Skip to Content

PGRI NTB akan PTUN-kan Wali Kota Bima

Mataram (Global FM Lombok) -
Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) NTB merasa dizalimi Wali Kota Bima, H.M. Nur A Latif, karena memutasi 40 orang Guru yang ikut berunjukrasa menuntut tunjangan kesejahteraan tanpa proses prosedural. Aksi itu menuntut Wali Kota Bima untuk segera membayarkan tunjangan kesejahteraan setiap guru PNS sebesar Rp 150 ribu per bulan yang belum dibayarkan selama tujuh bulan, yakni satu bulan pada tahun 2007, dua bulan pada tahun 2008 dan empat bulan pada tahun 2009, yakni September hingga Desember.
 

” Tindakan yang dilakukan Wali Kota Bima itu sangat kental dengan nuansa Politis dan itu tidak boleh dibiarkan. Pejabat seperti itu pantas kita lawan, karena telah melanggar aturan yang ada. ” tegas Ketua PGRI NTB, H. Ali A Rahim, kepada Reporter Global FM Lombok, via telepon selulernya, Jum’at (5/2).
 
Ali menilai, Wali Kota Bima tidak memahami Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 30 Tahun 1980 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Undang - Undang Dasar 1945 pasal 28 ayat 2 yang mengatur tentang kebebasan mengeluarkan pendapat. Aksi demo yang dilakukan oleh puluhan guru PNS tersebut juga sudah mendapatkan izin dari Polres Kota Bima. Dalam hal ini, pihaknya akan segera melayangkan gugatan melalui PTUN Mataram, menuntut keadilan dari Wali Kota Bima, yang dinilai lalai memenuhi kewajibannya membayar tunjangan kesejahteraan guru PNS di wilayahnya.

Lembaga Koordinasi Bantuan Hukum (LKBH) PGRI NTB dan beberapa Tim dari provinsi sudah melakukan investigasi ke Kota Bima, mengumpulkan data - data untuk bahan gugatan yang rencananya akan dimasukkan ke PTUN Mataram pada tanggal 8 atau 9 Februari 2010 mendatang. Ali menilai adanya mutasi sebanyak 40 guru, terutama guru SMA yang melakukan demo, sudah melecehkan profesi guru.
 ” Betapa tidak, seorang guru SMA misalnya, dimutasi atau diturunkan posisinya menjadi guru SD dan lokasi sekolahnya relative lebih jauh dari perkotaan. Bahkan, untuk mencapai wilayah itu kadang harus melalui jalur laut karena kondisi jalan yang rusak dan terjal serta hanya bisa dilalui kendaraan roda dua. Tindakan Wali Kota itu sudah tidak bisa dibiarkan, kami juga berharap Kadis Dikpora Kota Bima juga bisa bersikap. ” harapnya. (ozi)

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Setelah Rasionalisasi Anggaran KPU NTB, Honor PPK dan PPS Diusulkan Tetap

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggaran untuk KPU NTB yang bersumber dari APBD NTB tahun 2012 memang telah ditetapkan yakni sebesar Rp 8 miliar. Angka ini menurun dari persetujuan awal sebesar Rp10,5 miliar. Pagu anggaran yang dirasionalisasi itu membuat jumlah honor Panitia Pengawas Kecamatan (PPK) serta Panitia Pemungutan Suara (PPS) menjadi turun sekitar 25 persen. Namun belakangan, khusus untuk anggaran honor ini akan diusulkan tetap seperti Pemilu tahun 2009 untuk mengoptimalkan pelaksanaan Pilkada NTB 2013 mendatang.

Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Gelar “Sidang Paripurna” Di Kantor DPRD NTB

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Aksi unjuk rasa guna menolak kenaikan harga BBM terus berlanjut di Mataram. Jumat (30/03) pagi ratusan mahasiswa yang berasal dari PMII dan HMI MPO Mataram menggelar unjuk rasa di simpang empat BI Mataram serta di kantor DPRD NTB. Karena kesal tidak menemui anggota dewan, perwakilan pengunjuk rasa menggelar “sidang paripurna” di salah satu ruang komisi di DPRD NTB.

Fachri Hamzah : TGB Susah Dikalahkan

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggota DPR RI Fachri Hamzah menilai, TGH M Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) susah dikalahkan dalam Pemilukada Gubernur NTB tahun 2013 mendatang. Posisi TGB memang masih sangat kuat karena ia merupakan calon incumbent, ia menjadi tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh politik serta tokoh akademik. Namun  apakah semua gelar  ketokohan itu sudah bvermanfaat bagi rakyat?

Ekonomi

  • Telkomsel Layani 50 Kampung Media di NTB

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Telkomsel telah melayani 50 Kampung Media yang tersebar di kabupaten/kota se-NTB. Di mana, Telkomsel memberikan perangkat modem internet, router wi-fi dan kartu perdana Flash Unlimited serta Kartu Halo kepada para komunitas Kampung Media. Kampung Media merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB yang dilaksanakan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) NTB. Jadi program tersebut telah berjalan sejak tahun 2009 silam.

  • Minim, Pengusaha NTB Salurkan Zakat Melalui Bazda

    Mataram (Global FM Lombok) –
     
    Ketua Harian Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) NTB, TGH. M. Anwar, MZ, mengatakan, para pengusaha di NTB sangat minim menyalurkan zakatnya melalui Bazda baik kabupaten/kota hingga provinsi. Selama ini, para pengusaha NTB menyalurkan zakatnya langsung kepada masyarakat sehingga terkadang menimbulkan masalah. Berbeda dengan Bazda sebagai lembaga resmi yang dibentuk pemerintah. Di mana, penyalurannya dipastikan berjalan baik karena mendapat pengamanan ekstra dari kepolisian dan pihak terkait lainnya.

  • Maret – April, Penjualan Kartu AS Lombok Melonjak 176 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Head of Telkomsel Branch Mataram, Erwien Kusumawan, mengungkapkan, dalam kurun waktu dua bulan, yakni Maret hingga April 2012, tercatat penjualan kartu AS Lombok meningkat lebih dari 167 persen. Peningkatan penjualan itu berandil besar terhadap peningkatan pendapatan sekitar 50 persen. Dengan peningkatan penjualan itu, memberikan kontribusi terhadap peningkatan jumlah pelanggan kartu AS Lombok lebih seribu persen atau 10 kali lipat.