Skip to Content

Puluhan KUD di NTB Nunggak Rp 109 Miliar

Mataram (Global FM Lombok)-
 
Dinas Koperasi Usaha Menengah Kecil dan Menengah (UMKM) NTB mencatat terdapat puluhan dari 134 Koperasi Unit Desa (KUD) di NTB yang menunggak pinjaman dengan nilai Rp 109 miliar. Tunggakan tersebut belum dapat dilunasi meski sudah bertahun-tahun lamanya. Akan dilakukan pemilahan KUD yang nunggak berdasarkan masalah yang terjadi di lapangan. Artinya, apabila ada tunggakan dengan alasan yang dapat dibenarkan, maka dapat diputihkan.

 
“ Tetapi kalau pengurus, anggota yang melakukan penilepan dana bantuan atau dengan alasan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan atau dibenarkan, maka tetap ditagih dan tercatat sebagai hutang. Jadi kapan pun KUD tersebut mengajukan kredit lagi, tidak akan dikasi baik pemerintah ataupun melalui perbankan,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UMKM NTB, Ir. H. Moh. Rusdi, MM, kepada, wartawan, sesuai acara Diklat Revitalisasi KUD dan Pengelolaan Simpan Pinjam Pola Syariah di Balatdikkop NTB, Rabu (22/2).
 
Rusdi menerangkan, revitalisasi KUD perlu dilakukan dalam upaya menghidupkan kembali semangat berkoperasi KUD di kalangan masyarakat yang sudah berjaga di masa orde baru dulu. Selain itu menjadikan KUD sebagai lembaga ekonomi rakyat yang otonom dalam rangka meningkatkan kesejahteraan mereka. Beberapa cara yang bisa dilakukan, yakni mengatur atau menata kembali struktur organisasi (reorganisasi) KUD yang sudah ada. Lainnya dengan melakukan restukturisasi usaha permodalan dan reposisi produktivitas anggota dan pelayanan KUD.
 
Revitalisasi KUD lanjut Rusdi, akan dapat menunjang ketahanan pangan nasional. Langkah-langkah yang bisa ditempuh diantaranya melakukan repositioning image KUD di dalam pemahaman masyarakat KUD. KUD harus menjadi satu-satunya wadah dari, oleh dan untuk rakyat yang dapat membantu meningkatkan kesejahteraan mereka. KUD dilibatkan secara aktif dalam kegiatan revitalisasi pertanian sehingga KUD dapat cepat memenuhi kebutuhan yang menunjang aktivitas produksi.
 
“ Dari sisi pembiayaan kegiatan pertanian, harus dibuat sistem kredit pertanian yang jelas dan transparent dengan menghilangkan peran para pihak yang mencari keuntungan. Seperti diketahui, KUD berfungsi sebagai penyedia kebutuhan masyarakat pedesaan di berbagai bidang. Tujuannya, yakni menjamin terlaksananya program peningkatan produksi pertanian,” terangnya. (ozi)

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Setelah Rasionalisasi Anggaran KPU NTB, Honor PPK dan PPS Diusulkan Tetap

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggaran untuk KPU NTB yang bersumber dari APBD NTB tahun 2012 memang telah ditetapkan yakni sebesar Rp 8 miliar. Angka ini menurun dari persetujuan awal sebesar Rp10,5 miliar. Pagu anggaran yang dirasionalisasi itu membuat jumlah honor Panitia Pengawas Kecamatan (PPK) serta Panitia Pemungutan Suara (PPS) menjadi turun sekitar 25 persen. Namun belakangan, khusus untuk anggaran honor ini akan diusulkan tetap seperti Pemilu tahun 2009 untuk mengoptimalkan pelaksanaan Pilkada NTB 2013 mendatang.

Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Gelar “Sidang Paripurna” Di Kantor DPRD NTB

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Aksi unjuk rasa guna menolak kenaikan harga BBM terus berlanjut di Mataram. Jumat (30/03) pagi ratusan mahasiswa yang berasal dari PMII dan HMI MPO Mataram menggelar unjuk rasa di simpang empat BI Mataram serta di kantor DPRD NTB. Karena kesal tidak menemui anggota dewan, perwakilan pengunjuk rasa menggelar “sidang paripurna” di salah satu ruang komisi di DPRD NTB.

Fachri Hamzah : TGB Susah Dikalahkan

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggota DPR RI Fachri Hamzah menilai, TGH M Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) susah dikalahkan dalam Pemilukada Gubernur NTB tahun 2013 mendatang. Posisi TGB memang masih sangat kuat karena ia merupakan calon incumbent, ia menjadi tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh politik serta tokoh akademik. Namun  apakah semua gelar  ketokohan itu sudah bvermanfaat bagi rakyat?

Ekonomi

  • Telkomsel Layani 50 Kampung Media di NTB

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Telkomsel telah melayani 50 Kampung Media yang tersebar di kabupaten/kota se-NTB. Di mana, Telkomsel memberikan perangkat modem internet, router wi-fi dan kartu perdana Flash Unlimited serta Kartu Halo kepada para komunitas Kampung Media. Kampung Media merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB yang dilaksanakan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) NTB. Jadi program tersebut telah berjalan sejak tahun 2009 silam.

  • Minim, Pengusaha NTB Salurkan Zakat Melalui Bazda

    Mataram (Global FM Lombok) –
     
    Ketua Harian Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) NTB, TGH. M. Anwar, MZ, mengatakan, para pengusaha di NTB sangat minim menyalurkan zakatnya melalui Bazda baik kabupaten/kota hingga provinsi. Selama ini, para pengusaha NTB menyalurkan zakatnya langsung kepada masyarakat sehingga terkadang menimbulkan masalah. Berbeda dengan Bazda sebagai lembaga resmi yang dibentuk pemerintah. Di mana, penyalurannya dipastikan berjalan baik karena mendapat pengamanan ekstra dari kepolisian dan pihak terkait lainnya.

  • Maret – April, Penjualan Kartu AS Lombok Melonjak 176 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Head of Telkomsel Branch Mataram, Erwien Kusumawan, mengungkapkan, dalam kurun waktu dua bulan, yakni Maret hingga April 2012, tercatat penjualan kartu AS Lombok meningkat lebih dari 167 persen. Peningkatan penjualan itu berandil besar terhadap peningkatan pendapatan sekitar 50 persen. Dengan peningkatan penjualan itu, memberikan kontribusi terhadap peningkatan jumlah pelanggan kartu AS Lombok lebih seribu persen atau 10 kali lipat.