Promosikan Program NTB BSS di Ajang ARSA
Mataram (Global FM Lombok) –
Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) NTB, H. Rosyadi Sayuti, menuturkan, pihaknya akan mempromosikan program NTB Bumi Sejuta Sapi (BSS) di ajang Asian Rural Sociology Association (ARSA) ke 4 tanggal 6 – 10 September 2010 di Thailand. Dimana, program NTB BSS akan dipresentasikan pada acara tersebut, sebagai salah satu agenda pembahasan.
“ Pertemuan 3 tahun sekali itu merupakan pertemuan para pakar sociology dan praktisi pedesaan se Asian, seperti Jepang, Korea, Philipina, Thailand, Sri Langka, Indonesia dan Malaysia. “ ungkap H. Rosyadi Sayuti, kepada wartawan, saat menggelar buka puasa bersama dengan wartawan di rumah pribadinya, Kamis (2/9).
Rosyadi menjelaskan, salah satu yang akan dipresentasikan, yakni keuntungan kandang kolektif sapi milik para peternak dalam sebuah kelompok peternak. Paling tidak ada 3 keuntungan yang diperoleh melalui kandang kolektif sapi. Beberapa diantaranya, yakni terbentuknya lembaga kelompok ternak, yang tujuan awalnya menangkal pencurian ternak dengan adanya jaga malam atau ronda. Dari segi ekonomi, kandang kolektif dapat mengefesiensikan penggunaan pakan ternak, yakni ada usaha bersama mengatasi pakan ternak yang menjadi persoalan tersendiri bagi peternak.
Kandang kolektif juga lanjut Rosyadi, menimbulkan kekompakan dan soliditas kelompok peternak, baik dari segi pemeliharaan hingga pemasaran. Terlebih, salah satu persoalan peternak di bidang pemasaran, yakni terjadinya persaingan harga daging sapi antara peternak satu dengan lainnya. Pada ajang ARSA itu juga tambah Rosyadi, bisa digunakan sebagai ajang mencari investor yang tertarik berinvestasi pada NTB BSS. Dalam mewujudkan target 1 juta sapi pada program NTB BSS sangat diperlukan pihak investor terlibat didalamnya. Salah satunya, menjadi membangun industri daging sapi yang saat ini belum ada di NTB. (ozi)

Comments
Post new comment