Polisi Belum Mampu Ungkap Pelaku Teror Bom di IKIP Mataram
Mataram (Global FM Lombok)-
Hingga saat ini aparat Kepolisian masih belum mampu mengungkap pelaku dibalik aksi teror Bom yang terjadi dikampus IKIP Mataram, beberapa waktu lalu. Pasalnya, petugas masih kesulitan untuk melacak identitas pelaku sesuai dengan data yang tertera didalam kartu Telkomsel yang digunakan pelaku untuk mengirim pesan singkat (SMS).
” Disamping itu, petugas juga mengalami kesulitan untuk mencari tahu print out call out going atau incoming call serta pengiriman pesan dari kartu selular yang digunakan pelaku. ” kata Kapolres Mataram, melalui Kaurbinops, Iptu Andrie Handoko, ketika ditemui Global FM Lombok, diruang kerjanya, Rabu (21/4) siang.
Menurut Andrie, pihak Kampus IKIP telah menyerahkan sepenuhnya kepada pihak Kepolisian untuk mengungkap kasus tersebut untuk menjalin koordinasi data-data yang dibutuhkan. Pihaknya juga telah memperoleh identitas pelaku sesuai dengan yang tertera dikartu selular tersebut. Namun, dikatakan Andrie, pihaknya akan memastikan terlebih dahulu apakah identitas tersebut asli atau telah direkayasa oleh pelaku.
Pihak Kepolisian juga dijelaskan Andrie, telah melakukan koordinasi dengan pihak Kampus untuk mencari tahu apakah ada mahasiswa atau mantan mahasiswanya yang pernah merasa tidak puas dengan kinerja Rektor kampus tersebut. Mengingat, akhir-akhir ini kampus IKIP Mataram dilanda banyak permasalahan-permasalahan diinternal kampus. Karena menurut analisa sementara pihak Kepolisian dinilai Andrie, aksi teror tersebut disinyalir motif ketidak puasan oknum dengan kinerja Rektor kampus bersangkutan.
Terkait isu tentang SMS teror yang dikirim pelaku tersebut berasal dari kabupaten Bima, Andrie belum berani memastikan kebenaran informasi tersebut. Karena saat ini, ungkapnya, masih sulit dilacak mengingat kartu yang digunakan pelaku sudah tidak aktif lagi. (Lan)

Comments
Post new comment