Skip to Content

PT BTDC Cari Obligasi Untuk Bangun Infrastruktur Mandalika Resort

Nusa Dua (Global FM Lombok)-
 
Kepala Devisi Perencanaan dan Pengembangan Pariwisata PT. Bali Tourism Development Corporation (BTDC), Alvaradar Erlangga Gandjar, mengungkapkan, pembangunan dan pengembangan kawasan Mandalika Resort, Kuta, Lombok Tengah (Loteng) sangat berbeda dengan pembangunan dan pengembangan kawasan Nusa Dua Bali. Di mana, proses pembangunan dan pengembangan Nusa Dua menjadi kawasan wisata kelas dunia mendapat dukungan dana dari pemerintah dan Bank Dunia. Tetapi, di kawasan Mandalika Resort tidak ada bantuan dari pemerintah dan Bank Dunia.

 
“ Konsep pembangunan dan pengembangan Mandalika Resort akan sama seperti Nusa Dua. Tetapi, di Nusa Dua, dari uji kelayakan, pembangunan infrastruktur dan lainnya didanai pemerintah dan Bank Dunia. Beda dengan Mandalika Resort yang tidak ada bantuan sama sekali. Jadi, kami berusaha mencari dana sendiri untuk itu,” ungkap Alvaradar Erlangga Gandjar, saat menerima kunjungan wartawan NTB dan Humas NTB, di BTDC, Nusa Dua, Bali, Rabu (4/1).
 
Alvaradar menuturkan, ada hal prinsip yang harus disiapkan sebelum membangun dan mengembangkan kawasan wisata kelas dunia, termasuk Mandalika Resort. Beberapa diantaranya, yakni adanya uji kelayakan, analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal), infrastruktur dasar dan lain sebagainya. Saat ini, PT. BTDC akan mempercepat hal tersebut, sehingga infrastruktur dapat segera dikerjakan. BTDC masih mencari obligasi untuk mendanai pembangunan infrastruktur sekitar Rp 500 miliar.
 
“ Kami perkirakan 6 bulan ke depan hal-hal prinsip itu dapat diselesaikan. Di Nusa Dua, kami membangun infrastruktur dulu baru mengundang para investor untuk berinvestasi. Tetapi, di Mandalika Resort, bisa berjalan bersamaan, yakni pembangunan infrastruktur dengan mengundang investor. Intinya kami ingin membangun Mandalika Resort dengan teliti. Jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dikemudian hari,” tegasnya.
 
Pembangunan infrastruktur papar Alvaradar, seperti jalan dalam kawasan Mandalika Resort yang dilengkapi dengan trotoar bagi pejalan kaki. Memang sudah ada jalan yang dibuat pemerintah, tetapi jalan itu bersifat umum. Selain itu, saluran air kotor untuk masing-masing areal. Di Nusa Dua dibuat hanya 1 saluran air, tapi di Mandalika Resort diperkirakan mencapai 3 buah. Ada juga saluran irigasi untuk tanaman di Mandalika Resort dan infrastruktur lainnya. (ozi)

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Setelah Rasionalisasi Anggaran KPU NTB, Honor PPK dan PPS Diusulkan Tetap

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggaran untuk KPU NTB yang bersumber dari APBD NTB tahun 2012 memang telah ditetapkan yakni sebesar Rp 8 miliar. Angka ini menurun dari persetujuan awal sebesar Rp10,5 miliar. Pagu anggaran yang dirasionalisasi itu membuat jumlah honor Panitia Pengawas Kecamatan (PPK) serta Panitia Pemungutan Suara (PPS) menjadi turun sekitar 25 persen. Namun belakangan, khusus untuk anggaran honor ini akan diusulkan tetap seperti Pemilu tahun 2009 untuk mengoptimalkan pelaksanaan Pilkada NTB 2013 mendatang.

Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Gelar “Sidang Paripurna” Di Kantor DPRD NTB

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Aksi unjuk rasa guna menolak kenaikan harga BBM terus berlanjut di Mataram. Jumat (30/03) pagi ratusan mahasiswa yang berasal dari PMII dan HMI MPO Mataram menggelar unjuk rasa di simpang empat BI Mataram serta di kantor DPRD NTB. Karena kesal tidak menemui anggota dewan, perwakilan pengunjuk rasa menggelar “sidang paripurna” di salah satu ruang komisi di DPRD NTB.

Fachri Hamzah : TGB Susah Dikalahkan

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggota DPR RI Fachri Hamzah menilai, TGH M Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) susah dikalahkan dalam Pemilukada Gubernur NTB tahun 2013 mendatang. Posisi TGB memang masih sangat kuat karena ia merupakan calon incumbent, ia menjadi tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh politik serta tokoh akademik. Namun  apakah semua gelar  ketokohan itu sudah bvermanfaat bagi rakyat?

Ekonomi

  • Telkomsel Layani 50 Kampung Media di NTB

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Telkomsel telah melayani 50 Kampung Media yang tersebar di kabupaten/kota se-NTB. Di mana, Telkomsel memberikan perangkat modem internet, router wi-fi dan kartu perdana Flash Unlimited serta Kartu Halo kepada para komunitas Kampung Media. Kampung Media merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB yang dilaksanakan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) NTB. Jadi program tersebut telah berjalan sejak tahun 2009 silam.

  • Minim, Pengusaha NTB Salurkan Zakat Melalui Bazda

    Mataram (Global FM Lombok) –
     
    Ketua Harian Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) NTB, TGH. M. Anwar, MZ, mengatakan, para pengusaha di NTB sangat minim menyalurkan zakatnya melalui Bazda baik kabupaten/kota hingga provinsi. Selama ini, para pengusaha NTB menyalurkan zakatnya langsung kepada masyarakat sehingga terkadang menimbulkan masalah. Berbeda dengan Bazda sebagai lembaga resmi yang dibentuk pemerintah. Di mana, penyalurannya dipastikan berjalan baik karena mendapat pengamanan ekstra dari kepolisian dan pihak terkait lainnya.

  • Maret – April, Penjualan Kartu AS Lombok Melonjak 176 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Head of Telkomsel Branch Mataram, Erwien Kusumawan, mengungkapkan, dalam kurun waktu dua bulan, yakni Maret hingga April 2012, tercatat penjualan kartu AS Lombok meningkat lebih dari 167 persen. Peningkatan penjualan itu berandil besar terhadap peningkatan pendapatan sekitar 50 persen. Dengan peningkatan penjualan itu, memberikan kontribusi terhadap peningkatan jumlah pelanggan kartu AS Lombok lebih seribu persen atau 10 kali lipat.