Skip to Content

PNS Kota Mataram Diminta Introspeksi Diri

Mataram (Global FM Lombok) -
 
Anggota DPRD Kota Mataram H. Jahiran Yahya mengingatkan PNS Kota Mataram, agar berintrospeksi diri dan tidak melakukan tindakan bernuansa politik. Peringatan ini, terkait ada oknum PNS pada Dinas Dikpora yang secara terang-terangan menggunakan atribut Partai Golkar, pada pelantikan pengurus DPD Partai Golkar Kota Mataram periode 2009-2015 minggu kemarin.
 
” Saya sangat tidak setuju kalau ada PNS di Kota Mataram yang menggunakan atribut partai politik. Meskipun, saya sendiri adalah kader Partai Golkar. ” kata H. Jahiran Yahya kepada wartawan di DPRD Kota Mataram selasa (16/2).
 
Jahiran menjelaskan, seharusnya PNS kota bersikap netral. Kalaupun akan mendukung partai atau kandidat tertentu, tentu tidak perlu menggunakan atribut partai tersebut. Paling tidak, PNS tersebut mencontoh pimpinannya yang tetap menggunakan pakaian biasa dalam menghadiri undangan partai. Contoh nyata, Kepala Bidang Perijinan Reklame pada Dinas Pertamanan Kota Mataram, H. Mohan Roliskana saat menghadiri pelantikan pengurus Partai Golkar Kota Mataram.
 
” Kendati telah diketahui sebagai calon Wakil Wali Kota, yang akan berdampingan dengan H. Ahyar Abduh, Mohan tidak menggunakan atribut Partai Golkar. Begitu pula pimpinan SKPD lain, yang hadir dalam pelantikan tersebut. ” ungkapnya.
 
Ditempat terpisah, Asisten III Setda Kota Mataram HM. Syakirin Hukmi menerangkan, PNS memiliki hak yang sama dengan warga lain dalam berpolitik. Dalam arti, PNS juga punya hak untuk menentukan dukungan terhadap partai dan kandidat tertentu. Tetapi, hak yang dimiliki PNS bukan berarti bebas menggunakan atribut partai atau kandidat tertentu. PNS pun tidak masalah kalau ikut berkampanye, tetapi dilarang menjadi juru kampanye.
 
Menurutnya, PNS bisa masuk dalam jajaran pengurus organisasi kemasyarakatan. Namun kalau partai politik tidak diperbolehkan. Terkait ada PNS kota ini yang berpolitik praktis, Syakirin berjanji akan meminta pimpinan SKPD untuk mengingatkan jajarannya agar tak lagi ikut-ikutan berpolitik. Kalau tidak, maka PNS tersebut terancam sangsi yang berlaku sesuai UU Disiplin PNS. (ady)

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Setelah Rasionalisasi Anggaran KPU NTB, Honor PPK dan PPS Diusulkan Tetap

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggaran untuk KPU NTB yang bersumber dari APBD NTB tahun 2012 memang telah ditetapkan yakni sebesar Rp 8 miliar. Angka ini menurun dari persetujuan awal sebesar Rp10,5 miliar. Pagu anggaran yang dirasionalisasi itu membuat jumlah honor Panitia Pengawas Kecamatan (PPK) serta Panitia Pemungutan Suara (PPS) menjadi turun sekitar 25 persen. Namun belakangan, khusus untuk anggaran honor ini akan diusulkan tetap seperti Pemilu tahun 2009 untuk mengoptimalkan pelaksanaan Pilkada NTB 2013 mendatang.

Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Gelar “Sidang Paripurna” Di Kantor DPRD NTB

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Aksi unjuk rasa guna menolak kenaikan harga BBM terus berlanjut di Mataram. Jumat (30/03) pagi ratusan mahasiswa yang berasal dari PMII dan HMI MPO Mataram menggelar unjuk rasa di simpang empat BI Mataram serta di kantor DPRD NTB. Karena kesal tidak menemui anggota dewan, perwakilan pengunjuk rasa menggelar “sidang paripurna” di salah satu ruang komisi di DPRD NTB.

Fachri Hamzah : TGB Susah Dikalahkan

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggota DPR RI Fachri Hamzah menilai, TGH M Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) susah dikalahkan dalam Pemilukada Gubernur NTB tahun 2013 mendatang. Posisi TGB memang masih sangat kuat karena ia merupakan calon incumbent, ia menjadi tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh politik serta tokoh akademik. Namun  apakah semua gelar  ketokohan itu sudah bvermanfaat bagi rakyat?

Ekonomi

  • Telkomsel Layani 50 Kampung Media di NTB

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Telkomsel telah melayani 50 Kampung Media yang tersebar di kabupaten/kota se-NTB. Di mana, Telkomsel memberikan perangkat modem internet, router wi-fi dan kartu perdana Flash Unlimited serta Kartu Halo kepada para komunitas Kampung Media. Kampung Media merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB yang dilaksanakan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) NTB. Jadi program tersebut telah berjalan sejak tahun 2009 silam.

  • Minim, Pengusaha NTB Salurkan Zakat Melalui Bazda

    Mataram (Global FM Lombok) –
     
    Ketua Harian Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) NTB, TGH. M. Anwar, MZ, mengatakan, para pengusaha di NTB sangat minim menyalurkan zakatnya melalui Bazda baik kabupaten/kota hingga provinsi. Selama ini, para pengusaha NTB menyalurkan zakatnya langsung kepada masyarakat sehingga terkadang menimbulkan masalah. Berbeda dengan Bazda sebagai lembaga resmi yang dibentuk pemerintah. Di mana, penyalurannya dipastikan berjalan baik karena mendapat pengamanan ekstra dari kepolisian dan pihak terkait lainnya.

  • Maret – April, Penjualan Kartu AS Lombok Melonjak 176 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Head of Telkomsel Branch Mataram, Erwien Kusumawan, mengungkapkan, dalam kurun waktu dua bulan, yakni Maret hingga April 2012, tercatat penjualan kartu AS Lombok meningkat lebih dari 167 persen. Peningkatan penjualan itu berandil besar terhadap peningkatan pendapatan sekitar 50 persen. Dengan peningkatan penjualan itu, memberikan kontribusi terhadap peningkatan jumlah pelanggan kartu AS Lombok lebih seribu persen atau 10 kali lipat.