Skip to Content

Polisi Amankan Tiga Wanita yang Diduga PSK

Mataram (Global FM Lombok) -
 
Sudah sejak lama masyarakat diresahkan dengan perbuatan yang diduga sebagai lokasi prostitusi dikota Mataram yang menjadi Penyakit Masyarakat (Pekat) dengan berkedok sebagai Kios dan Panti Pijat. Hingga akhirnya, setelah aparat kepolisia Polres Mataram mendapat laporan dari masyarakat terkait kerapnya sejumlah tempat berkedok Kios dan panti pijat yang disinyalir sebagai lokasi prostitusi.
 
” Dalam operasi pekat yang digelar tim samapta Polres Mataram selama satu jam, sejak pukul 12.00-13 wita, kamis siang itu, petugas berhasil mengamankan tiga orang wanita yang diduga sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK). ” kata Kasat Samapta Polres Mataram, melalui KBO Samapta, Iptu Ahmad Hasan, ketika dikonfirmasi Global FM Lombok, usai operasi, kamis (21/1).
 
Ahmad menjelaskan, operasi ini dilaksanakan sesuai dengan perintah Kasat Samapta, AKP I Nengah Wintra, menyusul banyak laporan dari masyarakat terkait beroperasinya sejumlah lokasi yang disinyalir digunakan sebagai tempat prostitusi berkedok kios dan panti pijat. Namun, karena kesibukan beberapa hari terkahir ini menurut Ahmad, hingga akhirnya operasi baru bisa terealisasi hari itu. Dalam operasi ini tambahnya, pihaknya menerjunkan sedikitnya 12 personil.
 
Ahmad menambahkan, ada tiga lokasi yang menjadi sasaran, masing-masing dijalan Borobudur, Panaraga, Cakranegara, Mataram. Dilokasi ini petugas mengamankan dua wanita yang diduga sebagai PSK. Selanjutnya, petugas menyisir sebuah lokasi di gang apokat yang berlokasi dijalan Selaparang, Mataram. Namun, ditempat ini polisi tidak berhasil mengamankan para pelaku karena informasinya sudah diketahui para pelaku.
 
Kemudian tempat ketiga yakni dijalan Kutilang no 21, Cakranegara, Mataram. Ditempat ini petugas mengamankan seorang perempuan yang diduga PSK berkedok penjaga kios. Tidak sedikit para pelaku di TKP yang berhasil melarikan diri setelah mengetahui petugas akan melakukan penertiban.
 
Ahmad merincikan, tiga orang wanita yang diduga sebagai PSK tersebut masing-masing, RT (32), warga Selagalas Sandubaya, Mataram, JW (30) Warga Gang Wibisana no 8 Sweta, Sandubaya, Mataram, dan RS (35) yang dalam kartu identitasnya berasal dari Jember, Jawa Timur. Semua perempuan ini lanjutnya, adalah perempuan asal pulau jawa. Dua orang diantaranya adalah janda yang sudah memiliki anak.
 Saat dimintai keterangan, sejumlah pelaku mengaku terpaksa melakoni profesi sebagai wanita penghibur tersebut karena terjerat factor ekonomi. Selanjutnya, ketiga perempuan tersebut akan didata untuk diberikan pembinaan lebih lanjut. (Lan)

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Hadapi Pemilu, PAN NTB Konsolidasi Total

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
DPD PAN NTB sedang melakukan sebuah konsolidasi total dari tingkat daerah hingga tingkat masyarakat terkecil yakni RT. Pihaknya akan melaksanakan Musyawarah Cabang (Muscab) ditingkat kecamatan hingga Muswarah Ranting (Musran) ditingkat desa, pembentukan rayon ditingkat dusun serta sub rayon ditingkat RT.

Dipimpin Sujirman, Fraksi PDIP Absen Ikuti Sidang Paripurna

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Sikap keras fraksi PDI P di DPRD NTB semakin terlihat jelas pada saat sidang paripurna DPRD NTB yang digelar Senin (6/02) pagi dengan agenda pandangan umum fraksi-fraksi terhadap dua raperda prakarsa dewan. Seluruh anggota fraksi PDIP absen mengikuti sidang paripurna. Adapun pandangan umum fraksi PDIP diserahkan kepada Sekretaris Dewan tampa dibacakan lansung didalam forum sidang tersebut.

Musda PAN Lotim Deadlock, DPD Akan Diurus DPW

 Mataram (Global Fm Lombok)-
 
Kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) PAN Lombok Timur (Lotim) yang digelar Minggu (29/01) lalu  berakhir dengan deadlock. Sebagian besar kandidat ketua DPD PAN Lotim memandang kegiatan Musda yang berlansung tidak sah karena sejumlah peserta walk out dari sidang. PAN Lotim akan ditangani secara lansung oleh DPW PAN NTB jika sampai tanggal 31 Januari ini peserta Musda tidak menemui kata sepakat.

Ekonomi

  • Stok Terbatas, Harga Elpiji dan Semen di NTB Masih Tinggi

     Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Setelah harga semen yang terus melambung tinggi beberapa bulan terahir, kini masyarakat kembali dipusingkan dengan harga elpiji 3 kilo gram yang masih limit. Sejumlah pengecer mengaku menjual elpiji sampai 25 ribu per tabung karena limitnya stok yang tersedia. Padahal harga normalnya hanya 15 ribu per tabung. Sementara harga semen sampai saat ini masih berkisar antara 70 sampai 75 ribu rupiah per sak.

  • Iklim Investasi Bagus, Keamanan Daerah Menjadi Penghambat

     Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Iklim investasi di provinsi NTB secara umum mengalami kemajuan. Hal itu terlihat dari hasil survey Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD), dimana posisi provinsi NTB yang semua berada di papan bawah telah terdongkrak ke papan tengah. Salah satu yang membuat tren positif investasi daerah yakni factor infrastruktur yang terus mengalami peningkatan.

  • Pelanggan Broadband Telkomsel di NTB Bertambah 40 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Penggunaan layanan data berbasis pita lebar (broadband) pelanggan Telkomsel tahun 2011 di wilayah Bali dan Nusa Tenggara meningkat 100 persen dibandingkan trafik layanan data tahun 2010. Di mana, broadband tahun 2010 sebesar 1,8 terabyte per hari menjadi 3,5 terabyte per hari tahun 2011. Khusus di NTB, jumlah pelanggan broadband Telkomsel bertambah 40 persen. Melihat prilaku komunikasi pelanggan Telkomsel di NTB, diperkirakan jumlah pengguna layanan broadband tahun 2012 ini akan meningkat 30 persen.