Skip to Content

Raperda BPHTB Segera Diajukan Dispenda Kota Mataram

Mataram (Global FM Lombok) –
 
Dinas Pendapatan (Dipenda) Kota Mataram segera mengajukan Raperda Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Raperda ini harus secepatnya dibahas, karena tahun 2011 mendatang BPHTB sudah dipungut. Selama ini, BPHTB menjadi pajak negara. Karena sebagai pajak negara, maka pembagiannya pun diberikan pada pemerintah pusat, propinsi dan kabupaten/ kota.

 
” Dengan adanya Perda BPHTB, diharapkan dapat mengangkat Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Mataram. BPHTB tersebut sangat tergantung dari intensitas penjualan tanah di Kota Mataram. ” ungkap Kepala Dipenda kota Mataram, H. Abdul Karim, kepada wartawan, di kantornya, Selasa (23/2).
 
Karim menjelaskan, selain raperda BPHTB, Dipenda kota juga akan mengajukan perubahan terhadap dua Perda yaitu Perda tentang Pemondokan dan Perda tentang Usaha Katering. Dimana, untuk Perda Katering akan digabung dengan Perda Restoran. Sedangkan, Perda kota tentang Pemondokan akan dimasukan dalam Perda Hotel. Menurutnya, perubahan terhadap dua Perda berdasarkan UU Pajak dan Retribusi Daerah menyebutkan tidak boleh ada pajak lain selain yang telah ditentukan.
 
Karim menuturkan, digabungnya Perda Pemondokan memberi dampak berkurang objek pajak. Pada awalnya, Perda Pemondokan menyebutkan bahwa yang terkena pajak adalah pemondokan yang memiliki jumlah kamar sebanyak lima unit. Namun, bila disesuaikan dengan pajak hotel, maka minimal pemondokan yang memiliki jumlah kamar 10 unit, yang dikenakan pajak.
 
Dikhawatirkan, pemilik pemondokan di Kota Mataram bersikap curang dengan melaporkan bahwa jumlah kamar tidak sampai 10 unit. Hal itu mungkin saja dilakukan, untuk menghindari pajak. Karim hanya bisa berharap, agar masyarakat di kota ini bisa bekerjasama dengan baik dalam memberikan jumlah unit pemondokan yang dimiliki. Karena, bagaimanapun pajak yang diberikan akan kembali ke masyarakat dalam berbagai bentuk kegiatan. ( ady )

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Hadapi Pemilu, PAN NTB Konsolidasi Total

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
DPD PAN NTB sedang melakukan sebuah konsolidasi total dari tingkat daerah hingga tingkat masyarakat terkecil yakni RT. Pihaknya akan melaksanakan Musyawarah Cabang (Muscab) ditingkat kecamatan hingga Muswarah Ranting (Musran) ditingkat desa, pembentukan rayon ditingkat dusun serta sub rayon ditingkat RT.

Dipimpin Sujirman, Fraksi PDIP Absen Ikuti Sidang Paripurna

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Sikap keras fraksi PDI P di DPRD NTB semakin terlihat jelas pada saat sidang paripurna DPRD NTB yang digelar Senin (6/02) pagi dengan agenda pandangan umum fraksi-fraksi terhadap dua raperda prakarsa dewan. Seluruh anggota fraksi PDIP absen mengikuti sidang paripurna. Adapun pandangan umum fraksi PDIP diserahkan kepada Sekretaris Dewan tampa dibacakan lansung didalam forum sidang tersebut.

Musda PAN Lotim Deadlock, DPD Akan Diurus DPW

 Mataram (Global Fm Lombok)-
 
Kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) PAN Lombok Timur (Lotim) yang digelar Minggu (29/01) lalu  berakhir dengan deadlock. Sebagian besar kandidat ketua DPD PAN Lotim memandang kegiatan Musda yang berlansung tidak sah karena sejumlah peserta walk out dari sidang. PAN Lotim akan ditangani secara lansung oleh DPW PAN NTB jika sampai tanggal 31 Januari ini peserta Musda tidak menemui kata sepakat.

Ekonomi

  • Stok Terbatas, Harga Elpiji dan Semen di NTB Masih Tinggi

     Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Setelah harga semen yang terus melambung tinggi beberapa bulan terahir, kini masyarakat kembali dipusingkan dengan harga elpiji 3 kilo gram yang masih limit. Sejumlah pengecer mengaku menjual elpiji sampai 25 ribu per tabung karena limitnya stok yang tersedia. Padahal harga normalnya hanya 15 ribu per tabung. Sementara harga semen sampai saat ini masih berkisar antara 70 sampai 75 ribu rupiah per sak.

  • Iklim Investasi Bagus, Keamanan Daerah Menjadi Penghambat

     Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Iklim investasi di provinsi NTB secara umum mengalami kemajuan. Hal itu terlihat dari hasil survey Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD), dimana posisi provinsi NTB yang semua berada di papan bawah telah terdongkrak ke papan tengah. Salah satu yang membuat tren positif investasi daerah yakni factor infrastruktur yang terus mengalami peningkatan.

  • Pelanggan Broadband Telkomsel di NTB Bertambah 40 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Penggunaan layanan data berbasis pita lebar (broadband) pelanggan Telkomsel tahun 2011 di wilayah Bali dan Nusa Tenggara meningkat 100 persen dibandingkan trafik layanan data tahun 2010. Di mana, broadband tahun 2010 sebesar 1,8 terabyte per hari menjadi 3,5 terabyte per hari tahun 2011. Khusus di NTB, jumlah pelanggan broadband Telkomsel bertambah 40 persen. Melihat prilaku komunikasi pelanggan Telkomsel di NTB, diperkirakan jumlah pengguna layanan broadband tahun 2012 ini akan meningkat 30 persen.