB dan di uji coba di Kec.Alas sumbawa, ternyata sambutan petani setempat sangat gembira dgn adanya pupuk cair tsb,karna dapat membantu kelangkaan pupuk selama ini,

dengan hasil ujicoba tsb,ternyata pupuk cair tsb mampu meningkatkan hasil panen perdananya,hasil meningkat sampai 50% dari hasil panen biasanya.
seperti yg dikatakan petani setempat " dari hasil panen padi biasanya 10 karung, setelah pakai pupuk cair ini hasil panennya meningkat menjadi 15 karung"
harganya cukup murah hanya 1/2 dari harga pupuk urea.

jika ada yang berminat menjadi mitra kami di daerah NTB,untuk menyalurkan ke petani,dapat menghubungi saya di no Hp.087 8080 880 72

terima kasih

Kami sangat perihatin dengan

Kami sangat perihatin dengan kondisi pupuk di NTB,namum kami punya solusi untuk petani kelangkaan pupuk urea di NTB.
saya perkenalkan pupuk cair ZPT, sebagai pengganti pupuk urea, dimana saat ini, pupuk cair tsb yang berisi 1 liter, sudah terbukti digunakan Jatim,Bali dan di daerah kec.Alas sumbawa, tanpa menggunakan pupuk urea,Alhamdulillah hasilnya hasil panen padi meningkat.
dimana pupuk tsb mampu meningkatkan sampai 50% dari hasil panen basanya.seperti yg dikatakan petani setempat " dari hasil panen padi biasanya 10 karung, setelah pakai pupuk cair ini hasil panennya meningkata menjadi 15 karung"
harganya cukup murah hanya 1/2 dari harga pupuk urea.
jika ada yang berminat menjadi mitra kami di daerah NTB,untuk menyalurkan ke petani,dapat menghubungi saya di no Hp.087 8080 880 72
terima kasih

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Setelah Rasionalisasi Anggaran KPU NTB, Honor PPK dan PPS Diusulkan Tetap

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggaran untuk KPU NTB yang bersumber dari APBD NTB tahun 2012 memang telah ditetapkan yakni sebesar Rp 8 miliar. Angka ini menurun dari persetujuan awal sebesar Rp10,5 miliar. Pagu anggaran yang dirasionalisasi itu membuat jumlah honor Panitia Pengawas Kecamatan (PPK) serta Panitia Pemungutan Suara (PPS) menjadi turun sekitar 25 persen. Namun belakangan, khusus untuk anggaran honor ini akan diusulkan tetap seperti Pemilu tahun 2009 untuk mengoptimalkan pelaksanaan Pilkada NTB 2013 mendatang.

Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Gelar “Sidang Paripurna” Di Kantor DPRD NTB

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Aksi unjuk rasa guna menolak kenaikan harga BBM terus berlanjut di Mataram. Jumat (30/03) pagi ratusan mahasiswa yang berasal dari PMII dan HMI MPO Mataram menggelar unjuk rasa di simpang empat BI Mataram serta di kantor DPRD NTB. Karena kesal tidak menemui anggota dewan, perwakilan pengunjuk rasa menggelar “sidang paripurna” di salah satu ruang komisi di DPRD NTB.

Fachri Hamzah : TGB Susah Dikalahkan

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggota DPR RI Fachri Hamzah menilai, TGH M Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) susah dikalahkan dalam Pemilukada Gubernur NTB tahun 2013 mendatang. Posisi TGB memang masih sangat kuat karena ia merupakan calon incumbent, ia menjadi tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh politik serta tokoh akademik. Namun  apakah semua gelar  ketokohan itu sudah bvermanfaat bagi rakyat?

Ekonomi

  • Telkomsel Layani 50 Kampung Media di NTB

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Telkomsel telah melayani 50 Kampung Media yang tersebar di kabupaten/kota se-NTB. Di mana, Telkomsel memberikan perangkat modem internet, router wi-fi dan kartu perdana Flash Unlimited serta Kartu Halo kepada para komunitas Kampung Media. Kampung Media merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB yang dilaksanakan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) NTB. Jadi program tersebut telah berjalan sejak tahun 2009 silam.

  • Minim, Pengusaha NTB Salurkan Zakat Melalui Bazda

    Mataram (Global FM Lombok) –
     
    Ketua Harian Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) NTB, TGH. M. Anwar, MZ, mengatakan, para pengusaha di NTB sangat minim menyalurkan zakatnya melalui Bazda baik kabupaten/kota hingga provinsi. Selama ini, para pengusaha NTB menyalurkan zakatnya langsung kepada masyarakat sehingga terkadang menimbulkan masalah. Berbeda dengan Bazda sebagai lembaga resmi yang dibentuk pemerintah. Di mana, penyalurannya dipastikan berjalan baik karena mendapat pengamanan ekstra dari kepolisian dan pihak terkait lainnya.

  • Maret – April, Penjualan Kartu AS Lombok Melonjak 176 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Head of Telkomsel Branch Mataram, Erwien Kusumawan, mengungkapkan, dalam kurun waktu dua bulan, yakni Maret hingga April 2012, tercatat penjualan kartu AS Lombok meningkat lebih dari 167 persen. Peningkatan penjualan itu berandil besar terhadap peningkatan pendapatan sekitar 50 persen. Dengan peningkatan penjualan itu, memberikan kontribusi terhadap peningkatan jumlah pelanggan kartu AS Lombok lebih seribu persen atau 10 kali lipat.