Skip to Content

Polda NTB Sosialisasi Layanan SMS Pengaduan 1120

Mataram (Global FM Lombok)-
 
Untuk mengakselerasi sejumlah program unggulannya, Kepolisian Daerah (Polda) NTB meminta bantuan awak media untuk ikut berperan serta melakukan sosialisasi. Dalam acara sosialisasi yang digelar selasa (26/1) pagi di Mapolda NTB itu, dihadiri undangan dari sejumlah Media cetak dan elektronik, termasuk Radio Global FM Lombok. Salah satu program yang disosialsiasikan yakni layanan SMS pengaduan terhadap kinerja Polri yang berkaitan dengan Kriminalitas, Lalulintas dan layanan Polri melalui SMS 1120.
 
Pantauan Global FM Lombok, selasa (26/1) pagi, acara sosialisasi mulai digelar sekitar pukul 09.00 wita dan berakhir sekitar pukul 10.30 wita. Kapolda NTB, Brigjen Pol Arif Wachyunadi, diwakili Kabid Humas Polda NTB, AKBP Sukarman Husein yang didampingi Kabid Telematika Kompol Eddy Septamto, serta sejumlah pejabat humas lainnya.
 
Dalam pemaparannya, Kabid Humas Polda NTB, AKBP Sukarman Husein menjelaskan, layanan SMS 1120 ini disediakan kepada seluruh masyarakat NTB yang ingin mengadukan permasalahan-permasalahan yang berhubungan dengan Kriminalitas, Lalulintas serta layanan Polri.
 
Bagi masyarakat yang melapor lanjutnya, akan dijamin kerahasiaannya serta akan segera ditindak lanjuti kepastian informasinya melalui tindakan intelejen. Sukarman juga menegaskan, pihaknya akan menjamin perlindungan saksi yang telah memberikan laporan. Namun, didalam sosialisasi tersebut sejumlah tamu undangan sedikit kecewa karena tidak mendapatkan kepastian yang jelas mengenai tarif yang dikenakan untuk pengiriman layanan SMS pengaduan tersebut. Apakah akan digratiskan atau akan dikenakan tarif sesuai dengan tarif masing-masing operator.
 
Ditanya mengenai perekruitmen anggota Polisi yang disinyalir syarat dengan permainan uang, Sukarman tidak membantah hal itu. Namun, sesuai dengan kode etik profesi anggota Polri tidak boleh meminta uang kepada calon anggota Polri untuk menjamin kelulusannya. Yang jelas tambah Sukarman, panitia yang menyelenggarakan perekrutan calon anggota Polri bisa dipastikan tidak ada yang bermain, melainkan dilakukan oleh oknum-oknum diluar kepanitiaan.
 
Jika ditemukan tegasnya, agar segera dilaporkan untuk segera ditindak tegas. Sukarman juga mengatakan, disamping itu masyarakat juga masih kurang percaya diri mengenai sistem penerimaan anggota baru. Menurut Sukarman, masyarakat masih berfikir bahwa penerimaan anggota baru seolah-olah harus mengeluarkan uang yang tidak sedikit.
 Didalam penerimaan angota Polisi baru, lanjut Sukarman, pihak penyelenggara juga  melibatkan pengawas internal dan eksternal yang terdiri dari Dikpora, Akademisi, LSM, dan perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Oleh karena itu lanjutnya, kecil kemungkinan panitia akan bermain didalam penerimaan calon anggota Polri baru baik Tamtama, Bintara maupun Perwira. (Lan)

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Hadapi Pemilu, PAN NTB Konsolidasi Total

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
DPD PAN NTB sedang melakukan sebuah konsolidasi total dari tingkat daerah hingga tingkat masyarakat terkecil yakni RT. Pihaknya akan melaksanakan Musyawarah Cabang (Muscab) ditingkat kecamatan hingga Muswarah Ranting (Musran) ditingkat desa, pembentukan rayon ditingkat dusun serta sub rayon ditingkat RT.

Dipimpin Sujirman, Fraksi PDIP Absen Ikuti Sidang Paripurna

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Sikap keras fraksi PDI P di DPRD NTB semakin terlihat jelas pada saat sidang paripurna DPRD NTB yang digelar Senin (6/02) pagi dengan agenda pandangan umum fraksi-fraksi terhadap dua raperda prakarsa dewan. Seluruh anggota fraksi PDIP absen mengikuti sidang paripurna. Adapun pandangan umum fraksi PDIP diserahkan kepada Sekretaris Dewan tampa dibacakan lansung didalam forum sidang tersebut.

Musda PAN Lotim Deadlock, DPD Akan Diurus DPW

 Mataram (Global Fm Lombok)-
 
Kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) PAN Lombok Timur (Lotim) yang digelar Minggu (29/01) lalu  berakhir dengan deadlock. Sebagian besar kandidat ketua DPD PAN Lotim memandang kegiatan Musda yang berlansung tidak sah karena sejumlah peserta walk out dari sidang. PAN Lotim akan ditangani secara lansung oleh DPW PAN NTB jika sampai tanggal 31 Januari ini peserta Musda tidak menemui kata sepakat.

Ekonomi

  • Stok Terbatas, Harga Elpiji dan Semen di NTB Masih Tinggi

     Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Setelah harga semen yang terus melambung tinggi beberapa bulan terahir, kini masyarakat kembali dipusingkan dengan harga elpiji 3 kilo gram yang masih limit. Sejumlah pengecer mengaku menjual elpiji sampai 25 ribu per tabung karena limitnya stok yang tersedia. Padahal harga normalnya hanya 15 ribu per tabung. Sementara harga semen sampai saat ini masih berkisar antara 70 sampai 75 ribu rupiah per sak.

  • Iklim Investasi Bagus, Keamanan Daerah Menjadi Penghambat

     Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Iklim investasi di provinsi NTB secara umum mengalami kemajuan. Hal itu terlihat dari hasil survey Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD), dimana posisi provinsi NTB yang semua berada di papan bawah telah terdongkrak ke papan tengah. Salah satu yang membuat tren positif investasi daerah yakni factor infrastruktur yang terus mengalami peningkatan.

  • Pelanggan Broadband Telkomsel di NTB Bertambah 40 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Penggunaan layanan data berbasis pita lebar (broadband) pelanggan Telkomsel tahun 2011 di wilayah Bali dan Nusa Tenggara meningkat 100 persen dibandingkan trafik layanan data tahun 2010. Di mana, broadband tahun 2010 sebesar 1,8 terabyte per hari menjadi 3,5 terabyte per hari tahun 2011. Khusus di NTB, jumlah pelanggan broadband Telkomsel bertambah 40 persen. Melihat prilaku komunikasi pelanggan Telkomsel di NTB, diperkirakan jumlah pengguna layanan broadband tahun 2012 ini akan meningkat 30 persen.