Skip to Content

Polda NTB Bantah Anggaran Operasi Gatarin Berasal Dari PT WAH

Mataram (Global FM Lombok)-
 
Polda NTB membantah anggapan beberapa pihak yang menuding operasi Gatarin yang telah dilaksanakan oleh Polda NTB di Gili Trawangan, Desa Gili Indah Kabupaten Lombok Utara (KLU) berasal dari sokongan PT Wahana Alam Hayati (WAH). Dana pelaksanaan operasi Gatarin berasal dari anggaran yang sudah termaktub dalam DIPA Polda NTB 2011.

 
“ Polda NTB menggunakan manajemen modern sesuai dengan aturan Polri,” kata Kabag Pengendalian Operasi Biro Operasi Polda NTB,  AKBP Yulianus Yulianto dalam kegiatan rapat dengar pendapat bersama Komisi I DPRD NTB, Pemprov NTB, kelompok advokasi masyarakat Gili Trawangan serta puluhan masyarakat Gili Trawangan di kantor DPRD NTB Kamis (24/11).
 
Ia menjelaskan, Polda NTB menerima anggaran sebesar Rp500 milyar yang berasal dari DIPA 2011. Anggaran sebesar itu untuk melaksanakan 12 program termasuk program pemeliharaan keamanan. Karena itu pihaknya membantah jika ada persepsi soal kegiatan Polda NTB yang dibiayai dari perusahaan.
 
Menurutnya, Polri didalam proses pertanggungjawaban keuangan tidaklah mudah. Sebuah kegiatan harus dimulai dari proses pengajuan, setelah anggaran disetujui oleh KPPS, barulah mereka bisa masuk secara bertahap. Anggaran operasi Gatarin meliputi  uang makan, uang saku dan biaya penyebrangan.
 
Namun Yulianus tidak bisa menjawab soal lahan tempat berdirinya kantor Polsubsektor di Gili Trawangan. Pasalnya muncul kabar jika lahan tempat berdirinya Polsubsektor itu merupakan areal HGB PT WAH. Menurutnya masalah lahan merupakan urusan Polres Lombok Barat , namun bangunan Polsubsektor di Gili trawangan disebutnya berasal dari dana swadaya Polri.
 
Saat peresmian Polsubsektor Gili Trawangan pada tanggal 20 Agustus lalu, Kuasa Direktur PT WAH, Sukirno Bachri pernah menyebut, pembangunan Polsubsektor ini merupakan buah kesepakatan antara Polri dengan pihak perusahaan. Tujuannya untuk menciptakan situasi yang kondusif, memberi rasa aman untuk seluruh warga Gili Indah. PT WAH menggunakan dana CSR untuk membantu pihak Polri didalam menjalankan tugasnya.(ris)

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Setelah Rasionalisasi Anggaran KPU NTB, Honor PPK dan PPS Diusulkan Tetap

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggaran untuk KPU NTB yang bersumber dari APBD NTB tahun 2012 memang telah ditetapkan yakni sebesar Rp 8 miliar. Angka ini menurun dari persetujuan awal sebesar Rp10,5 miliar. Pagu anggaran yang dirasionalisasi itu membuat jumlah honor Panitia Pengawas Kecamatan (PPK) serta Panitia Pemungutan Suara (PPS) menjadi turun sekitar 25 persen. Namun belakangan, khusus untuk anggaran honor ini akan diusulkan tetap seperti Pemilu tahun 2009 untuk mengoptimalkan pelaksanaan Pilkada NTB 2013 mendatang.

Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Gelar “Sidang Paripurna” Di Kantor DPRD NTB

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Aksi unjuk rasa guna menolak kenaikan harga BBM terus berlanjut di Mataram. Jumat (30/03) pagi ratusan mahasiswa yang berasal dari PMII dan HMI MPO Mataram menggelar unjuk rasa di simpang empat BI Mataram serta di kantor DPRD NTB. Karena kesal tidak menemui anggota dewan, perwakilan pengunjuk rasa menggelar “sidang paripurna” di salah satu ruang komisi di DPRD NTB.

Fachri Hamzah : TGB Susah Dikalahkan

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggota DPR RI Fachri Hamzah menilai, TGH M Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) susah dikalahkan dalam Pemilukada Gubernur NTB tahun 2013 mendatang. Posisi TGB memang masih sangat kuat karena ia merupakan calon incumbent, ia menjadi tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh politik serta tokoh akademik. Namun  apakah semua gelar  ketokohan itu sudah bvermanfaat bagi rakyat?

Ekonomi

  • Telkomsel Layani 50 Kampung Media di NTB

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Telkomsel telah melayani 50 Kampung Media yang tersebar di kabupaten/kota se-NTB. Di mana, Telkomsel memberikan perangkat modem internet, router wi-fi dan kartu perdana Flash Unlimited serta Kartu Halo kepada para komunitas Kampung Media. Kampung Media merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB yang dilaksanakan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) NTB. Jadi program tersebut telah berjalan sejak tahun 2009 silam.

  • Minim, Pengusaha NTB Salurkan Zakat Melalui Bazda

    Mataram (Global FM Lombok) –
     
    Ketua Harian Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) NTB, TGH. M. Anwar, MZ, mengatakan, para pengusaha di NTB sangat minim menyalurkan zakatnya melalui Bazda baik kabupaten/kota hingga provinsi. Selama ini, para pengusaha NTB menyalurkan zakatnya langsung kepada masyarakat sehingga terkadang menimbulkan masalah. Berbeda dengan Bazda sebagai lembaga resmi yang dibentuk pemerintah. Di mana, penyalurannya dipastikan berjalan baik karena mendapat pengamanan ekstra dari kepolisian dan pihak terkait lainnya.

  • Maret – April, Penjualan Kartu AS Lombok Melonjak 176 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Head of Telkomsel Branch Mataram, Erwien Kusumawan, mengungkapkan, dalam kurun waktu dua bulan, yakni Maret hingga April 2012, tercatat penjualan kartu AS Lombok meningkat lebih dari 167 persen. Peningkatan penjualan itu berandil besar terhadap peningkatan pendapatan sekitar 50 persen. Dengan peningkatan penjualan itu, memberikan kontribusi terhadap peningkatan jumlah pelanggan kartu AS Lombok lebih seribu persen atau 10 kali lipat.